Kapolda Jabar: Kasus Begal Persentasenya Masih Kecil

Arsito Hidayatullah | Suara.com

Rabu, 04 Maret 2015 | 14:21 WIB
Kapolda Jabar: Kasus Begal Persentasenya Masih Kecil
Tiga tersangka pelaku begal motor yakni IS (18), D (18) dan ADP (18), saat di Mapolresta Depok, Jawa Barat, Minggu (1/2/2015). [Antara/Indrianto Eko Suwarso]

Suara.com - Kasus pencurian dengan kekerasan di jalan raya atau yang bekalangan dikenal dengan sebutan begal di wilayah Jawa Barat (Jabar), sejauh ini sebenarnya masih tidak terlalu banyak atau kecil persentasenya. Hal itu antara lain seperti disampaikan oleh Kapolda Jabar, Irjen Pol M Iriawan, Rabu (4/3/2015).

Menurut Iriawan, dibandingkan dengan kasus lain yang serupa, seperti pencurian kendaraan bermotor atau curanmor, serta pencurian dengan pemberatan, kasus pencurian dengan kekerasan atau begal itu masih kecil persentasenya.

Dalam dua tahun terakhir, menurut Iriawan, kasus pencurian dengan kekerasan yang ditangani aparat di wilayah Polda Jabar, masih berada di angka terendah dibandingkan kasus curanmor atau pencurian dengan pemberatan. Pada 2013 misalnya, kasus pencurian dengan pemberatan tercatat mencapai 3.421 kasus, pencurian dengan kekerasan sebanyak 1.031 kasus, sementara curanmor mencapai 7.199 kasus.

Dari total tiga kasus itu, menurut Iriawan lagi, maka kasus pencurian dengan kekerasan terhitung hanya sekitar 8 persen. Kasus pencurian dengan kekerasan itu sendiri juga perlu dibagi lagi, yakni pencurian dengan kekerasan di jalan raya, di rumah, maupun di tempat lainnya.

"Jika dijumlahkan lagi, hanya sekitar 4 persen kasus pencurian dengan kekerasan di jalan raya, (atau) yang sekarang dikenal dengan sebutan begal," ungkap Iriawan, di Mapolres Karawang, Rabu (4/3).

Sementara pada tahun 2014, masih menurut Iriawan, kasus curanmor mencapai sebanyak 6.305 kasus, pencurian dengan pemberatan sebanyak 3.146 kasus, sementara kasus pencurian dengan kekerasan hanya 925 kasus. Sedangkan sepanjang Januari hingga Februari 2015, kasus pencurian dengan kekerasan juga menurutnya tercatat hanya mencapai 76 kasus, sementara pencurian dengan pemberatan ada 77 dan kasus curanmor mencapai 541.

"Jadi sebenarnya, kasus pencurian dengan kekerasan di jalan raya yang dikenal dengan sebutan begal, itu tidak luar biasa. Justru pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang cukup tinggi kasusnya," kata Iriawan lagi. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Akhir Kisah Empat Begal Motor Ngurah Rai Bersenjata Parang

Akhir Kisah Empat Begal Motor Ngurah Rai Bersenjata Parang

News | Selasa, 03 Maret 2015 | 17:57 WIB

Lima Alasan Anak Ikut Jadi Begal Motor

Lima Alasan Anak Ikut Jadi Begal Motor

News | Selasa, 03 Maret 2015 | 16:54 WIB

Polresta Bekasi Bidik Sindikat Penadah Motor Curian

Polresta Bekasi Bidik Sindikat Penadah Motor Curian

News | Selasa, 03 Maret 2015 | 16:40 WIB

Begal Motor yang Dibakar Warga dari Keluarga "Broken Home"

Begal Motor yang Dibakar Warga dari Keluarga "Broken Home"

News | Jum'at, 27 Februari 2015 | 15:58 WIB

Terkini

Periksa Plt Bupati Cilacap, KPK Telusuri Pemerasan pada Periode Sebelumnya

Periksa Plt Bupati Cilacap, KPK Telusuri Pemerasan pada Periode Sebelumnya

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:59 WIB

Tak Ada Kementerian Keamanan, Polri Tetap di Bawah Presiden

Tak Ada Kementerian Keamanan, Polri Tetap di Bawah Presiden

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:55 WIB

33 Tahun Tanpa Keadilan, Kasus Marsinah Disebut Jadi Alarm Bahaya Kebangkitan Militerisme

33 Tahun Tanpa Keadilan, Kasus Marsinah Disebut Jadi Alarm Bahaya Kebangkitan Militerisme

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:48 WIB

KPK Periksa Eks Staf Ahli Menhub Terkait Dugaan Suap Proyek Jalur Kereta

KPK Periksa Eks Staf Ahli Menhub Terkait Dugaan Suap Proyek Jalur Kereta

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:42 WIB

Partai Buruh Kritik Sistem Pemilu Berbiaya Tinggi: Hanya Pemilik Modal dan Massa Besar yang Bertahan

Partai Buruh Kritik Sistem Pemilu Berbiaya Tinggi: Hanya Pemilik Modal dan Massa Besar yang Bertahan

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:14 WIB

Gibran Kecam Keras Pelecehan 50 Santriwati di Pati: Tidak Bisa Ditoleransi!

Gibran Kecam Keras Pelecehan 50 Santriwati di Pati: Tidak Bisa Ditoleransi!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:55 WIB

Pengakuan Serka MN Buang Kacab Bank, Diseret 2 Meter Lalu Ditinggal Telungkup

Pengakuan Serka MN Buang Kacab Bank, Diseret 2 Meter Lalu Ditinggal Telungkup

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:37 WIB

PAN dan Demokrat Buka Suara soal Dana Parpol: Sudah Diaudit BPK, Tepis Isu Mahar

PAN dan Demokrat Buka Suara soal Dana Parpol: Sudah Diaudit BPK, Tepis Isu Mahar

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:34 WIB

Telepon Siswa OSIS Jabar, Prabowo Izinkan Keliling Istana Hingga Jelang Rapat

Telepon Siswa OSIS Jabar, Prabowo Izinkan Keliling Istana Hingga Jelang Rapat

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:33 WIB

Polisi Dilarang Live Streaming Saat Tugas, Kompolnas: Jangan Sibuk Sendiri Pas Layani Warga

Polisi Dilarang Live Streaming Saat Tugas, Kompolnas: Jangan Sibuk Sendiri Pas Layani Warga

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:29 WIB