Polisi Ungkap Sindikat Curanmor di Kawasan Setiabudi Jakarta

Laban Laisila, Agung Sandy Lesmana

Selasa, 29 September 2015 | 17:03 WIB
Polisi Ungkap Sindikat Curanmor di Kawasan Setiabudi Jakarta
Tersangka komplotan curanmor di Kuningan, Jakarta. [suara.com/Agung Sandy]

Suara.com - Aparat kepolisian membongkar sindikat pencurian sepeda motor di kawasan Kuningan, Jakarta, dan menangkap komplotan pelaku, diantaranya bernisial MS alias Somplak (22), AF (23), AR alias Romli dan S berperan sebagai penadah.

"Mereka ditangkap di Kelurahan Karet, Setiabudi. Penadah ditangkap di Karawang," kata Kapolsek Metro Setiabudi, Kompol Tri Yulianto kepada wartawan, Selasa (29/8/2015).

 Pengungkapan kasus pencurian berawal dari laporan salah satu warga kelurahan Karet Kuningan yang kehilangan sepeda motornya merek Honda Beat pada Jumat 29 Mei lalu sekitar pukul 04.15. Sepeda motor tersebut hilang saat sedang diparkir ditempat kost tanpa dikunci ganda.

Sebelum melakukan aksinya para pelaku lebih dulu mencermati situasi. Sekiranya aman, para pelaku lantas langsung merusak kunci dengan kunci palsu.

"Targetnya sepeda motor yang parkir dijalan yang tidak kunci stang. Setelah itu tersangka lain stand by menggunakan motor lain mendorong dengan cara distut dan mencari tempat sepi kemudian membongkarnya memakai kunci T," katanya.

Terlebih Tri mengatakan jika para pelaku memang sudah menjadi pemain lama yang kerap beroperasi di wilayah Setia Budi, Jakarta dan sudah menjadi target operasi oleh polisi. Apalagi sebelumnya pihaknya juga mendapat laporan jika Polsek Tanah Abang telah menangkap salah satu pelaku pencurian kendaraan bermotor bernama Kusnadi alias Cendil.

Diketahui Cendil juga pernah melakukan pencurian serupa di daerah Setiabudi. Berdasarkan pengakuan tersangka, mereka sering melakukan pencurian dan perampasan kendaraan bermotor di wilayah Setiabudi dan sekitarnya.

"Tersangka ini sudah jadi target oleh polsek Setia Budi. Mereka adalah pemain lokal di Setia Budi. Sudah 2 tahun beroperasi," katanya.

Selain itu, polisi juga telah menyita satu unit sepeda motor Beat, satu unit sepeda motor Tajima Evo  dan BPKB Sepeda motor Yamaha Mio bernopol B6064PIJ.

 Atas perbuatanya itu, para pelaku dijerat pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polisi Ringkus Dua Pelaku Pencuri Mobil Box

Polisi Ringkus Dua Pelaku Pencuri Mobil Box

News | Selasa, 29 September 2015 | 15:48 WIB

Ringkus Dua Pencuri Motor, Polisi Sita Puluhan Pelat Nomor

Ringkus Dua Pencuri Motor, Polisi Sita Puluhan Pelat Nomor

News | Minggu, 15 Maret 2015 | 03:15 WIB

Kapolda Jabar: Kasus Begal Persentasenya Masih Kecil

Kapolda Jabar: Kasus Begal Persentasenya Masih Kecil

News | Rabu, 04 Maret 2015 | 14:21 WIB

Polda Metro Jaya Bekuk Curanmor Bersenpi

Polda Metro Jaya Bekuk Curanmor Bersenpi

News | Jum'at, 14 November 2014 | 17:34 WIB

Terkini

Raja Yordania Buru Pembantai Jemaat Gereja Karak, Janji Tindak Tegas

Raja Yordania Buru Pembantai Jemaat Gereja Karak, Janji Tindak Tegas

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:15 WIB

Pakar: Cegah Karhutla, Jangan Hanya Andalkan Sanksi Hukum

Pakar: Cegah Karhutla, Jangan Hanya Andalkan Sanksi Hukum

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:12 WIB

Operasi Patuh 2026 Mulai Jam Berapa? Ini 11 Pelanggaran yang Diincar

Operasi Patuh 2026 Mulai Jam Berapa? Ini 11 Pelanggaran yang Diincar

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:10 WIB

IHSG Bebas Jual-Beli! BEI Resmi Cabut Aturan Suspend Saham, Begini Skema Barunya

IHSG Bebas Jual-Beli! BEI Resmi Cabut Aturan Suspend Saham, Begini Skema Barunya

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:10 WIB

BEI Langsung Tandai Saham yang Terindikasi Gorengan, Rekening Efek Bisa Diblokir

BEI Langsung Tandai Saham yang Terindikasi Gorengan, Rekening Efek Bisa Diblokir

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:07 WIB

Bareskrim Turun Tangan Usut Karhutla di Kaltim dan Kalteng

Bareskrim Turun Tangan Usut Karhutla di Kaltim dan Kalteng

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:07 WIB

Khofifah Pastikan 438 Ribu Siswa Jatim Ikuti TKA Tanpa Gangguan Teknis

Khofifah Pastikan 438 Ribu Siswa Jatim Ikuti TKA Tanpa Gangguan Teknis

Jatim | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:05 WIB

Kenapa Hari Sumpah Pemuda Tidak Tanggal Merah? Cek Penjelasan Resmi Aturannya

Kenapa Hari Sumpah Pemuda Tidak Tanggal Merah? Cek Penjelasan Resmi Aturannya

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:05 WIB

Harga iPhone 13 Terbaru Resmi dan Bekas di Pasaran: Masih Jadi Primadona, Banderol Masuk Akal

Harga iPhone 13 Terbaru Resmi dan Bekas di Pasaran: Masih Jadi Primadona, Banderol Masuk Akal

Tekno | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:02 WIB

Konstruksi Stadion Untia Makassar Berkapasitas 15.000 Penonton Dimulai Awal 2027

Konstruksi Stadion Untia Makassar Berkapasitas 15.000 Penonton Dimulai Awal 2027

Sulsel | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:02 WIB

×