Wapres: Restorasi Lahan Gambut!

Pebriansyah Ariefana

Senin, 26 Oktober 2015 | 18:49 WIB
Wapres: Restorasi Lahan Gambut!
Presiden Joko Widodo, Wapres Jusuf Kalla, Ibu Negara Iriana Widodo, didampingi sejumlah menteri Kabinet Kerja sebelum bertolak ke AS. (Antara/Yudhi Mahatma)

Suara.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla mengklaim tidak hanya menangani kabut asap yang melanda berbagai daerah. Tetapi juga bakal membuat langkah-langkah untuk merestorasi lahan gambut yang terbakar.

"Harus diatasi kedua-duanya, yaitu kebakaran hutan dan restorasi mengembalikan lahan gambut itu dalam jangka panjang. Semuanya dikerjakan secara bersamaan," kata Jusuf Kalla di Kantor Wapres, Jakarta, Senin (26/10/2015).

Kalla pun setuju dengan usulan pembuatan pansus kabut asap. Namun itu akan memerlukan waktu lama karena harus berkoordinasi dengan menteri-menteri terkait.

Pemerintah juga bakal menggelar konferensi internasional tentang gambut. Ini dilakukan untuk mencari kerangka penyelesaian terkait kebakaran lahan gambut yang telah mengakibatkan kabut asap di banyak daerah di Republik Indonesia.

Sebelumnya, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan bahwa kabut asap tipis sebagai imbas kebakaran hutan dan lahan di Sumatera dan Kalimantan telah menutup langit Jakarta sejak hari Jumat (23/10/2015) hingga kini.

Partikel halus dari asap tipis ini melayang di atmosfer pada ketinggian berkisar 1.000 hingga 3.000 meter. Bahkan, kata dia, asap tipis tersebut akan terlihat lebih tebal pada pagi hari.

Meski demikian, kata dia, masyarakat tidak perlu merasa khawatir atas sebaran kabut asap tersebut hingga ke Jakarta. Sebaran kabut asap yang berimbas hingga Jakarta tersebut, tambah dia, belum menurunkan kualitas udara di Ibukota.

Dia menambahkan, hingga saat ini tim gabungan masih terus melakukan upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan di Sumatera dan Kalimantan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Asap Pembakaran Hutan Sampai DKI, Kapolda: Perlu Solusi Bersama

Asap Pembakaran Hutan Sampai DKI, Kapolda: Perlu Solusi Bersama

News | Senin, 26 Oktober 2015 | 17:24 WIB

DPR Dorong Pemerintah Boikot Produk Perusahaan Pembakar Lahan

DPR Dorong Pemerintah Boikot Produk Perusahaan Pembakar Lahan

DPR | Senin, 26 Oktober 2015 | 15:30 WIB

Cegah Kebakaran Hutan, Pemerintah Setuju Usulan Revisi UU PPHL

Cegah Kebakaran Hutan, Pemerintah Setuju Usulan Revisi UU PPHL

News | Senin, 26 Oktober 2015 | 14:27 WIB

MenLHK Sebut Pansus Asap Tidak Perlu

MenLHK Sebut Pansus Asap Tidak Perlu

News | Senin, 26 Oktober 2015 | 13:38 WIB

Sejumlah Anggota Dewan Dorong Dibentuk Pansus Asap

Sejumlah Anggota Dewan Dorong Dibentuk Pansus Asap

News | Senin, 26 Oktober 2015 | 13:30 WIB

WNI di AS Curhat Soal Asap ke Jokowi

WNI di AS Curhat Soal Asap ke Jokowi

News | Senin, 26 Oktober 2015 | 12:05 WIB

Asap Pembakaran Hutan Sampai Jakarta, Ahok: Doa Saja Cepat Pergi

Asap Pembakaran Hutan Sampai Jakarta, Ahok: Doa Saja Cepat Pergi

News | Senin, 26 Oktober 2015 | 11:28 WIB

Akhirnya, Kabut Asap Sampai di Langit Jakarta

Akhirnya, Kabut Asap Sampai di Langit Jakarta

News | Senin, 26 Oktober 2015 | 05:57 WIB

Survei CSIS, Publik Tak Yakin Pemerintah Bisa Atasi Asap

Survei CSIS, Publik Tak Yakin Pemerintah Bisa Atasi Asap

News | Senin, 26 Oktober 2015 | 06:01 WIB

Kemenhub Siapkan Pelabuhan untuk Evakuasi Korban Asap

Kemenhub Siapkan Pelabuhan untuk Evakuasi Korban Asap

News | Minggu, 25 Oktober 2015 | 19:01 WIB

Terkini

Ingatkan Warga NU, Maruf Amin: Jangan Rebutan Tambang, Hati-hati Terjerat

Ingatkan Warga NU, Maruf Amin: Jangan Rebutan Tambang, Hati-hati Terjerat

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 15:30 WIB

Kick Off Pembangunan Kantor Imigrasi, Upaya Imigrasi Sumut Dekatkan Layanan Publik

Kick Off Pembangunan Kantor Imigrasi, Upaya Imigrasi Sumut Dekatkan Layanan Publik

Sumut | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 15:24 WIB

4 Color Correcting Sunscreen SPF 50 Atasi Redness & Dark Spot saat Outdoor!

4 Color Correcting Sunscreen SPF 50 Atasi Redness & Dark Spot saat Outdoor!

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 15:20 WIB

Mobil Keluarga 7 Seater Murah Paling Nyaman Apa Saja? Ini Opsinya, Anti Mabuk Darat!

Mobil Keluarga 7 Seater Murah Paling Nyaman Apa Saja? Ini Opsinya, Anti Mabuk Darat!

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 15:18 WIB

Daftar Zodiak yang Dikenal Paling Red Flag dalam Percintaan, Kamu Termasuk?

Daftar Zodiak yang Dikenal Paling Red Flag dalam Percintaan, Kamu Termasuk?

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 15:15 WIB

Persib Bandung Matangkan Persiapan di Bali, Igor Tolic Jadikan Dua Laga Uji Coba sebagai Tolok Ukur

Persib Bandung Matangkan Persiapan di Bali, Igor Tolic Jadikan Dua Laga Uji Coba sebagai Tolok Ukur

Jabar | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 15:15 WIB

Gubsu Bobby Nasution Siapkan Rumah Produksi Kelapa di Nias Utara

Gubsu Bobby Nasution Siapkan Rumah Produksi Kelapa di Nias Utara

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 15:07 WIB

IHSG Melonjak 2,78% Sepekan, Transaksi Saham Tembus 39,95 Miliar Lembar

IHSG Melonjak 2,78% Sepekan, Transaksi Saham Tembus 39,95 Miliar Lembar

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 15:05 WIB

Ketok Palu Perubahan KUA-PPAS Rp7,99 Triliun: Menilik Peta Jalan Lampung Sejahtera di 2026

Ketok Palu Perubahan KUA-PPAS Rp7,99 Triliun: Menilik Peta Jalan Lampung Sejahtera di 2026

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 15:03 WIB

Soroti Era SBY dan Jokowi, Purbaya Sebut Mesin Ekonomi Indonesia Pincang Selama 20 Tahun

Soroti Era SBY dan Jokowi, Purbaya Sebut Mesin Ekonomi Indonesia Pincang Selama 20 Tahun

Video | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 15:00 WIB

×