Anggota PDIP: Mayoritas Komisi III Setuju Pansus Pelindo II

Siswanto | Bagus Santosa | Suara.com

Senin, 07 September 2015 | 19:13 WIB
Anggota PDIP: Mayoritas Komisi III Setuju Pansus Pelindo II
Aktivitas bongkar muat peti kemas di terminal peti kemas Jakarta International Container Terminal (JICT), Tanjung Priok, Jakarta, Senin (23/3). (Antara)

Suara.com - Komisi III DPR segera membentuk panitia khusus Pelindo II. Menurut anggota Komisi III dari Fraksi PDI Perjuangan Junimart Girsang hampir semua anggota dewan menyepakati pembentukan pansus untuk mengawasi proses hukum kasus Pelindo yang kini ditangani Bareskrim Mabes Polri.

"Harus (diperjuangkan). Saya kira di Komisi III semuanya sepakat untuk membentuk pansus, dan semua fraksi saya kira sepakatlah. Kan mau agar betul-betul Polri itu kita kawal terus, agar Polri itu tidak selalu dikambing hitamkan," kata Junimart di gedung DPR, Senin (7/9/2015).

Pembentukan pansus bukan hanya untuk mengawal penanganan kasus dugaan korupsi pengadaan barang di Pelindo II, tapi juga untuk menelusuri peran Direktur Utama PT. Pelindo II R. J. Lino dalam kasus tersebut.

"Ini harus dilakukan, kalau tidak kita kawal ini kemana-mana bolanya ini, liar. Kita mau ungkap siapa Lino itu," kata dia.

Wacana pembentukan pansus bakal ditindaklanjuti dalam rapat Komisi III yang akan dilakukan dalam waktu dekat.

"Dalam waktu dekat kita akan rapat komisi, untuk menentukan tentang Pansus tersebut," katanya.

Kasus Pelindo II membesar setelah Komisaris Jenderal Budi Waseso dimutasi dari Kepala Bareskrim ke BNN di tengah proses pengusutan. Ditengarai, ada orang kuat dan berkuasa yang mengaturnya agar kasus Pelindo II tak tersentuh hukum.

Kasus ini berawal dari dugaan suap dalam proses dwelling time peti kemas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Buwas Tinggalkan Kasus Rp180 T, lni Pesan Kapolri ke Kabareskrim

Buwas Tinggalkan Kasus Rp180 T, lni Pesan Kapolri ke Kabareskrim

News | Senin, 07 September 2015 | 15:49 WIB

Bila Bareskrim Tak Sanggup Tangani Pelindo II, KPK Ambil Alih

Bila Bareskrim Tak Sanggup Tangani Pelindo II, KPK Ambil Alih

News | Senin, 07 September 2015 | 15:37 WIB

Ruhut: Untung Lino Tak Punya Nomor Tuhan, Nanti Dia Bisa Telepon

Ruhut: Untung Lino Tak Punya Nomor Tuhan, Nanti Dia Bisa Telepon

News | Senin, 07 September 2015 | 15:02 WIB

Terkini

Iran Tuntut Keadilan Dunia Atas Pembunuhan Pejabat Akibat Serangan Militer Israel

Iran Tuntut Keadilan Dunia Atas Pembunuhan Pejabat Akibat Serangan Militer Israel

News | Jum'at, 17 April 2026 | 13:45 WIB

Kelola Selat Hormuz, Iran Proyeksikan Pendapatan Hingga Rp258 Triliun

Kelola Selat Hormuz, Iran Proyeksikan Pendapatan Hingga Rp258 Triliun

News | Jum'at, 17 April 2026 | 13:43 WIB

Tak Ingin Publik Curiga, TB Hasanuddin 'Wanti-wanti' Sidang Militer Kasus Andrie Yunus Harus Terbuka

Tak Ingin Publik Curiga, TB Hasanuddin 'Wanti-wanti' Sidang Militer Kasus Andrie Yunus Harus Terbuka

News | Jum'at, 17 April 2026 | 13:38 WIB

Kawal Kasus di UI, Menteri Brian Tegaskan Tak Ada Toleransi bagi Pelaku Pelecehan Seksual

Kawal Kasus di UI, Menteri Brian Tegaskan Tak Ada Toleransi bagi Pelaku Pelecehan Seksual

News | Jum'at, 17 April 2026 | 13:25 WIB

Kisi-kisi Negosiasi AS - Iran di Pakistan Putaran Kedua

Kisi-kisi Negosiasi AS - Iran di Pakistan Putaran Kedua

News | Jum'at, 17 April 2026 | 13:17 WIB

Tak Lagi Gratis, Pemprov DKI Bakal Atur Ulang Skema Pajak Kendaraan Listrik

Tak Lagi Gratis, Pemprov DKI Bakal Atur Ulang Skema Pajak Kendaraan Listrik

News | Jum'at, 17 April 2026 | 13:07 WIB

Ikan Sapu-Sapu Jakarta Bisa Pupuk Organik, KKP Ingatkan Bahaya Jika Dikonsumsi

Ikan Sapu-Sapu Jakarta Bisa Pupuk Organik, KKP Ingatkan Bahaya Jika Dikonsumsi

News | Jum'at, 17 April 2026 | 12:32 WIB

Wamenkomdigi: Generative AI Bikin Lansia Bingung, Konten Rekayasa Wajib Watermark

Wamenkomdigi: Generative AI Bikin Lansia Bingung, Konten Rekayasa Wajib Watermark

News | Jum'at, 17 April 2026 | 12:25 WIB

Pemerintah AS Kaji Ulang Aturan Daur Ulang Plastik, Lingkungan Terancam?

Pemerintah AS Kaji Ulang Aturan Daur Ulang Plastik, Lingkungan Terancam?

News | Jum'at, 17 April 2026 | 12:20 WIB

Pemerintah Buka 30.000 Posisi Manajer Koperasi Desa! Cek Syarat dan Cara Daftarnya di Sini

Pemerintah Buka 30.000 Posisi Manajer Koperasi Desa! Cek Syarat dan Cara Daftarnya di Sini

News | Jum'at, 17 April 2026 | 12:06 WIB