FBI Mulai Selidiki Skandal Korupsi PM Malaysia Najib Razak

Pebriansyah Ariefana

Minggu, 20 September 2015 | 08:34 WIB
FBI Mulai Selidiki Skandal Korupsi PM Malaysia Najib Razak
Perdana Menteri Malaysia, Najib Razak. (Reuters)

Suara.com - Biro penyelidikan federal Amerika Serikat, FBI membuka penyelidikan kasus pencucian uang yang terkait skandal yang melibatkan Perdana Menteri Malaysia Najib Razaq. Ini dikatakan sumber yang dekat dengan penanganan kasus itu.

FBI melibatkan diri karena skandal 1Malaysia Development Bhd ini diyakini melibatkan ruang lingkup internasional. Sebelumnya, penyelidikan pemerintah Malaysia menemukan bahwa hampir 700 juta dolar Amerika Serikat bergerak melalui bank, lembaga dan perusahaan terkait dengan 1MDB. Ini disetorkan ke rekening bank swasta yang diduga milik Najib pada tahun 2013.

Sumber uang itu tidak jelas. Sementara penyelidikan pemerintah Malaysia belum rinci apa yang terjadi pada dana yang diduga masuk ke rekening pribadi Najib. Tubuh antikorupsi Malaysia pada bulan Agustus mengatakan dana itu sumbangan dari Timur Tengah.

Najib telah membantah melakukan kesalahan dan membantah mengambil uang untuk kepentingan pribadi. Jumat kemarin mantan anggota partai berkuasa Malaysia Khairuddin Abu Hassan ditangkap atas tuduhan mencoba untuk merusak demokrasi.

Penangkapan Khairuddin Abu Hassan ini disusul dengan dikeluarkannya pencegahan berpergian ke luar negeri, terutama ke New York. Di New York, Khairuddin berencana untuk mendesak pemerintah AS untuk menyelidiki transfer uang itu.

Seorang juru bicara untuk kantor FBI New York mengatakan bahwa tidak ada agen di kantor telah mengatur untuk berbicara dengan Khairuddin. FBI pun tak berkontak sebelumnya dengan Khairuddin. (wsj)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Amnesty International: Kondisi HAM Malaysia Mengkhawatirkan

Amnesty International: Kondisi HAM Malaysia Mengkhawatirkan

News | Minggu, 06 September 2015 | 03:00 WIB

Tim SAR Masih Cari WNI Korban Kapal Tenggelam di Malaysia

Tim SAR Masih Cari WNI Korban Kapal Tenggelam di Malaysia

News | Kamis, 03 September 2015 | 19:23 WIB

Terkini

Investor Muda Belajar Trading dari Medsos, OJK Mulai Perketat Influencer Keuangan

Investor Muda Belajar Trading dari Medsos, OJK Mulai Perketat Influencer Keuangan

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:46 WIB

Timnas Indonesia U-15 Mengamuk di Piala Dunia U-15 2026, Panama Tak Berdaya

Timnas Indonesia U-15 Mengamuk di Piala Dunia U-15 2026, Panama Tak Berdaya

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:38 WIB

Pemkot Pekanbaru Tempatkan PPPK Paruh Waktu di Setiap RW

Pemkot Pekanbaru Tempatkan PPPK Paruh Waktu di Setiap RW

Riau | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:36 WIB

Turun ke Jalan Bawa Tritura, Mahasiswa Trisakti Sasar Istana

Turun ke Jalan Bawa Tritura, Mahasiswa Trisakti Sasar Istana

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:32 WIB

Sering Dipakai untuk Diet, Apa Perbedaan Stevia dengan Gula Biasa?

Sering Dipakai untuk Diet, Apa Perbedaan Stevia dengan Gula Biasa?

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:32 WIB

Dikeruk tapi Minim Pembangunan: Kenapa Masyarakat Pedalaman Tidak Bersuara?

Dikeruk tapi Minim Pembangunan: Kenapa Masyarakat Pedalaman Tidak Bersuara?

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:30 WIB

Ibu Tzuyu TWICE Jelaskan Rumor Kencan, Minta Publik Berhenti Berspekulasi

Ibu Tzuyu TWICE Jelaskan Rumor Kencan, Minta Publik Berhenti Berspekulasi

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:30 WIB

7 Pengganti Gula selain Stevia yang Aman untuk Penderita Diabetes

7 Pengganti Gula selain Stevia yang Aman untuk Penderita Diabetes

Health | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:29 WIB

Ramai Jadi Perbincangan Publik, Sebenarnya Pembalut Kena Pajak Sejak Kapan?

Ramai Jadi Perbincangan Publik, Sebenarnya Pembalut Kena Pajak Sejak Kapan?

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:26 WIB

Ketum PKN Gede Pasek: Republik Ini Bukan Milik Oligarki, Kekuasaan Bukan Warisan Keluarga!

Ketum PKN Gede Pasek: Republik Ini Bukan Milik Oligarki, Kekuasaan Bukan Warisan Keluarga!

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:21 WIB

×