Mengapa Kapolda Metro Pilih Segway untuk Amankan Car Free Day?

Siswanto | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Minggu, 13 September 2015 | 11:59 WIB
Mengapa Kapolda Metro Pilih Segway untuk Amankan Car Free Day?
Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Tito Karnavian meluncurkan patroli car free day dengan segway di Bundaran Hotel Indonesia [suara.com/Dian Kusumo Hapsari]

Suara.com - Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Tito Karavian meluncurkan alat patroli baru untuk mengamankan pelaksanaan car free day sepanjang Jalan M. H. Thamrin sampai Jalan Sudirman, Jakarta Pusat, Minggu (13/9/2015) pagi.

Alat patroli baru bernama segway alias sepeda bertenaga listrik. Menurut Tito alat ini efektif untuk penanganan kasus-kasus kriminal di area car free day.

"Sebenarnya segway ini sangat menarik. Karena memberikan warna tersendiri dalam pengamanan yang dilakukan oleh pihak kepolisian. Lalu, penanganannya bisa lebih cepat dan efisien jika ada tindakan kejahatan," kata Tito di Pos Polisi Bundaran Hotel Indonesia.

Anggota yang ditugaskan mengendarai segway, kata Tito, mengenakan seragam khusus dengan warna cerah agar masyarakat tahu kehadiran mereka.

"Kita memang sengaja berikan baju warna cerah (oranye) helm biru, ini seperti memberikan tanda kepada masyarakat kalau ada pihak kepolisian yang mengamankan," katanya.

Tito berharap tim baru ini bisa membuat masyarakat merasa lebih aman dan nyaman.

"Semoga pelayanan kami dalam memberikan kenyamanan dan keamanan kepada masyarakat lebih baik lagi," katanya.

Segway akan dikendarai polisi wanita. Tito punya alasan tersendiri kenapa polwan yang dipilih.

"Ya nanti ada shiftnya setiap satu jam di Bundaran HI. Nah pemilihan polwan ini agar lebih menarik, jadi masyarakat lebih merasa aman dan terlayani. Tapi bukan polwan aja, ada polki juga kok. Nanti kalau polwan butuh bantuan, polki akan siap siga membantu," katanya.

Segway yang diturunkan sebanyak 10 unit. Tim ini menambah tim sepeda yang jumlah armadanya sekitar 50 unit.

Polda Metro menyiapkan 165 anggota kepolisian untuk pengamanan car free day yang digelar tiap hari Minggu.

Di acar car free day, Polda Metro juga menurunkan pasukan kesehatan dan golf car.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Banyak Copet di Car Free Day, Kapolda Luncurkan Pasukan Segway

Banyak Copet di Car Free Day, Kapolda Luncurkan Pasukan Segway

News | Minggu, 13 September 2015 | 11:34 WIB

Cegah Demo dan Orasi Politik di CFD, Satpol PP Akan Keliling

Cegah Demo dan Orasi Politik di CFD, Satpol PP Akan Keliling

News | Selasa, 01 September 2015 | 09:10 WIB

Demo di CFD Ganggu Kenyamanan, Satpol PP Diminta Ahok Usir Mereka

Demo di CFD Ganggu Kenyamanan, Satpol PP Diminta Ahok Usir Mereka

News | Senin, 31 Agustus 2015 | 14:09 WIB

Terkini

Mitos Zona Aman Gerbong Tengah: Mengapa Usul Menteri PPPA Dinilai Tak Sentuh Akar Masalah?

Mitos Zona Aman Gerbong Tengah: Mengapa Usul Menteri PPPA Dinilai Tak Sentuh Akar Masalah?

News | Kamis, 30 April 2026 | 20:20 WIB

Demi Wujudkan Kesejahteraan, Wamendagri Ribka Minta Papua Dukung Asta Cita Presiden

Demi Wujudkan Kesejahteraan, Wamendagri Ribka Minta Papua Dukung Asta Cita Presiden

News | Kamis, 30 April 2026 | 19:45 WIB

Dosen Diduga Terlibat Kasus Daycare Little Aresha, Begini Respons UGM

Dosen Diduga Terlibat Kasus Daycare Little Aresha, Begini Respons UGM

News | Kamis, 30 April 2026 | 19:25 WIB

Wamendagri Wiyagus: Perkuat Peran Damkar, Satpol PP dan Satlinmas untuk Lindungi Masyarakat

Wamendagri Wiyagus: Perkuat Peran Damkar, Satpol PP dan Satlinmas untuk Lindungi Masyarakat

News | Kamis, 30 April 2026 | 19:21 WIB

Prabowo Kumpulkan 1.500 Komandan Satuan TNI di Bogor: Kobarkan Semangat Maju Tak Gentar

Prabowo Kumpulkan 1.500 Komandan Satuan TNI di Bogor: Kobarkan Semangat Maju Tak Gentar

News | Kamis, 30 April 2026 | 19:12 WIB

Respons Pratikno Soal Kasus Daycare Aceh: Ada Proses Hukum, Trauma Healing hingga Penutupan

Respons Pratikno Soal Kasus Daycare Aceh: Ada Proses Hukum, Trauma Healing hingga Penutupan

News | Kamis, 30 April 2026 | 19:11 WIB

Ketum Posyandu Tri Tito Karnavian Dorong Pemulihan Warga Huntara Aceh Utara: Bansos dan Senam Sehat

Ketum Posyandu Tri Tito Karnavian Dorong Pemulihan Warga Huntara Aceh Utara: Bansos dan Senam Sehat

News | Kamis, 30 April 2026 | 19:01 WIB

Marak Kasus Kekerasan Anak, Menko PMK Instruksikan Pemda Audit Seluruh Daycare

Marak Kasus Kekerasan Anak, Menko PMK Instruksikan Pemda Audit Seluruh Daycare

News | Kamis, 30 April 2026 | 19:00 WIB

Tak Ikut di Monas, Perisai dan GMNI: May Day Itu Bentuknya Harus Perlawanan, Bukan Lagi Pesta Pora

Tak Ikut di Monas, Perisai dan GMNI: May Day Itu Bentuknya Harus Perlawanan, Bukan Lagi Pesta Pora

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:56 WIB

3 WNI Diciduk di Makkah Terkait Haji Ilegal, Ada Petugas yang Terlibat?

3 WNI Diciduk di Makkah Terkait Haji Ilegal, Ada Petugas yang Terlibat?

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:49 WIB