2.900 Buruh Air France Terancam PHK

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 16 Oktober 2015 | 05:07 WIB
2.900 Buruh Air France Terancam PHK
Ilustrasi pesawat Air France. (Shutterstock)

Suara.com - Sebanyak 2.900 buruh maskapai penerbangan Air France-KLM terancam pemutusan hubungan kerja (PHK). Di antara mereka termasuk para pilot dan awak pesawat.

Pihak manajemen dan serikat pekerja masih bernegosiasi soal rencana itu. Sampai Kamis (15/10/2015) kemarin hasilnya PHK masih bisa ditahan.

Chief Executive Air France, Alexandre de Juniac baru-baru ini mengubah susunan direksi. Sehingga PHK masih bisa ditahan sampai 2017.

Dewan menegaskan kembali dukungannya terhadap Chief Executive Alexandre de Juniac setelah ia diperbarui direksi pada pembicaraan dengan serikat buruh tentang restrukturisasi yang bisa melihat 2.900 pekerjaan memotong di Air France.

"Sampai 2017 rencana pengurangan tenaga kerja masih dapat dihindari jika negosiasi menyimpulkan dengan cepat," kata dewan Air France-KLM dalam sebuah pernyataan kepada Reuters.

"Ini mendorong organisasi manajemen dan tenaga kerja untuk mengejar pembicaraan ke arah ini," jelas dia.

Sebelumnya perundingan serikat pekerja dan manajemen Air France pertama gagal. Salah salah satu solusi agar maskapai ini bertahan adalah dengan menambah jam kerja pilot. Namun para pilot menolak karena tidak mendapatkan bayaran tambahan. Sehingga manajemen Air France menjalankan pilihan lain, yaitu pemutusan hubungan kerja 2.900 buruh.

Namun Perdana Menteri Manuel Valls sampai saat ini mengatakan PHK bukan satu-satunya cara untuk membantu perusahaan memulihkan keuangan perusahaan. Sebab Air France kalah saing dengan penerbangan murah.

"Jika pilot tidak mengambil tanggung jawab mereka, maka ada rencana B," kata Valls. "Tidak ada pilihan lain selain reformasi."

Pemerintah Prancis memiliki 17,6 persen saham Air France-KLM. (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Air France Hindari Wilayah Udara Ukraina

Air France Hindari Wilayah Udara Ukraina

News | Jum'at, 18 Juli 2014 | 00:36 WIB

Kembali dari Guinea, Pesawat Air France Dikarantina

Kembali dari Guinea, Pesawat Air France Dikarantina

News | Jum'at, 04 April 2014 | 18:59 WIB

Protes Pengiriman Kera, Aktivis Gelar Aksi Dengan Pakaian Minim

Protes Pengiriman Kera, Aktivis Gelar Aksi Dengan Pakaian Minim

News | Kamis, 27 Maret 2014 | 13:20 WIB

Hindari Roket Antariksa Rusia, Pesawat Prancis Kehabisan Bahan Bakar

Hindari Roket Antariksa Rusia, Pesawat Prancis Kehabisan Bahan Bakar

News | Kamis, 27 Maret 2014 | 00:35 WIB

Terkini

Herman Khaeron Apresiasi KWP Berbagi, Dorong Peningkatan Kegiatan Sosial di DPR RI

Herman Khaeron Apresiasi KWP Berbagi, Dorong Peningkatan Kegiatan Sosial di DPR RI

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 00:04 WIB

Kejagung Buka Peluang Tambah Tersangka Korupsi MBG, Nama-Nama Baru Masih Didalami

Kejagung Buka Peluang Tambah Tersangka Korupsi MBG, Nama-Nama Baru Masih Didalami

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 22:48 WIB

Sempat Dikeluhkan karena Galian Berbahaya, Proyek PAM Jaya di Condet Kini Mulai Alirkan Air Bersih

Sempat Dikeluhkan karena Galian Berbahaya, Proyek PAM Jaya di Condet Kini Mulai Alirkan Air Bersih

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:43 WIB

Menanti Nyanyian Sony Sonjaya, Siapa Saja Petinggi di Balik Skandal Korupsi MBG?

Menanti Nyanyian Sony Sonjaya, Siapa Saja Petinggi di Balik Skandal Korupsi MBG?

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:41 WIB

Tabrak Lari Tewaskan Tokoh Pramuka Tangerang, Polisi Kantongi Identitas Kendaraan

Tabrak Lari Tewaskan Tokoh Pramuka Tangerang, Polisi Kantongi Identitas Kendaraan

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:36 WIB

Kejagung Sasar Kantor dan Rumah Tersangka Korupsi MBG, Dokumen hingga Barang Bukti Elektronik Disita

Kejagung Sasar Kantor dan Rumah Tersangka Korupsi MBG, Dokumen hingga Barang Bukti Elektronik Disita

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:28 WIB

Bansos Sarung dan Mukena Dikorupsi, Eks Legislator NTB Cuma Dituntut 2 Tahun Bui

Bansos Sarung dan Mukena Dikorupsi, Eks Legislator NTB Cuma Dituntut 2 Tahun Bui

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:53 WIB

Moratorium MBG Bikin Investor Menjerit, Jupnas Gizi: Ini Rapor Merah

Moratorium MBG Bikin Investor Menjerit, Jupnas Gizi: Ini Rapor Merah

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:52 WIB

Dijuluki 'Banjir Abadi', Genangan di Joglo Kembangan Akhirnya Ditangani Pemkot Jakbar

Dijuluki 'Banjir Abadi', Genangan di Joglo Kembangan Akhirnya Ditangani Pemkot Jakbar

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:51 WIB

Babak Baru Korupsi MBG, Asep Yusuf Somantri Punya Tugas 'Spesial' Atur SPPG

Babak Baru Korupsi MBG, Asep Yusuf Somantri Punya Tugas 'Spesial' Atur SPPG

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:49 WIB