Iran Bantah Mentah-mentah Klaim Damai Donald Trump

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 12 Juni 2026 | 08:32 WIB
Iran Bantah Mentah-mentah Klaim Damai Donald Trump
Rudal Iran (Tasnimnews)
baca 10 detik

Iran membantah keras klaim Donald Trump terkait finalisasi kesepakatan damai antara kedua negara.

Proses diplomasi yang dimediasi Qatar dan Pakistan terganggu akibat sikap AS yang berubah-ubah.

Teheran menuduh tindakan militer Amerika Serikat membuat situasi keamanan Selat Hormuz kian memburuk.

Suara.com - Hubungan diplomatik antara Iran dan Amerika Serikat kembali membentur dinding tebal setelah Teheran membantah klaim sepihak damai dari Washington. Teheran menegaskan bahwa laporan mengenai kesepakatan damai yang telah final dengan Amerika Serikat hanyalah spekulasi kosong.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmail Baghaei, menyatakan bahwa negaranya belum mengambil keputusan akhir apa pun. Sikap tegas ini langsung mementahkan pengumuman sepihak yang sempat dilontarkan oleh Presiden AS Donald Trump.

Dikutip dari CNN, langkah plin-plan Amerika Serikat dituding menjadi penyebab utama tersendatnya proses diplomasi yang dijembatani negara dunia. Manuver politik Washington dianggap kerap merusak draf perjanjian yang sebenarnya sudah hampir rampung disetujui.

Perang Iran melawan Israel semakin memanas. Hal tersebut berdampak pada harga minyak yang mulai naik.
Perang Iran melawan Israel semakin memanas. Hal tersebut berdampak pada harga minyak yang mulai naik.

Baghaei mengungkapkan bahwa Qatar dan Pakistan sangat aktif bergerak sebagai mediator demi mencairkan ketegangan kedua belah pihak. Namun, tindakan nyata di lapangan oleh militer Amerika Serikat terus mengacaukan jalur komunikasi tersebut.

“Sejak awal, status negosiasi sudah jelas bagi kami, dan sebagian besar teks telah diselesaikan. Namun, pihak Amerika terus mengubah posisi mereka,” ujar Baghaei kepada kantor berita resmi IRNA.

Ketidakpastian ini membuat situasi geopolitik di kawasan Timur Tengah kembali berada dalam fase yang sangat rawan. Iran menyatakan tidak akan pernah tunduk pada tekanan eksternal yang mengancam kedaulatan wilayah mereka.

Ilustrasi perang Iran Israel. (Foto: Reuters)
Ilustrasi perang Iran Israel. (Foto: Reuters)

Pemerintah Iran menegaskan bahwa mereka memiliki batasan prinsip yang tidak bisa ditawar oleh negara mana pun. Teheran memilih bersikap pragmatis demi melindungi kepentingan nasionalnya dari intervensi asing.

Sikap keras kepala Amerika Serikat dalam bernegosiasi membuat opsi perdamaian abadi kini menjadi semakin menjauh. Hingga detik ini, belum ada hitam di atas putih yang disepakati oleh kedua negara tersebut.

Dampak dari memanasnya komunikasi diplomatik ini langsung berimbas pada jalur perdagangan maritim internasional yang vital. Sektor keamanan di Selat Hormuz kini dilaporkan berada dalam kondisi yang sangat mengkhawatirkan.

baca juga

Iran menuding kehadiran armada militer Amerika Serikat menjadi pemicu utama meningkatnya risiko keamanan di sana. Aktivitas tersebut dinilai mengancam stabilitas navigasi kapal dagang yang melintasi kawasan selat.

Di sisi lain, Donald Trump sebelumnya sempat sesumbar telah membatalkan rencana serangan udara militer terhadap fasilitas Iran. Trump berdalih pembatalan tersebut dilakukan karena poin-poin krusial dalam kesepakatan sudah disetujui oleh Teheran.

Konflik berkepanjangan antara Amerika Serikat dan Iran bersumber dari perselisihan program nuklir serta sanksi ekonomi berlapis. Situasi semakin meruncing sejak AS secara sepihak keluar dari perjanjian nuklir internasional beberapa tahun lalu.

Ketegangan militer kerap meletus di Selat Hormuz, jalur logistik minyak mentah paling strategis di dunia. Klaim sepihak dan pembatalan serangan udara oleh Trump menandai babak baru diplomasi tepi jurang yang berbahaya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Habis Dibombardir, Donald Trump Umumkan Damai dengan Iran

Habis Dibombardir, Donald Trump Umumkan Damai dengan Iran

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 08:08 WIB

Semarak Pembukaan Piala Dunia 2026 Warnai Stadion Azteca

Semarak Pembukaan Piala Dunia 2026 Warnai Stadion Azteca

Foto | Jum'at, 12 Juni 2026 | 07:00 WIB

Harga Minyak Meroket Imbas Perang AS-Iran Meletus Lagi, Trump: Bom Habis-habisan!

Harga Minyak Meroket Imbas Perang AS-Iran Meletus Lagi, Trump: Bom Habis-habisan!

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 16:32 WIB

Terkini

5 Cara Mengatasi Kaki Lecet dan Pegal Setelah Jalan Kaki 20 Ribu Langkah

5 Cara Mengatasi Kaki Lecet dan Pegal Setelah Jalan Kaki 20 Ribu Langkah

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:40 WIB

Pria Hina Yesus saat Live TikTok Ditetapkan Jadi Tersangka Penistaan Agama

Pria Hina Yesus saat Live TikTok Ditetapkan Jadi Tersangka Penistaan Agama

Sumut | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:39 WIB

PBB IGM Palembang Menunggak Rp2,33 Miliar, Bapenda dan Yayasan Beda Pandangan soal Status Nirlaba

PBB IGM Palembang Menunggak Rp2,33 Miliar, Bapenda dan Yayasan Beda Pandangan soal Status Nirlaba

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:38 WIB

Demo Sumpah Pemuda di Jogja Ricuh: Gerbang DPRD DIY Didobrak, Wisatawan Malioboro Kocar-Kacir

Demo Sumpah Pemuda di Jogja Ricuh: Gerbang DPRD DIY Didobrak, Wisatawan Malioboro Kocar-Kacir

Jogja | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:27 WIB

Apakah BPJS PBI yang Nonaktif Bisa Diaktifkan Kembali? Ini Langkah-langkahnya

Apakah BPJS PBI yang Nonaktif Bisa Diaktifkan Kembali? Ini Langkah-langkahnya

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:25 WIB

Rayakan 25 Tahun, L-Men Perkuat Inovasi Produk dan Ekosistem Hidup Sehat

Rayakan 25 Tahun, L-Men Perkuat Inovasi Produk dan Ekosistem Hidup Sehat

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:22 WIB

Review Pirunduk: Budaya Banjar Jangan Cuma Jadi Hiasan Horor Lokal di Layar

Review Pirunduk: Budaya Banjar Jangan Cuma Jadi Hiasan Horor Lokal di Layar

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:20 WIB

Saat Perlengketan Usus Melibatkan Saluran Kemih, Mengapa Penanganannya Lebih Kompleks?

Saat Perlengketan Usus Melibatkan Saluran Kemih, Mengapa Penanganannya Lebih Kompleks?

Health | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:01 WIB

438 Ribu Kasus ISPA di Sumsel, Siapa Menghitung Kerugian Perempuan dan Anak akibat Karhutla?

438 Ribu Kasus ISPA di Sumsel, Siapa Menghitung Kerugian Perempuan dan Anak akibat Karhutla?

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:58 WIB

Massa Pendemo Bakar Barier Dekat Plaza UOB, Letusan Terdengar

Massa Pendemo Bakar Barier Dekat Plaza UOB, Letusan Terdengar

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:52 WIB

×