TPS Tambora Uji Coba Eco Lindi untuk Atasi Bau Sampah dan Gas Metana

Vania Rossa

Senin, 01 Juni 2026 | 10:23 WIB
TPS Tambora Uji Coba Eco Lindi untuk Atasi Bau Sampah dan Gas Metana
Ilustrasi tumpukan sampah memenuhi sodetan kali yang terbengkalai. [Suara.com/Alfian Winanto]
  • Pemkot Jakarta Barat menguji coba cairan Eco Lindi untuk menghilangkan bau sampah di dua TPS Kecamatan Tambora.
  • Cairan Eco Lindi dikembangkan dari fermentasi air lindi untuk menekan gas metana dan mencegah munculnya lalat.
  • Pemerintah berencana memperluas penggunaan inovasi ramah lingkungan ini ke tujuh kecamatan lain jika uji coba berhasil.

Suara.com - Pemerintah Kota Jakarta Barat (Pemkot Jakbar) mulai menguji coba penggunaan cairan penetral bau sampah ramah lingkungan bernama Eco Lindi di dua Tempat Pembuangan Sampah (TPS) di Kecamatan Tambora.

Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah, mengatakan inovasi tersebut diharapkan dapat membantu mengatasi persoalan bau sampah sekaligus meningkatkan efektivitas pengelolaan sampah dari sumbernya.

"Eco Lindi ini menjadi salah satu solusi untuk menyelesaikan persoalan bau. Kita akan melihat perkembangannya dalam beberapa waktu ke depan, dan diharapkan dapat memberikan perubahan signifikan, khususnya terkait bau sampah dan pengelolaan sampah yang lebih efektif," kata Iin, mengutip dari ANTARA, Senin (1/6/2026).

Eco Lindi merupakan cairan yang dibuat dari hasil fermentasi air lindi atau cairan limbah tempat pembuangan akhir (TPA), molase atau air tebu, asam sulfat, serta katalis organik. Cairan ini dirancang untuk membantu mengurangi bau sampah tanpa menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan.

Uji coba perdana dilakukan di depo sampah Kelurahan Duri Utara dengan pendampingan tim dari Kabupaten Sidoarjo yang telah lebih dahulu menerapkan teknologi tersebut.

Menurut Iin, Kecamatan Tambora dipilih sebagai lokasi percontohan karena memiliki tingkat kepadatan penduduk yang tinggi serta keterbatasan lahan untuk TPS. Selain itu, wilayah tersebut juga menghasilkan limbah dari aktivitas industri konveksi yang membutuhkan penanganan khusus.

"Tambora memiliki kepadatan penduduk tertinggi dan keterbatasan lahan untuk TPS. Di sisi lain, terdapat potensi sampah dari limbah industri konveksi yang jika tidak dikelola dengan baik dapat menimbulkan persoalan," ujarnya.

Jika hasil uji coba menunjukkan dampak positif, Pemkot Jakarta Barat berencana memperluas penggunaan Eco Lindi ke tujuh kecamatan lainnya secara bertahap. Langkah tersebut akan disertai dengan koordinasi serta sosialisasi kepada masyarakat dan pemangku kepentingan terkait.

Sementara itu, penemu Eco Lindi, Rania Naura Anindhita, menjelaskan bahwa inovasi tersebut mulai dikembangkan sejak dirinya masih kuliah sekitar 4,5 tahun lalu. Saat ini, Eco Lindi disebut telah digunakan di lebih dari tujuh TPA di berbagai daerah di Indonesia.

Rania mengatakan air lindi menjadi bahan utama dalam formulasi tersebut. Melalui proses katalisis, cairan ini dapat membantu menekan bau sampah, mengurangi pembentukan gas metana, serta mencegah datangnya lalat di area pengelolaan sampah.

"Bahan utamanya adalah air lindi. Tujuannya membuat air lindi yang lebih ramah lingkungan dengan memicu proses katalisis sehingga sampah tidak berbau, tidak menghasilkan gas metana, dan tidak mengundang lalat," jelasnya.

Ia juga memastikan Eco Lindi aman digunakan berdasarkan sejumlah pengujian yang telah dilakukan. Menurutnya, cairan tersebut tidak menimbulkan dampak negatif saat diuji pada tanaman maupun kolam ikan.

"Untuk keamanannya saya cukup percaya diri karena sudah dipraktikkan. Bahkan ketika diuji pada tanaman dan kolam ikan, tanaman maupun ikannya tidak mati," kata Rania.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berawal Kenalan, Anak di Bawah Umur jadi Korban Kekerasan Seksual Pemuda di Tambora

Berawal Kenalan, Anak di Bawah Umur jadi Korban Kekerasan Seksual Pemuda di Tambora

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 16:00 WIB

Gerakan Pilah Sampah Jakarta Masih Berproses, Dampaknya Belum Terlihat

Gerakan Pilah Sampah Jakarta Masih Berproses, Dampaknya Belum Terlihat

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 14:59 WIB

Bukan Cuma Pagar Canggih, Gang Haji Jeni Kini Punya 'Smart Geprek' Pengubah Sampah Jadi Cuan

Bukan Cuma Pagar Canggih, Gang Haji Jeni Kini Punya 'Smart Geprek' Pengubah Sampah Jadi Cuan

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 20:43 WIB

Terkini

Ledakan Bubuk Mesiu Hancurkan Desa di Myanmar, 55 Orang Tewas

Ledakan Bubuk Mesiu Hancurkan Desa di Myanmar, 55 Orang Tewas

News | Senin, 01 Juni 2026 | 10:16 WIB

Disambut Menhan Sjafrie, Prabowo Beri Penghormatan Terakhir untuk Jenderal Ryamizard di Kemhan

Disambut Menhan Sjafrie, Prabowo Beri Penghormatan Terakhir untuk Jenderal Ryamizard di Kemhan

News | Senin, 01 Juni 2026 | 10:02 WIB

Warga Teriak Minta Tolong! 9 Nyawa Lolos dari Maut saat Rumah Dinas TPU Kebon Nanas Terbakar

Warga Teriak Minta Tolong! 9 Nyawa Lolos dari Maut saat Rumah Dinas TPU Kebon Nanas Terbakar

News | Senin, 01 Juni 2026 | 09:43 WIB

Mimpi Nikah Kandas! Pasutri WO Jaktim Penipu Rp2,6 M Ditahan usai Jerat 58 Pasangan

Mimpi Nikah Kandas! Pasutri WO Jaktim Penipu Rp2,6 M Ditahan usai Jerat 58 Pasangan

News | Senin, 01 Juni 2026 | 09:29 WIB

Biadab! Biksu 71 Tahun Pengurus Pohon Suci Budha Lecehkan Gadis 11 Tahun

Biadab! Biksu 71 Tahun Pengurus Pohon Suci Budha Lecehkan Gadis 11 Tahun

News | Senin, 01 Juni 2026 | 09:19 WIB

Menaker: Sertifikasi Kompetensi Diberikan Gratis bagi Alumni MagangHub di 21 Balai Pelatihan Vokasi

Menaker: Sertifikasi Kompetensi Diberikan Gratis bagi Alumni MagangHub di 21 Balai Pelatihan Vokasi

News | Senin, 01 Juni 2026 | 09:17 WIB

Bukan Pembersihan Biasa! Butuh 6 Bulan untuk Bikin Tugu Monas Kembali Kinclong

Bukan Pembersihan Biasa! Butuh 6 Bulan untuk Bikin Tugu Monas Kembali Kinclong

News | Senin, 01 Juni 2026 | 09:01 WIB

Mendagri Tito Ajak PIKI Ambil Peran Strategis Wujudkan Indonesia Emas 2045

Mendagri Tito Ajak PIKI Ambil Peran Strategis Wujudkan Indonesia Emas 2045

News | Senin, 01 Juni 2026 | 08:58 WIB

Jaga Stabilitas dan Pemerataan Ekonomi, Mendagri Dorong Kepala Daerah se-Sulawesi Perkuat Sinergitas

Jaga Stabilitas dan Pemerataan Ekonomi, Mendagri Dorong Kepala Daerah se-Sulawesi Perkuat Sinergitas

News | Senin, 01 Juni 2026 | 08:52 WIB

Cek Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Kupang, Gus Ipul: Sudah Mendekati 75 Persen

Cek Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Kupang, Gus Ipul: Sudah Mendekati 75 Persen

News | Senin, 01 Juni 2026 | 08:42 WIB