Ini Harga untuk 'Menyogok' Gubernur Ahok

Pebriansyah Ariefana, Dwi Bowo Raharjo

Selasa, 15 September 2015 | 15:49 WIB
Ini Harga untuk 'Menyogok' Gubernur Ahok
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dan Ketua Dewan Pengurus Nasional Ikatan Keluarga Alumni Perguruan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) Djohermansyah Djohan. (suara.com/Dwi Bowo Raharjo)

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengklaim tak pernah menerima suap satu sen pun dari pihak manapun. Bahkan orang tersebut bahkan dikatakan Ahok sebelumnya telah bertemu Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Kalau saya mau sombong sedikit, saya punya teman banyak bos-bos properti yang gede-gede. Kami makan dan dia bilang begini sama saya, 'Eh dua hari lalu saya ketemu Pak Jokowi nih'. Saya tanya, mereka ngomong apa? Dia bilang begini, 'saya bilang ke Pak Jokowi, kenapa dukung sekali Gubernur DKI? Karena Gubernur mau tilep Rp2 triliun mah gampang, dari bos properti juga dapat. Tapi dia nggak tilep satu sen pun'," kata Ahok ketika memberikan sambutan di Seminar 'Saya, Perempuan Anti Korupsi' di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (15/9/2015).

Di hadapan, puluhan peserta seminar yang hadir, Ahok bahkan bercerita, upaya suap oleh rekan-rekannya itu telah terjadi sejak puluhan tahun yang lalu. Terlebih pada saat dirinya memegang jabatan sebagi Bupati Belitung Timur.

Ketika sudah menjadi Wakil Gubernur DKI, Ahok mengaku pernah ditawarkan uang Rp10 -30 miliar agar tidak bersuara atau mengiyakan rencana oknum tertentu.

"Dia bilang, 'si Ahok nggak usah bantu kita, yang penting nggak usah banyak ngomong saja pas rapat'. Lumayan kan Rp30 miliar buat Ahok yang orang kampung," cerita Ahok.

Lebih jauh, ia kembali pernah disodorkan uang Rp30 miliar. Upaya suap itu sempat dihadapi Ahok ketika ia tengah berada di tempat pernikahan.

"Eh loe, loe mau nyogok gue Rp30 miliar? Dia syok, lu emang gila, loe mau nyogok gue Rp30 miliar? Semua orang punya harga, saya juga bisa disogok bisa, saya bilang. Harga saya itu seharga nyawa kamu, kalau kamu nyogok," jelas Ahok.

Menurut Ahok, saat ini tidak hanya masyarakat Jakarta atau rakyat kecil yang memusuhi dirinya. Melainkan banyak pejabat dan pengusaha properti yang tidak suka dengan gaya kepemimpinannya di Jakarta.

"Langsung dia nggak enak dan abis itu dia musuhin saya. Kalau mau jaga wibawa, di hadapan orang kaya sekalipun tidak terima suap," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ahok Ingin Sekolah di Jakarta Punya Permainan Anti Korupsi

Ahok Ingin Sekolah di Jakarta Punya Permainan Anti Korupsi

News | Selasa, 15 September 2015 | 11:48 WIB

Ahok Tantang Para Dukun Ruwatan di Balai Kota

Ahok Tantang Para Dukun Ruwatan di Balai Kota

News | Selasa, 15 September 2015 | 11:05 WIB

Pilgub 2017, Ahok: Kalau Kerja Bagus, Pasti Ada Partai Mendukung

Pilgub 2017, Ahok: Kalau Kerja Bagus, Pasti Ada Partai Mendukung

News | Senin, 14 September 2015 | 17:25 WIB

Balai Kota Jakarta Berbenah Setelah Toilet Diprotes Jorok

Balai Kota Jakarta Berbenah Setelah Toilet Diprotes Jorok

News | Senin, 14 September 2015 | 12:35 WIB

Akan Didemo Pedagang Karang Anyar, Ahok: Lihat Dulu Masalahnya

Akan Didemo Pedagang Karang Anyar, Ahok: Lihat Dulu Masalahnya

News | Senin, 14 September 2015 | 11:59 WIB

Dinas Tata Air Mengecewakan, Ahok: Sama Swasta Bisa Bagi Duit

Dinas Tata Air Mengecewakan, Ahok: Sama Swasta Bisa Bagi Duit

News | Senin, 14 September 2015 | 09:58 WIB

Ahok Paparkan Alasan Ingin Bangun Tempat Putar Film di Balai Kota

Ahok Paparkan Alasan Ingin Bangun Tempat Putar Film di Balai Kota

News | Sabtu, 12 September 2015 | 18:42 WIB

Terkini

Mahasiswa Sebut Rezim Prabowo-Gibran sebagai Bencana Nasional

Mahasiswa Sebut Rezim Prabowo-Gibran sebagai Bencana Nasional

Sulsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:05 WIB

Buka Suara Soal Pemeriksaan KPK, Wabup Bogor Jaro Ade: Kita Harus Taat Hukum

Buka Suara Soal Pemeriksaan KPK, Wabup Bogor Jaro Ade: Kita Harus Taat Hukum

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 05:05 WIB

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:10 WIB

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:10 WIB

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:18 WIB

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:00 WIB

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:35 WIB

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:21 WIB

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:14 WIB

×