Begini Prediksi Teknis Hukuman Kebiri untuk Pedofil di Perppu

Pebriansyah Ariefana, Bagus Santosa

Senin, 26 Oktober 2015 | 17:57 WIB
Begini Prediksi Teknis Hukuman Kebiri untuk Pedofil di Perppu
Menteri Hukum dan Ham Yasonna Laoly menghadiri rapat kerja dengan Komisi III DPR RI di Kompleks Senayan, Jakarta, Kamis (6/4) [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Pemerintah akan mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) tentang kebiri untuk pelaku kejahatan seksual anak atau pedofil. Bagaimana sebenarnya teknis pengebirian yang tertuang dalam Perppu itu.

Menteri Hukum dan HAM Yasona H Laoly menerangkan nantinya proses kebiri dilakukan dengan mengurangi hormon. Tidak sampai menghilangkan orientasi seksual si pelaku.

"Jadi begini, kebiri bukan dibuang itunya. Nanti kan itu ada caranya mengurangi hormon jahatnya. Kalau sampai ke situ melanggar ham kita nanti. Namun demikian akan dibicarakan itulah," kata Yasona di DPR, Jakarta, Senin (26/10/2015).

Yasonna juga menjelaskan si pelaku masih bisa punya anak setela dikebiri.

"Ada kritik-kritik, itu melanggar HAM, kalau dibuang nanti nggak bisa lagi seumur hidupnya dia punya keturunan punya kemampuan menikah. Di beberapa negara disuntik hormonnya ditambah, supaya dia normal," paparnya.

Dia menerangkan, Perppu ini dibuat untuk memberikan hukuman yang keras buat pelaku paedofil. Namun, tanpa mengganggu hak asasi manusia.

"Pak presiden juga bilang kita harus kasih hukuman keras karena ini jahat sekali kepada anak-anak, masa depan anak-anak bisa hancur. Tapi bagaimaba hukuman kebiri jangan diasumsikan kebiri jaman tempo dulu itu," kata Politisi PDI Perjuangan itu.

Kata 'Kebiri', menurutnya hanya redaksi supaya membuat takut pelaku paedofil. "Supaya ngeri saja, makannya disampaikan kebiri," tutur dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dukung Kebiri Bagi Pedofil, Mahasiswa Gelar Aksi Potong Terong

Dukung Kebiri Bagi Pedofil, Mahasiswa Gelar Aksi Potong Terong

News | Sabtu, 24 Oktober 2015 | 05:19 WIB

Khofifah Sebut Negara yang Terapkan Hukuman Kebiri Paedofil

Khofifah Sebut Negara yang Terapkan Hukuman Kebiri Paedofil

News | Jum'at, 23 Oktober 2015 | 18:39 WIB

Ratu Yogya Dukung Perppu Kejahatan Seks Anak

Ratu Yogya Dukung Perppu Kejahatan Seks Anak

News | Jum'at, 23 Oktober 2015 | 15:25 WIB

Kapolda Metro Jaya: Polisi Ingin Paedofil Dihukum Berat

Kapolda Metro Jaya: Polisi Ingin Paedofil Dihukum Berat

News | Jum'at, 23 Oktober 2015 | 14:57 WIB

Seperti Inilah Ciri-ciri Pelaku Paedofil

Seperti Inilah Ciri-ciri Pelaku Paedofil

Lifestyle | Jum'at, 23 Oktober 2015 | 14:51 WIB

Hukuman Kebiri Tidak Beri Efek Pemulihan pada Korban

Hukuman Kebiri Tidak Beri Efek Pemulihan pada Korban

News | Jum'at, 23 Oktober 2015 | 14:27 WIB

Ahok Tunggu Perppu Kebiri Pedofil

Ahok Tunggu Perppu Kebiri Pedofil

News | Jum'at, 23 Oktober 2015 | 14:15 WIB

Ketua DPR Ingatkan Pemerintah Hati-hati Keluarkan Perppu Kebiri

Ketua DPR Ingatkan Pemerintah Hati-hati Keluarkan Perppu Kebiri

News | Jum'at, 23 Oktober 2015 | 13:59 WIB

Wakil Ketua Baleg Tertawai Perppu Hukuman Kebiri

Wakil Ketua Baleg Tertawai Perppu Hukuman Kebiri

News | Jum'at, 23 Oktober 2015 | 11:40 WIB

PP Fatayat NU Dukung Presiden Soal Hukuman Kebiri

PP Fatayat NU Dukung Presiden Soal Hukuman Kebiri

News | Jum'at, 23 Oktober 2015 | 11:02 WIB

Terkini

Rakyat Kecil Jadi Korban Antrean BBM, dari Ojol Kehilangan Pendapatan hingga Kampus Terpaksa WFH

Rakyat Kecil Jadi Korban Antrean BBM, dari Ojol Kehilangan Pendapatan hingga Kampus Terpaksa WFH

Bali | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 15:12 WIB

Gunung Semeru 3 Kali Erupsi Hari Ini, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1 Kilometer

Gunung Semeru 3 Kali Erupsi Hari Ini, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1 Kilometer

Jatim | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 15:11 WIB

SEMA UGM Surati Sekjen ASEAN, Desak Evaluasi Penanganan Karhutla Pemerintahan Prabowo-Gibran

SEMA UGM Surati Sekjen ASEAN, Desak Evaluasi Penanganan Karhutla Pemerintahan Prabowo-Gibran

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 15:10 WIB

3 Pilihan HP Infinix RAM 12 GB Terbaik untuk Multitasking dan Gaming Berat

3 Pilihan HP Infinix RAM 12 GB Terbaik untuk Multitasking dan Gaming Berat

Tekno | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 15:08 WIB

AFC Bikin Publik Geleng Kepala, FAM Masuk Nominasi Federasi Terbaik Asia, PSSI Absen

AFC Bikin Publik Geleng Kepala, FAM Masuk Nominasi Federasi Terbaik Asia, PSSI Absen

Bola | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 15:04 WIB

Investasi Migas Triliunan Rupiah Masuk Bali, Siap Mandiri Listrik dari Jawa?

Investasi Migas Triliunan Rupiah Masuk Bali, Siap Mandiri Listrik dari Jawa?

Bali | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 14:53 WIB

Singapura Bongkar 7 Perusahaan Indonesia Terkait Karhutla, Ini Daftar Lengkapnya

Singapura Bongkar 7 Perusahaan Indonesia Terkait Karhutla, Ini Daftar Lengkapnya

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 14:50 WIB

Ancaman Penggusuran dan Teror Arwah Seram di Film Warga Rusun 609

Ancaman Penggusuran dan Teror Arwah Seram di Film Warga Rusun 609

Your Say | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 14:50 WIB

Gaji ASN Mau Ditransfer via KDMP? Guru Besar: Kopdes Gak Perlu Ngurusin Gaji, Malah Nambah Masalah!

Gaji ASN Mau Ditransfer via KDMP? Guru Besar: Kopdes Gak Perlu Ngurusin Gaji, Malah Nambah Masalah!

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 14:50 WIB

Dari Sampah Jadi Cuan: Mengintip Potensi UMKM Berbasis Ekonomi Hijau di Indonesia

Dari Sampah Jadi Cuan: Mengintip Potensi UMKM Berbasis Ekonomi Hijau di Indonesia

Your Say | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 14:50 WIB

×