Dicurigai Anggota DPRD Galang KTP Gojek, Apa Kata Ahok?

Siswanto, Dwi Bowo Raharjo

Kamis, 17 September 2015 | 11:55 WIB
Dicurigai Anggota DPRD Galang KTP Gojek, Apa Kata Ahok?
Driver Gojek [suara.com/Bagus Santosa]

Suara.com - Anggota DPRD DKI dari Fraksi PDI Perjuangan Syahrial curiga ada upaya mengumpulkan fotokopi Kartu Tanda Penduduk para driver Gojek untuk mendukung Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) maju menjadi calon gubernur lagi di pemilukada tahun 2017 melalui jalur independen.

Apa tanggapan Gubernur Ahok setelah dicurigai seperti itu?

"Itu mah lucu. Tahu nggak kalau DPRD ngomong lucu juga. Dia nggak ngerti persyaratan dukungan KTP sekarang. Dukungan sekarang bukan seperti 2012 cuma kasih KTP. Sekarang harus ngisi formulir. Nama alamat nomor telepon tandatangan basah, emangnya gampang. Itu ngisi form lho," kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (17/9/2015).

Ahok mengatakan kalau dia punya niat mencari simpati dan dukungan warga Jakarta untuk maju lagi ke pemilukada, Ahok pasti tak akan menggusur pemukiman penduduk di bantaran Kali Ciliwung dan lapak pedagang kaki lima karena kebijakan tersebut bisa membuat orang membencinya.

Selain itu, kata Ahok, bisa saja dia tetap membiarkan program Kartu Jakarta Pintar seperti dulu, dimana pemegang kartu bebas menarik uang secara tunai. Tapi, Ahok tak melakukan itu, dia mengubah sistem untuk mencegah penyalahgunaan kartu dengan resiko dibenci warga.

"Ada orang dulu bilang, 'Pak Jokowi dulu KJP boleh tarik kontan, pas Ahok nggak boleh tarik satu sen pun, orang maki-maki Ahok. Nih payah Ahok beda sama Jokowi, makanya dulu kita pilih Jokowi bukan pilih ahok, kurang ajar, mempersulit kita,'" kata Ahok menirukan makian warga yang pernah ia terima.

"Nah kalau gitu mending KJP itu 548 ribu gue kasih KJP bisik-bisik (biar pilih saya lagi) terus saya datang. Tapi pernah nggak saya datang bagiin KJP ke kampung-kampung? Nggak pernah toh," Ahok menambahkan.

Ahok menegaskan dia tidak bukan tipe politisi yang menghalalkan segala cara untuk bisa menjadi kepala daerah.

"Kayak kemarin hari anak nasional ada anak sma bilang gini ‘Pak saya mau tanya sama bapak kenapa KJP gak boleh tarik kontan?’ Saya bilang siapa yang ngajarin kamu? ‘Bapak saya.’ Bilang bapak lo kurang ajar bapak lo gue bilang, aku gituin. Nah, kalau kita gituin ilang dong satu pemilih saya," kata Ahok.

Kecurigaan Syahrial ada upaya menggalang dukungan dari driver Gojek berawal ketika Pemerintah DKI Jakarta tidak menindaktegas kehadiran Gojek. Gojek berada di bawah PT. Gojek Indonesia, perusahaan penyedia jasa layanan transportasi yang menggunakan armada ojek sepeda motor berbasis aplikasi mobile.

"Saya dengar-dengar, katanya ada salah satu calon gubernur incumbent ingin maju dari independen dia membutuhkan KTP. Jangan-jangan ini penyebab kenapa pemerintah biarkan (Gojek) beroperasi," kata Syahrial di gedung DPRD DKI Jakarta, kemarin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sandiaga Uno Datangi Fraksi PKS, Ahok: Orang Harus Berani Maju

Sandiaga Uno Datangi Fraksi PKS, Ahok: Orang Harus Berani Maju

News | Kamis, 17 September 2015 | 11:16 WIB

Ini Harapan Pedagang Karang Anyar ke Pemprov DKI

Ini Harapan Pedagang Karang Anyar ke Pemprov DKI

News | Rabu, 16 September 2015 | 16:57 WIB

Terkini

Harga Memori Chip Melonjak, Sharp Ungkap Dampaknya ke TV di Indonesia

Harga Memori Chip Melonjak, Sharp Ungkap Dampaknya ke TV di Indonesia

Tekno | Kamis, 10 September 2026 | 09:51 WIB

Jadi Duta Kecelakaan di MotoGP, Kegagalan Joan Mir Disebabkan oleh Honda?

Jadi Duta Kecelakaan di MotoGP, Kegagalan Joan Mir Disebabkan oleh Honda?

Your Say | Kamis, 10 September 2026 | 09:48 WIB

Shin Tae-yong Patok 3 Poin Saat Persija Jakarta Jamu Persib di GBK

Shin Tae-yong Patok 3 Poin Saat Persija Jakarta Jamu Persib di GBK

Bola | Kamis, 10 September 2026 | 09:45 WIB

Plt Ketua Umum PPAD Tidur Bersama Tim Atlet di Padang Golf Ciputra Surabaya

Plt Ketua Umum PPAD Tidur Bersama Tim Atlet di Padang Golf Ciputra Surabaya

Your Say | Kamis, 10 September 2026 | 09:44 WIB

Feng Shui Kamar Tidur Suami Istri agar Harmonis, Begini Aturan dan Tipsnya

Feng Shui Kamar Tidur Suami Istri agar Harmonis, Begini Aturan dan Tipsnya

Lifestyle | Kamis, 10 September 2026 | 09:42 WIB

Resmi Rilis, Harga iPhone 18 Pro dan iPhone Duo di Singapura dan AS

Resmi Rilis, Harga iPhone 18 Pro dan iPhone Duo di Singapura dan AS

Tekno | Kamis, 10 September 2026 | 09:36 WIB

Badan Geologi Tak Perlu Dilebur ke BMKG: Dinilai Bisa Ganggu Fokus Mitigasi Bencana

Badan Geologi Tak Perlu Dilebur ke BMKG: Dinilai Bisa Ganggu Fokus Mitigasi Bencana

News | Kamis, 10 September 2026 | 09:35 WIB

Rupiah Melemah Tipis, Dolar AS Naik Perlahan ke Level Rp17.512

Rupiah Melemah Tipis, Dolar AS Naik Perlahan ke Level Rp17.512

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 09:33 WIB

Badai Kelelahan dan Cedera Bayangi Persija Jakarta Jelang Pertandingan Kontra Persib

Badai Kelelahan dan Cedera Bayangi Persija Jakarta Jelang Pertandingan Kontra Persib

Bola | Kamis, 10 September 2026 | 09:33 WIB

Lulus Sekolah Rakyat, Putri Dapat Beasiswa di Universitas Ary Ginanjar

Lulus Sekolah Rakyat, Putri Dapat Beasiswa di Universitas Ary Ginanjar

News | Kamis, 10 September 2026 | 09:27 WIB

×