PKB Tak Ikhlas Kalau Jatah Menterinya Diberikan PAN

Siswanto | Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Jum'at, 04 September 2015 | 16:31 WIB
PKB Tak Ikhlas Kalau Jatah Menterinya Diberikan PAN
Menteri Kabinet Kerja menghadiri rapat kerja di DPR [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Wakil Sekretaris Jenderal PKB Lukman Edy mengaku tidak ikhlas kalau jatah kursi menteri untuk partainya diberikan kepada orang lain menyusul masuknya Partai Amanat Nasional ke dalam Kabinet Kerja.

"Kalau tanya saya, ya saya tidak ikhlas. Kenapa mesti PKB yang digeser, kalau mau geser yang (partai) lainlah," kata Lukman di gedung DPR, Jumat (4/9/2015).

Lukman mengaku sudah mendengarkan selentingan kabar dua kursi menteri akan diisi oleh kader PAN dalam perombakan kabinet yang akan datang.

"Saya juga sudah mendengar kabar itu, tapi belum ada diklarifikasi. PAN masuk ditawarkan satu atau dua jabatan di kementerian sebagai tanda atau simbol bagian pemerintah," katanya.

Menurut Lukman, sebelum Presiden Joko Widodo memutuskan pergantian menteri tentu akan bicara dulu dengan partai-partai pendukung pemerintah.

"Kalau menggeser PKB, PDIP, Nasdem, Hanura pasti ini akan dibicarakan Jokowi dengan empat ketum (ketua umum) karena bagian pembicaraan level ketum," kata dia.

Tapi kalaupun nanti akan ada pengurangan jatah kursi menteri, PKB maupun partai politik pendukung pemerintah, mau tidak mau harus tetap menerima.

"Saya kira samalah semua. Semuanya harus menerima konsekuensi, PKB, PDIP, Hanura, Nasdem atau profesional pun misal mesti dikurangi jatahnya ya semuanya tergantung kesepakatan para ketum. Pasti ada. Nggak mungkin masuk tanpa ada menggeser orang. Cuma siapa yang digeser apakah profesional PDIP, Nasdem, Hanura, tergantung ketum," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kumpulkan Gubernur, Jokowi Ajak Bareng Hadapi Perlambatan Ekonomi

Kumpulkan Gubernur, Jokowi Ajak Bareng Hadapi Perlambatan Ekonomi

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2015 | 12:46 WIB

Yakinkan Pasar, Pengusaha: Kalau Perlu Ada Reshuffle Jilid Dua

Yakinkan Pasar, Pengusaha: Kalau Perlu Ada Reshuffle Jilid Dua

Bisnis | Sabtu, 22 Agustus 2015 | 20:51 WIB

Pengamat Ini Sebut Rizal Ramli Harimaunya Jokowi

Pengamat Ini Sebut Rizal Ramli Harimaunya Jokowi

News | Sabtu, 22 Agustus 2015 | 14:00 WIB

Pengusaha: Reshuffle Kabinet Belum Memuaskan Pasar

Pengusaha: Reshuffle Kabinet Belum Memuaskan Pasar

Bisnis | Sabtu, 22 Agustus 2015 | 13:29 WIB

Jokowi Panggil Menteri-menterinya ke Istana

Jokowi Panggil Menteri-menterinya ke Istana

News | Kamis, 20 Agustus 2015 | 14:51 WIB

Terkini

Prabowo di KTT ASEAN: Dunia Sedang Genting, BIMP-EAGA Harus Lebih Adaptif dan Berdampak

Prabowo di KTT ASEAN: Dunia Sedang Genting, BIMP-EAGA Harus Lebih Adaptif dan Berdampak

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:53 WIB

Dari Jombang hingga Pati: Mengapa Ponpes Terus Menjadi Titik Merah Predator Seks?

Dari Jombang hingga Pati: Mengapa Ponpes Terus Menjadi Titik Merah Predator Seks?

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:35 WIB

Sesumbar Donald Trump Usai 3 Kapal Perang AS Dibombardir Iran di Selat Hormuz

Sesumbar Donald Trump Usai 3 Kapal Perang AS Dibombardir Iran di Selat Hormuz

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:34 WIB

Skenario Jahat Zionis Israel Terkuak! Ciptakan Krisis Malnutrisi di Gaza

Skenario Jahat Zionis Israel Terkuak! Ciptakan Krisis Malnutrisi di Gaza

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:26 WIB

Viral Tampilan Sederhana Sultan Brunei Saat Wisuda Anak, Netizen: Tapi Jamnya Rp2,3 Miliar

Viral Tampilan Sederhana Sultan Brunei Saat Wisuda Anak, Netizen: Tapi Jamnya Rp2,3 Miliar

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:21 WIB

Era Baru Dimulai, Robot Rp234 Juta Disumpah Jadi Biksu Buddha

Era Baru Dimulai, Robot Rp234 Juta Disumpah Jadi Biksu Buddha

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:19 WIB

Hantavirus Tewaskan 3 Orang, Bakal Jadi Pandemi? Ini Penjelasan Resmi WHO

Hantavirus Tewaskan 3 Orang, Bakal Jadi Pandemi? Ini Penjelasan Resmi WHO

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:07 WIB

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:41 WIB

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:38 WIB

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:33 WIB