Jamaah Haji Indonesia yang Tewas Bertambah 41 Orang

Madinah

Senin, 28 September 2015 | 08:22 WIB
Jamaah Haji Indonesia yang Tewas Bertambah 41 Orang
Jenazah korban tragedi Mina. [Reuters]

Suara.com - Jumlah haji Indonesia yang menjadi korban tragedi Mina, Mekkah bertambah menjadi 41 orang. Sebelumnya dilaporkan 34 orang. Selain itu, ada 4 warga negara Indonesia (WNI) yang tinggal di Arab Saudi yang juga ikut jadi korban pada musibah tersebut.

Dirjen Peyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama (Kemenag) Abdul Djamil yang didamping Kepala Daerah Kerja Mekkah, Arsyad Hidayat, pada jumpa pers pembaharuan data mengenai korban peristiwa Mina, Senin (28/9/2015) dinihari mengatakan jumlah tersebut diperoleh setelah tim Panitia Penyelenggara Ibadah haji (PPIH) mengunjungi pemulasaran mayat di Al Muashim, Minggu malam.

"Jumlah yang wafat menjadi 41 orang dari pengumuman sebelumnya sebanyak 34 orang," ujar Dirjen Abdul Djamil.

Selain jamaah yang wafat, lanjut dia, ada 10 haji yang masih dalam perawatan di rumah-rumah sakit. Jumlah tersebut naik dari pemberitahuan sebelumnya sebanyak enam orang.

Abdul Djamil menyampaikan sampai saat ini sebanyak 82 jamaah masih belum kembali ke pemondokan setelah peristiwa Mina Kamis pagi (24/9). "Kami akan terus melakukan pencarian untuk memperjelas (status) 82 orang yang belum kembali, sampai tuntas," ujarnya menegaskan.

Jamaah yang belum kembali ke pemondokan tersebut berasal dari sejumlah kloter yakni:
1. Kloter 14 embarkasi Batam (BTH 14) sebanyak delapan orang
2. Kloter 61 embarkasi Jakarta-Bekasi (JKS 61) sebanyak 46 orang
3. Kloter 10 embarkasi Makasar (UPG 10) sebanyak lima orang
4. Kloter 62 embarkasi Solo (SOC 62) sebanyak tujuh orang
5. Kloter 48 embarkasi Surabaya (SUB 48) sebanyak 14 orang
6. Kloter 36 embarkasi Surabaya (SUB 36) sebanyak dua orang.

Sedangkan 10 orang yang masih mengalami perawatan di rumah sakit di Arab Saudi, empat diantaranya baru diumumkan Senin pagi adalah

1. Aam Amalia Rustama, kloter JKS 61 nomor paspor B0929863 dirawat di RS Arofah

2. Murtiningsih Neman Sunar Akun, kloter SUB 48 nomor paspor B1225295 dirawat di RS Security Force Awali

3. Sapuna Muntaha Hedan, kloter SUB 48 nomor paspor B1381244 dirawat di RS King Abdullah, kemudian dipindahkan ke RS Jeddah

4. Maryam Pauli Kiming, kloter UPG 10 nomor paspor B0693505 dirawat di RS Security Force Awali.

Sementara korban meninggal tambahan yang baru diumumkan Senin pagi adalah

1. Ruswati Karim Lawadang, kloter BPN 5 nomor paspor A8925437

2. Warnita Habib Basa, kloter BTH 4 nomor paspor B0822105

3. Rosidah Adjo Madusri, kloter JKS 61 nomor paspor B0745303

4. Sitti Lubabah Arsyad Ngolo, kloter UPG 10 nomor paspor B0693565

5. Yusriani Muhammad Qohar, kloter SUB 48 nomor paspor A6885226

6. Ardani Moch Ali Siradj, kloter SOC 29 nomor paspor B0802886

7. Junaedi Sjahrudin Marjun, kloter SUB 36 nomor paspor B1021715

Ditambahkan Kepala Daker Mekkah Arsyad Hidayat ada satu tambahan WNI yang ikut menjadi korban yaitu Rumiyati binti Nomor atau Aminah dari Desa Arjo Wilangun, Kali Pare, Malang, Jawa Timur. Dengan demikian ada empat WNI yang menjadi korban pada peristiwa Mina, tiga diantaranya yang dijelaskan sebelumnya adalah tiga WNI tersebut adalah:

1. Akhmad Jamhuri bin Hisyam, nomor iqomah 2362046928

2. Wartoyo Usman Kalib, nomor iqomah 2389005337

3. Asdinur Sanuri Hamzah nomor iqomah 2381436951.(Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tragedi Mina, Kemenko PMK: Perlu Ada Jadwal Melempar Jumroh

Tragedi Mina, Kemenko PMK: Perlu Ada Jadwal Melempar Jumroh

News | Minggu, 27 September 2015 | 23:46 WIB

Pencarian Jemaah Haji WNI Diperluas Hingga Jeddah

Pencarian Jemaah Haji WNI Diperluas Hingga Jeddah

News | Minggu, 27 September 2015 | 21:01 WIB

Terkini

Awas! Harga Bitcoin di Ambang Jurang, Ini Level Kritis yang Wajib Dipantau

Awas! Harga Bitcoin di Ambang Jurang, Ini Level Kritis yang Wajib Dipantau

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 21:25 WIB

Ponpes HQ Sukoharjo Digeledah Polisi, Menag Tegaskan Hukum Berbicara

Ponpes HQ Sukoharjo Digeledah Polisi, Menag Tegaskan Hukum Berbicara

Jogja | Rabu, 04 November 2026 | 21:18 WIB

Dari Modal Rp 400 Ribu, Ade Sukses Kembangkan Usaha Rumahan hingga Beromzet Rp 98 Juta

Dari Modal Rp 400 Ribu, Ade Sukses Kembangkan Usaha Rumahan hingga Beromzet Rp 98 Juta

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 21:14 WIB

20.980 Prajurit TNI Disiapkan ke Jakarta, TNI AD Ungkap Alasan Pengerahan Pasukan

20.980 Prajurit TNI Disiapkan ke Jakarta, TNI AD Ungkap Alasan Pengerahan Pasukan

Sumsel | Rabu, 04 November 2026 | 21:14 WIB

Daftar Angka Keberuntungan 12 Shio dari Tikus hingga Babi

Daftar Angka Keberuntungan 12 Shio dari Tikus hingga Babi

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 21:05 WIB

Kepala Bappeda DKI Atika Nur Rahmania Meninggal Dunia

Kepala Bappeda DKI Atika Nur Rahmania Meninggal Dunia

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:04 WIB

Lagu Anak-anak Berjaya Lagi! Sikilku Iso Muni Sabet AMI Awards 2026

Lagu Anak-anak Berjaya Lagi! Sikilku Iso Muni Sabet AMI Awards 2026

Entertainment | Rabu, 04 November 2026 | 21:02 WIB

Ulasan Cerpen Senyum Karyamin: Ironi Kemiskinan dan Kritik Ahmad Tohari

Ulasan Cerpen Senyum Karyamin: Ironi Kemiskinan dan Kritik Ahmad Tohari

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 21:00 WIB

Isu Pengerahan Warga Berbayar Rp50 Ribu di Jogja, RANS Akui Rombak Ulang Agenda

Isu Pengerahan Warga Berbayar Rp50 Ribu di Jogja, RANS Akui Rombak Ulang Agenda

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 20:56 WIB

Puluhan Ribu TNI Dikerahkan Masuk Jakarta, Yusril Tegaskan Tak Ada Gejolak

Puluhan Ribu TNI Dikerahkan Masuk Jakarta, Yusril Tegaskan Tak Ada Gejolak

News | Rabu, 04 November 2026 | 20:50 WIB

×