Hendak Diautopsi di Kamar Mayat, Lelaki Ini Tiba-tiba Hidup Lagi

Suwarjono | Suara.com

Selasa, 13 Oktober 2015 | 07:31 WIB
Hendak Diautopsi di Kamar Mayat, Lelaki Ini Tiba-tiba Hidup Lagi
Ilustrasi mayat (shutterstock)

Suara.com - Sebuah rumah sakit umum Mumbai, India, dikejutkan dengan peristiwa langka. Seorang pasien yang sudah dinyatakan meninggal di kamar mayat tiba-tiba hidup kembali hanya beberapa menit sebelum dilakukan autopsi. 

Lelaki berusia 45 tahun tersebut ditemukan pingsan di halte bus Mumbai, India, setelah menderita infeksi telinga dan diduga kekurangan gizi. Polisi segera membawa ke Rumah Sakit Umum Tilak Lokmanya dan dokter senior yang memeriksa denyut nadi menyatakan pasien meninggal.

Pihak berwenang rumah sakit menduga ada pelanggaran prosedur yang dilakukan staf saat membawa pasien yang dinyatakan meninggal serta merta di bawah ke kamar mayat. Menurut Kepala Dinas Kesehatan Rohan Rohekar, aturan rumah sakit membutuhkan waktu dua jam bagi pasien yang dinyatakan meninggal untuk tetap di bangsal sebelum dibawa ke kamar mayat, untuk menghindari dokter melakukan kesalahan.

Tiba-tiba saat sedang persiapan otopsi di kamar jenazah, perawat tercengang melihat pria tersebut bernapas setelah perut bergerak naik turun. Ia kembali sadar dan para staf ribut, dan kembali ke bangsal untuk melaporkan apa yang mereka lihat ke dokter. Rumah sakit heboh, pihak dokter buru-buru menghapus laporan kematian.

Kepolisian setempat yang tiba di rumah sakit untuk mengajukan laporan kematian karena kecelakaan, dilarang masuk pihak rumah sakit. Inspektur Polisi Yeshudas Gorde mengatakan kasus ini merupakan kasus serius akibat kelalaian dokter.

“Kami terkejut menemukan seorang pasien yang masih hidup dinyatakan meninggal. Kami sudah meminta untuk melakukan penyelidikan,” kata dia.

Sementara keterangan pihak rumah sakit mengatakan telah memberikan teguran kepada dokter karena melakukan kesalahan prosedur. Seharusnya untuk kasus seperti ini, pasien ditempatkan di bangsal untuk masa tenang selama dua jam. "Dokter yang menangani baru bergabung di rumah sakit, tidak akrab dengan prosedur,” kata dokter Suleman Merchant salah satu pimpinan rumah sakit tersebut.(Dailymail)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pasien Meninggal saat Ngantre, Rumah Sakit Inggris Diinvestigasi

Pasien Meninggal saat Ngantre, Rumah Sakit Inggris Diinvestigasi

News | Jum'at, 19 September 2014 | 19:31 WIB

Perempuan Tua di AS Ditemukan Tinggal Bersama Mayat Suaminya

Perempuan Tua di AS Ditemukan Tinggal Bersama Mayat Suaminya

News | Selasa, 11 Maret 2014 | 00:37 WIB

Terkini

Nutri-Level di Kemasan Makanan: Apa Saja yang Perlu Diketahui Sebelum Memilih?

Nutri-Level di Kemasan Makanan: Apa Saja yang Perlu Diketahui Sebelum Memilih?

News | Jum'at, 17 April 2026 | 15:37 WIB

Ray Rangkuti: Prabowo Subianto Berpotensi Jadi Presiden dengan Aktivis Paling Banyak Dipolisikan

Ray Rangkuti: Prabowo Subianto Berpotensi Jadi Presiden dengan Aktivis Paling Banyak Dipolisikan

News | Jum'at, 17 April 2026 | 15:34 WIB

Israel Tembak Mobil Pengangkut Air di Gaza, Kakak Beradik Tewas Mengenaskan

Israel Tembak Mobil Pengangkut Air di Gaza, Kakak Beradik Tewas Mengenaskan

News | Jum'at, 17 April 2026 | 15:27 WIB

Pramono Klaim Jakarta Makin Digdaya: Ekonomi Melesat, Kemiskinan Turun, dan Belanja APBD Cetak Rekor

Pramono Klaim Jakarta Makin Digdaya: Ekonomi Melesat, Kemiskinan Turun, dan Belanja APBD Cetak Rekor

News | Jum'at, 17 April 2026 | 15:26 WIB

Operasi Serentak, Pemprov DKI Angkut 68 Ribu Ikan Sapu-Sapu dari Perairan Jakarta

Operasi Serentak, Pemprov DKI Angkut 68 Ribu Ikan Sapu-Sapu dari Perairan Jakarta

News | Jum'at, 17 April 2026 | 15:24 WIB

Ancaman El Nino di Depan Mata, Pramono Siapkan Jurus Jaga Stok Beras hingga Daging

Ancaman El Nino di Depan Mata, Pramono Siapkan Jurus Jaga Stok Beras hingga Daging

News | Jum'at, 17 April 2026 | 15:20 WIB

Feri Amsari Dilaporkan ke Polisi Usai Sebut Pemerintah Berbohong soal Swasembada Pangan

Feri Amsari Dilaporkan ke Polisi Usai Sebut Pemerintah Berbohong soal Swasembada Pangan

News | Jum'at, 17 April 2026 | 15:18 WIB

Usulan Gibran Soal Hakim Ad Hoc Dikritik, KontraS: Tak Ada di Aturan, Lebih Tepat Koneksitas

Usulan Gibran Soal Hakim Ad Hoc Dikritik, KontraS: Tak Ada di Aturan, Lebih Tepat Koneksitas

News | Jum'at, 17 April 2026 | 15:13 WIB

Di Tengah Tantangan Lingkungan, Bagaimana Industri AMDK Bertransformasi ke Arah Hijau?

Di Tengah Tantangan Lingkungan, Bagaimana Industri AMDK Bertransformasi ke Arah Hijau?

News | Jum'at, 17 April 2026 | 15:09 WIB

KPK Bongkar Titik Rawan Korupsi Program MBG, Dari Regulasi Lemah hingga Konflik Kepentingan

KPK Bongkar Titik Rawan Korupsi Program MBG, Dari Regulasi Lemah hingga Konflik Kepentingan

News | Jum'at, 17 April 2026 | 15:05 WIB