Ahok Punya Cara Agar Kasus Bocah Dalam Kardus Tak Terulang Lagi

Siswanto, Dwi Bowo Raharjo

Rabu, 07 Oktober 2015 | 12:46 WIB
Ahok Punya Cara Agar Kasus Bocah Dalam Kardus Tak Terulang Lagi
Gubernur Basuki Tjahaja Purnama di rusunawa Pesakih, Daan Mogot, Jakarta Barat [suara.com/Bowo Raharjo]

Suara.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menambah ruang publik terpadu ramah anak. Dengan banyak tempat bermain, anak-anak bisa ke luar rumah untuk main bersama teman sehingga tidak stres di rumah terus dan terhindar dari kekerasan dalam rumah tangga.

"Kalau buat kami DKI, kami harus sediakan sebanyak-banyaknya RPTRA itu aja. Supaya anak-anak, ini punya teman ada yang memperhatikan ada yang ngenalin," kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (7/10/2015).

Setelah ada ruang publik terpadu ramah anak, Ahok meminta para ketua Rukun Tetangga dan Rukun Warga untuk memperhatikan lingkungan. Kalau sudah ada tempat bermain dan anak tidak mau keluar rumah, hal itu patut dicurigai di dalam rumah tersebut ada masalah.

"Kan aneh kan deket rumah kamu ada taman tiap RW nanti, ada taman, tapi ada anak-anak nggak ada yang tertarik bermain. Kalau ada yang nggak tertarik bermain RT/RW akan lapor ke kita," kata Ahok.

"Kita akan mulai datengin rumah ini. Kenapa anaknya? Apakah ada KDRT? Atau anak biasa bermain tiba-tiba nggak mau keluar, mungkin sakit, mungkin dipukulin," Ahok menambahkan.

Ahok berharap kasus kekerasan anak tidak terulang terus.

Kasus kekerasan yang baru-baru ini terungkap menimpa Putri Nur Fauziah (9).

Putri merupakan murid kelas dua SD Negeri 05 Kalideres Pagi, Rawa Lele, Kalideres, ditemukan meninggal dunia secara mengenaskan di Jalan Sahabat RT 6/5, Kelurahan Kamal, Kecamatan Kalideres, Jumat (2/10/2015) sekitar pukul 22.30 WIB.

Ia dibunuh dan jenazahnya dimasukkan dalam kardus. Saat ditemukan, bagian kemaluan dan mulut Putri mengeluarkan cairan dan darah. Tangannya diikat lakban, dia ditelanjangi.

Dari hasil autopsi, ada indikasi korban mengalami kekerasan seksual.

Dua orang saat ini diperiksa penyidik Polda Metro Jaya. DNA mereka sedang dicocokkan dengan barang bukti yang ditemukan di tubuh korban.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menteri Yohana Tengok Makam Bocah Dalam Kardus

Menteri Yohana Tengok Makam Bocah Dalam Kardus

News | Rabu, 07 Oktober 2015 | 12:45 WIB

Kapolda Minta Penyidik Tuntaskan Pembunuhan Bocah Dalam Kardus

Kapolda Minta Penyidik Tuntaskan Pembunuhan Bocah Dalam Kardus

News | Rabu, 07 Oktober 2015 | 11:49 WIB

Kasus Bocah Dalam Kardus, Ini Kata Istri Kapolri

Kasus Bocah Dalam Kardus, Ini Kata Istri Kapolri

News | Rabu, 07 Oktober 2015 | 11:08 WIB

Ini Doa PKS untuk Bocah Dalam Kardus dan Pembunuhnya

Ini Doa PKS untuk Bocah Dalam Kardus dan Pembunuhnya

News | Rabu, 07 Oktober 2015 | 10:33 WIB

Mayat Dalam Kardus, Polisi Fokus Periksa Satu Saksi

Mayat Dalam Kardus, Polisi Fokus Periksa Satu Saksi

News | Rabu, 07 Oktober 2015 | 09:10 WIB

Tito Sedih, Ini Caranya Cegah Kasus Bocah Dalam Kardus Terulang

Tito Sedih, Ini Caranya Cegah Kasus Bocah Dalam Kardus Terulang

News | Rabu, 07 Oktober 2015 | 07:01 WIB

Terkini

Di Depan Penyakit, Tak Ada Nasionalisme yang Lebih Penting dari Kesembuhan

Di Depan Penyakit, Tak Ada Nasionalisme yang Lebih Penting dari Kesembuhan

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Eks Ketua Yayasan Sekolah Swasta di Jakarta Selatan Buka Suara Soal Temuan 995 Pucuk Senjata Api

Eks Ketua Yayasan Sekolah Swasta di Jakarta Selatan Buka Suara Soal Temuan 995 Pucuk Senjata Api

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:09 WIB

Zulhas Goda Kepala BGN Sudaryono: Belum Sebulan Menjabat Sudah Turun Berapa Kilo?

Zulhas Goda Kepala BGN Sudaryono: Belum Sebulan Menjabat Sudah Turun Berapa Kilo?

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:03 WIB

Ratusan Dapur MBG Tangerang Belum Layak Sanitasi, BGN Ancam Tutup Permanen

Ratusan Dapur MBG Tangerang Belum Layak Sanitasi, BGN Ancam Tutup Permanen

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:03 WIB

Tangis Bayi yang Mendadak Senyap: Tragedi di Kamar Kos Mahasiswi Kedokteran Hewan Surabaya

Tangis Bayi yang Mendadak Senyap: Tragedi di Kamar Kos Mahasiswi Kedokteran Hewan Surabaya

Jatim | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:01 WIB

Lelang Batubara Ilegal Hasilkan Rp20,97 Miliar untuk Kas Negara

Lelang Batubara Ilegal Hasilkan Rp20,97 Miliar untuk Kas Negara

Bisnis | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:00 WIB

ADA Band Genap 30 Tahun, Siap-Siap Nostalgia di Remember Fest x Cube Concert November Nanti

ADA Band Genap 30 Tahun, Siap-Siap Nostalgia di Remember Fest x Cube Concert November Nanti

Entertainment | Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:58 WIB

Jaga Warisan Perjuangan, Bupati Bogor Lakukan Revitalisasi Total Cagar Budaya SDN Cileungsi 02

Jaga Warisan Perjuangan, Bupati Bogor Lakukan Revitalisasi Total Cagar Budaya SDN Cileungsi 02

Bogor | Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:56 WIB

Pakar Hukum Tata Negara Ungkap Inpres Kopdes Merah Putih Keliru

Pakar Hukum Tata Negara Ungkap Inpres Kopdes Merah Putih Keliru

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:55 WIB

Buntut Kasus Yurizal, Nakes Jakarta Dilarang Keras Cibir Pasien BPJS

Buntut Kasus Yurizal, Nakes Jakarta Dilarang Keras Cibir Pasien BPJS

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:53 WIB

×