Ini Tantangan Tim DVI Saat Identifikasi Korban Mina

Laban Laisila

Senin, 05 Oktober 2015 | 08:17 WIB
Ini Tantangan Tim DVI Saat Identifikasi Korban Mina
Tragedi Mina. (Reuters/Stringer)

Suara.com - Meski sudah mendapat akses penuh dari Kerajaan Arab Saudi ke sejumlah rumah sakit menyusul tragedi Mina, Mekkah, Arab Saudi, tim Disaster Victim Identification (DVI) Mabes Polri tetap saja menemui kesulitan.

Kesulitan kali ini bukan karena soal administrasi, tapi menghadapi jenazah yang sudah berumur 10 hari berada di pemulasaran mayat.

Ketua TIM DVI Mabes Polri Kombes Polisi dr Muhammad Masudi berharap kondisisi fisik jenazah masih baik, maka kerusakan mayat tidak terlalu parah dan masih bisa diidentifikasi dengan menggunakan data dari sistem informasi dan komputerisasi haji (siskohat) Kemenag yang berisi data jamaah, termasuk foto dan sidik jari.

Secara umum, jika penyimpanan jenazah kurang baik maka jenazah akan membusuk dan membengkak sehingga menyulitkan identifikasi jenazah.

Sementara itu Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Abdul Djamil mengharapkan tim DVI juga mendapat akses yang luas di pemulasaran mayat, Al Mu'ashim, Mekkah, sehingga bisa mempercepat kejelasan status 28 jamaah haji Indonesia yang belum kembali ke pemondokan mereka.

"Dengan adanya 10 personel dari tim DVI yang bergabung (dengan tim perlindungan jamaah PPIH), maka kami harapkan mereka bekerja dengan leluasa untuk melakukan identifikasi korban di pemulasaraan jenazah," ujar Djamil di Mekkah, Minggu (4/10/2015).

Untuk itu, kata dia, tim DVI dan tim perlindungan jamaah PPIH melakukan rapat teknis dan rekonsiliasi data untuk bersinergi menemukan jamaah Indonesia yang belum kembali ke pemondokan mereka.

Sampai Minggu pukul 08.00 Waktu Arab Saudi (WAS) PPIH Arab Saudi telah berhasil melakukan identifikasi 100 haji Indonesia yang menjadi korban meninggal dalam peristiwa Mina, lima di antaranya WNI yang telah bermukim di Arab Saudi. Selain itu ada enam jamaah yang masih dirawat di rumah sakit dan 25 jamaah telah kembali ke pemondokan mereka.

Kepala Daker Mekkah Arsyad Hidayat mengatakan jumlah tersebut merupakan 82 persen dari total jamaah yang dilaporkan hilang setelah peristiwa Mina. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dapat Akses, TIM DVI Mabes Polri Percepat Identivikasi Koban Mina

Dapat Akses, TIM DVI Mabes Polri Percepat Identivikasi Koban Mina

News | Senin, 05 Oktober 2015 | 07:02 WIB

DPR: Iran Bisa Pulangkan Jenazah dari Arab, Indonesia Juga Harus!

DPR: Iran Bisa Pulangkan Jenazah dari Arab, Indonesia Juga Harus!

News | Senin, 05 Oktober 2015 | 06:41 WIB

Jumlah WNI Korban Mina Jadi 100 Orang

Jumlah WNI Korban Mina Jadi 100 Orang

News | Minggu, 04 Oktober 2015 | 00:16 WIB

4 Jenazah WNI Ditemukan, Total Korban Mina Menjadi 95 Orang

4 Jenazah WNI Ditemukan, Total Korban Mina Menjadi 95 Orang

News | Sabtu, 03 Oktober 2015 | 13:42 WIB

Terkini

Mengenal Profesi Mixologist, Peracik Minuman yang Kini Makin Diburu Industri F&B

Mengenal Profesi Mixologist, Peracik Minuman yang Kini Makin Diburu Industri F&B

Lifestyle | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:45 WIB

Minta Rp4 Juta lalu Sita HP Korban! Modus Polisi Gadungan Terbongkar di Banyumas

Minta Rp4 Juta lalu Sita HP Korban! Modus Polisi Gadungan Terbongkar di Banyumas

Jawa Tengah | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:43 WIB

Indonesia Masih Bergantung pada Obat Impor, Kemandirian Farmasi Jadi Tantangan

Indonesia Masih Bergantung pada Obat Impor, Kemandirian Farmasi Jadi Tantangan

Health | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:35 WIB

Nekat Gelantungan di Pintu KRL saat Mabuk, Pria Ini Resmi Masuk Daftar Hitam KAI Commuter

Nekat Gelantungan di Pintu KRL saat Mabuk, Pria Ini Resmi Masuk Daftar Hitam KAI Commuter

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:25 WIB

Proyek E10 Ambisius, Tapi Siapa Mau Pasok Tebu untuk Pemerintah?

Proyek E10 Ambisius, Tapi Siapa Mau Pasok Tebu untuk Pemerintah?

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:22 WIB

Siap War Tiket! Indomaret Fun Run 2026 Bakal Ramaikan Gaya Hidup Sehat Warga Semarang

Siap War Tiket! Indomaret Fun Run 2026 Bakal Ramaikan Gaya Hidup Sehat Warga Semarang

Jawa Tengah | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:12 WIB

Anggaran Dipotong Pusat, Renovasi 11 Sekolah di Jakarta Terpaksa Mundur ke 2027

Anggaran Dipotong Pusat, Renovasi 11 Sekolah di Jakarta Terpaksa Mundur ke 2027

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:09 WIB

Gotong Royong Polhut Se-Indonesia, Bangun Rumah untuk Saudara di Aceh Tamiang

Gotong Royong Polhut Se-Indonesia, Bangun Rumah untuk Saudara di Aceh Tamiang

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:07 WIB

Dukungan Pendidikan Jadi Langkah untuk Mempersiapkan Generasi Muda Berintegritas

Dukungan Pendidikan Jadi Langkah untuk Mempersiapkan Generasi Muda Berintegritas

Lifestyle | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:07 WIB

Ratusan Hektare Mangrove di Riau Habis Dibabat, Kapolda Turun Tangan

Ratusan Hektare Mangrove di Riau Habis Dibabat, Kapolda Turun Tangan

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 20:57 WIB

×