20 WNI Korban Kapal Tenggelam di Malaysia Selamat

Siswanto

Jum'at, 04 September 2015 | 20:08 WIB
20 WNI Korban Kapal Tenggelam di Malaysia Selamat
Ilustrasi kecelakaan kapal laut (Shutterstock).

Suara.com - Sebanyak dua puluh orang Warga Negara Indonesia dinyatakan selamat dari insiden tenggelamnya kapal di wilayah perairan Malaysia.

Informasi yang dihimpun Suara.com, dari jumlah tersebut, sepuluh orang di antaranya warga Aceh. Sedangkan lainnya berasal dari Surabaya, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.

Kini mereka yang selamat dari kapal naas di kawasan Sabak Bernam, Selangor, Malaysia, telah kembali dievakuasi ke negeri jiran.

"Informasi yang kami terima dari KBRI Kuala Lumpur, total penumpang di kapal itu berjumlah 100 orang. Dua puluh orang diantaranya dinyatakan selamat, 14 orang meninggal, dan 66 orang lainnya masih dalam proses pencarian," kata Kepala Bagian Hubunguan Media dan Informasi, Biro Humas Pemerintah Aceh, Saifullah A Gani, kepada wartawan usai rapat penanganan musibah kapal tenggelam, Jumat (4/9/2015).

Menurutnya, Pemerintah Aceh kini tengah membangun koordinasi dengan pihak Pemerintah Malaysia guna membantu proses pencarian korban yang hilang. Selain itu, pemerintah juga telag mengerahkan tim SAR Aceh menuju perairan Malaysia.

Sejak kemarin, tim SAR Aceh dibantu SAR Medan dan Pekan Baru mencoba menjangkau titik koordinat 03.41 N-100.42 E yang berada di wilayah Sabak. Namun hal itu urung dilakukan karena tidak adanya izin dari Malaysia.

"Sejak kemarin mereka sudah berangkat namun terkendala izin dan cuaca ekstrim, dimana tinggi gelombang sampai 2-3 meter dan jarak pandang akibat kabut juga terbatas," ujarnya.

Selain untuk proses penyelematan, sebut Saifullah, Pemerintah Aceh telah menyaiapkan langkah pemulangan terhadap warga Aceh yang selama maupun tidak dalam insiden tersebut.

"Ini terus kita koordinasikan agar mereka yang selamat atau tidak bisa segera pulang ke Aceh," katanya.

Untuk mempermudah masyarakat mencari keluarga yang hilang, kata Saifullah, pemerintah juga  membuka posko informasi yang dapat diakses sejak pukul 08.00 Wib hingga 22.00 wib di Biro Humas Kantor Gubernur Aceh, di Jalan T Nyak Arif, Banda Aceh.

"Masyarakat tidak perlu gusar, kita akan terus memberikan informasi-informasi yang dibutuhkan melalui posko ini," tutur dia.

Berikut ini kontak yang bisa dihubungi. BPBA: 081360669111, Dinsos: 08126995699, kantor SAR: 065133876, Biro Humas: 06517552307 - 081360007337, KBRI: +60193345070 - +60321164011 [Alfiansyah Ocxie]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tim SAR Masih Cari WNI Korban Kapal Tenggelam di Malaysia

Tim SAR Masih Cari WNI Korban Kapal Tenggelam di Malaysia

News | Kamis, 03 September 2015 | 19:23 WIB

Terkini

Bazar UMKM BRILiaN BRI Pacu Transaksi Digital QRIS di Sulawesi Utara

Bazar UMKM BRILiaN BRI Pacu Transaksi Digital QRIS di Sulawesi Utara

Bri | Kamis, 08 Oktober 2026 | 20:57 WIB

MK Tak Berwenang Copot Gibran sebagai Wapres, Apakah Badai Politik Putra Jokowi Berakhir?

MK Tak Berwenang Copot Gibran sebagai Wapres, Apakah Badai Politik Putra Jokowi Berakhir?

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 20:52 WIB

Bukan Sekadar Alat Bantu, AI Kini Diandalkan Ilmuwan untuk Temukan Obat Penyakit Kompleks

Bukan Sekadar Alat Bantu, AI Kini Diandalkan Ilmuwan untuk Temukan Obat Penyakit Kompleks

Health | Kamis, 08 Oktober 2026 | 20:44 WIB

Getol Gugat Gibran Jadi Wapres, Denny Indrayana: Perjuangan ini Not For Sale

Getol Gugat Gibran Jadi Wapres, Denny Indrayana: Perjuangan ini Not For Sale

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 20:35 WIB

RUU Pemilu Digodok Tertutup, DPR: Jangan Sampai Masalah Belum Matang Sudah Jadi Polemik

RUU Pemilu Digodok Tertutup, DPR: Jangan Sampai Masalah Belum Matang Sudah Jadi Polemik

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 20:28 WIB

Helm, Cita-cita, dan Cerita Balap: 4 Momen Istimewa Pembalap Saat Kunjungi SD di Mandalika

Helm, Cita-cita, dan Cerita Balap: 4 Momen Istimewa Pembalap Saat Kunjungi SD di Mandalika

Lifestyle | Kamis, 08 Oktober 2026 | 20:27 WIB

BRI Perkuat Ekonomi Pedesaan Melalui Peran Strategis Agen BRILink

BRI Perkuat Ekonomi Pedesaan Melalui Peran Strategis Agen BRILink

Bri | Kamis, 08 Oktober 2026 | 20:25 WIB

Denny Indrayana: Keputusan Pemakzulan Wapres Gibran Kini di Tangan Parpol

Denny Indrayana: Keputusan Pemakzulan Wapres Gibran Kini di Tangan Parpol

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 20:16 WIB

Pengamat Ingatkan Bahaya Keadilan Berbasis Asumsi dalam Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Pengamat Ingatkan Bahaya Keadilan Berbasis Asumsi dalam Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 20:10 WIB

Bawa Mesin EDC ke Pengajian, Cara Unik Erni Lipat Gandakan Pendapatan BRILink Agen

Bawa Mesin EDC ke Pengajian, Cara Unik Erni Lipat Gandakan Pendapatan BRILink Agen

Bri | Kamis, 08 Oktober 2026 | 20:06 WIB

×