Politisi Demokrat: KPK Harus Periksa Surya Paloh

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 16 Oktober 2015 | 06:13 WIB
Politisi Demokrat: KPK Harus Periksa Surya Paloh
Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh di dampingi pengurus DPP Partai memberikan keterangan pers terkait pengunduruan diri Sekjen Partai Nasdem Patrice Rio Capella di Jakarta, Kamis (15/10/2015). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Partai Demokrat, melalui juru bicaranya Kastorius Sinaga menilai KPK perlu memeriksa Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh di kasus korupsi dana Bantuan Sosial (Bansos) di Sumatera Utara. Mantan Sekjen Nasdem Patrice Rio Capella sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus korupsi itu.

Kastorius yang juga Ketua DPP Demokrat menjelaskan pemeriksaan Paloh untuk mengusut aktor utama kasus itu hingga ke akar-akarnya.

"Bila KPK hanya berhenti di Patrice Rio Capela publik akan menilai bahwa KPK tebang pilih dan tidak berani mengusut kasus ini hingga ke level lebih tinggi. Apalagi dalam berbagai kesaksian nama Surya Paloh disebut turut dalam berbagai pertemuan untuk mengurus perkara yang menimpa Gubernur Sumut Non Aktif Gatot Pujo Nugroho," kata Kasto dalam pernyataannya, Kamis (15/10/2015) malam.

Menurut dia, kasus ini menjadi momentum bagi KPK untuk menunjukkan komitmen pemberantasan korupsi tanpa memandang figur atau posisi yang terlibat. Terlebih, lanjutnya, publik sudah mengetahui bahwa Surya Paloh merupakan figur Keta Umum partai yang saat ini berkuasa dan punya pengaruh terhadap hukum dan politik di Indonesia sehubungan dengan kadernya yang menjabat di kementerian dan Jaksa agung.
"KPK harus mengembangkan kasus ini hingga ke Surya paloh agar hukum di mata masyarakat tidak habya tajam ke bawah tetapi tumpul ke atas," katanya.

Dalam penanganan kasus itu, Patrice Rio Capella diduga menerima hadiah atau janji dari Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho (GPN) dan istrinya Evy Susanti (ES). Kapasitas Rio dalam kasus ini adalah sebagai seorang anggota DPR yang turut membantu mengamankan kasus tersebut di Kejati Sumut dan Kejagung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sekjen Nasdem Tersangka Suap, Ini Tanggapan Ketua DPR

Sekjen Nasdem Tersangka Suap, Ini Tanggapan Ketua DPR

News | Kamis, 15 Oktober 2015 | 20:21 WIB

Paloh Minta KPK Hargai Upaya Hukum Patrice Rio Capella

Paloh Minta KPK Hargai Upaya Hukum Patrice Rio Capella

News | Kamis, 15 Oktober 2015 | 19:06 WIB

Surya Paloh: Patrice Rio Capella Digantikan Nining Indra Shaleh

Surya Paloh: Patrice Rio Capella Digantikan Nining Indra Shaleh

News | Kamis, 15 Oktober 2015 | 18:57 WIB

Patrice Mundur, Paloh: Filosofi Kita Bersama dalam Suka Duka

Patrice Mundur, Paloh: Filosofi Kita Bersama dalam Suka Duka

News | Kamis, 15 Oktober 2015 | 18:00 WIB

Mundur Usai Jadi TSK, Paloh Hargai Sikap Patrice Rio Capella

Mundur Usai Jadi TSK, Paloh Hargai Sikap Patrice Rio Capella

News | Kamis, 15 Oktober 2015 | 17:20 WIB

Terkini

Luka Kembali Membara: Kisah Nileh 4 Kali Hadapi Kebakaran Rumah di Kemayoran Gempol

Luka Kembali Membara: Kisah Nileh 4 Kali Hadapi Kebakaran Rumah di Kemayoran Gempol

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 18:09 WIB

Donald Trump Bentak Netanyahu: Kamu Gila?

Donald Trump Bentak Netanyahu: Kamu Gila?

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 17:34 WIB

Syarat Gencatan Senjata Permanen Iran, Israel Wajib Angkat Kaki dari Lebanon

Syarat Gencatan Senjata Permanen Iran, Israel Wajib Angkat Kaki dari Lebanon

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:53 WIB

Infrastruktur Uzur, Rano Karno Sebut Jalanan di Jakarta Masih Rawan Amblas

Infrastruktur Uzur, Rano Karno Sebut Jalanan di Jakarta Masih Rawan Amblas

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:51 WIB

Rencana MBG di Arab Saudi, DPR: Jangan Ngide, Benahi Dulu yang Amburadul!

Rencana MBG di Arab Saudi, DPR: Jangan Ngide, Benahi Dulu yang Amburadul!

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:46 WIB

Klaim Investasi Seskab Teddy Dipreteli Guntur Romli: Menyesatkan Publik

Klaim Investasi Seskab Teddy Dipreteli Guntur Romli: Menyesatkan Publik

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:43 WIB

Ironi Korupsi Haji: Bos Maktour Absen Diperiksa KPK Karena Sedang Ibadah di Arab Saudi

Ironi Korupsi Haji: Bos Maktour Absen Diperiksa KPK Karena Sedang Ibadah di Arab Saudi

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:32 WIB

Tak Sesuai Fakta, Seskab Teddy Dinilai Overclaim Soal Nilai Investasi Buah Diplomasi Prabowo

Tak Sesuai Fakta, Seskab Teddy Dinilai Overclaim Soal Nilai Investasi Buah Diplomasi Prabowo

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:32 WIB

Revisi UU Polri Disebut Tak Banyak Berubah, DPR Fokus pada 8-9 Pasal

Revisi UU Polri Disebut Tak Banyak Berubah, DPR Fokus pada 8-9 Pasal

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:20 WIB

Kompolnas Nilai Sanksi Saat Ini Belum Bikin Jera Polisi Terlibat Narkoba

Kompolnas Nilai Sanksi Saat Ini Belum Bikin Jera Polisi Terlibat Narkoba

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:13 WIB