Ahok Tak Terima Disebut Antikritik

Siswanto, Dwi Bowo Raharjo

Jum'at, 06 November 2015 | 20:12 WIB
Ahok Tak Terima Disebut Antikritik
Gubernur Basuki Tjahaja Purnama di rusunawa Pesakih, Daan Mogot, Jakarta Barat [suara.com/Bowo Raharjo]

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menolak disebut sebagai pemimpin yang antikritik. Hal ini menyusul kritik keras yang menyasarnya setelah menerbitkan Peraturan Gubernur Nomor 228 Tahun 2015 yang mengatur tentang Pengendalian Pelaksanaan Penyampaian Pendapat di Muka Umum pada Ruang Terbuka. Pergub yang membatasi waktu dan tempat unjuk rasa ini dianggap mengekang kebebasan masyarakat untuk menyampaikan aspirasi.

Dalam pergub di antaranya mengatur demonstran tidak boleh menggunakan pengeras suara melebihi 60 DB.

Pergub juga mengatur demonstrasi hanya boleh di tiga tempat yaitu Parkir Timur Senayan, Alun-alun Demokrasi DPR/MPR RI, dan Silang Selatan Monumen Nasional.

"Bukan (nggak boleh demo di Balai Kota), itu kan undang-undang yang mengatur, ini kan Wakil Presiden area ring satu," kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (6/11/2015).

"Saya malahan menawarkan kepada mereka kalau kamu demo butuh mediasi. Kan nggak ada tempat nih, boleh di Balai Kota. Aku undang," katanya.

Ahok mengatakan selama terbuka menerima keluhan warga Jakarta.

"Saya adalah gubernur yang selalu terbuka kapan pun . Apalagi kalau kalau datang pagi-pagi jam setengah 8 (warga) satu-satu saya tanya masalahnya apa, padahal dia bisa SMS, tapi dia nggak puas. Saya dengerin keluhannya," kata Ahok.

"Ada nggak yang protes marah-marah? ada. Banyak juga yang protes , siapa yang bilang saya anti kritik, itu ngarang aja," Ahok menambahkan.

Sebelumnya anggota DPRD DKI dari Gerindra Prabowo Soenirman menuding Ahok antikritik.

"Bisa jadi Ahok sudah sampai pada taraf anti kritik. Kalau dikritik di demo terus-terusan elektabilitasnya melorot," kata Prabowo dihubungi wartawan.

Prabowo mengaku tidak heran kalau banyak masyarakat protes setelah terbit Pergub 228.

"Ya sah-sah saja spekulasi begitu (Ahok anti demokrasi) apalagi ini menyangkut sudah dekatnya pemilukada DKI 2017 nanti," kata Prabowo.

"Sekarang gini, dengan pembatasan tempat seperti di Pergub apakah sampai aspirasi dan tuntutan yang akan disampaikan. Contohnya kalau demo Gubernur di HI kan enggak nyampe tuh aspirasi," tambah Prabowo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Diprotes Terus, Pergub Demo Ahok Direvisi

Diprotes Terus, Pergub Demo Ahok Direvisi

News | Jum'at, 06 November 2015 | 20:04 WIB

Buruh: Pergub Demo Oleh-oleh Ahok dari Singapura

Buruh: Pergub Demo Oleh-oleh Ahok dari Singapura

News | Jum'at, 06 November 2015 | 18:30 WIB

Protes Pergub 228 Ahok, Buruh Demo Senin Depan

Protes Pergub 228 Ahok, Buruh Demo Senin Depan

News | Jum'at, 06 November 2015 | 18:08 WIB

LBH: Pergub 228 Tunjukkan Ahok Seorang Pemimpin Arogan

LBH: Pergub 228 Tunjukkan Ahok Seorang Pemimpin Arogan

News | Jum'at, 06 November 2015 | 17:22 WIB

Pergub Demonstrasi Menuai Kritik, Prabowo: Dicabut Saja Lah!

Pergub Demonstrasi Menuai Kritik, Prabowo: Dicabut Saja Lah!

News | Jum'at, 06 November 2015 | 11:28 WIB

Terkini

Usia Pensiun Kapolri Dapat Diperpanjang Sesuai Kebutuhan Presiden

Usia Pensiun Kapolri Dapat Diperpanjang Sesuai Kebutuhan Presiden

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 11:44 WIB

Tok! DPR Resmi Sahkan Revisi UU Polri Jadi Undang-Undang dalam Rapat Paripurna

Tok! DPR Resmi Sahkan Revisi UU Polri Jadi Undang-Undang dalam Rapat Paripurna

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 11:34 WIB

OJK: Fundamental Kripto Tetap Kuat di Tengah Gejolak Pasar Global

OJK: Fundamental Kripto Tetap Kuat di Tengah Gejolak Pasar Global

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 11:27 WIB

Tangis dan Amarah Pecah saat Rekonstruksi di Daycare Little Aresha: Bagaimana Kalau Anakmu Digituin?

Tangis dan Amarah Pecah saat Rekonstruksi di Daycare Little Aresha: Bagaimana Kalau Anakmu Digituin?

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 11:24 WIB

Lampu Hijau! Hasil Revisi UU Polri Segera Diketok di Rapat Paripurna

Lampu Hijau! Hasil Revisi UU Polri Segera Diketok di Rapat Paripurna

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 11:05 WIB

Prabowo Dinilai Tak Pahami Masalah Rakyat, Istana Langsung Membantah

Prabowo Dinilai Tak Pahami Masalah Rakyat, Istana Langsung Membantah

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 10:56 WIB

Jakarta 499 Tahun: Kota yang Berlari, Kelas Menengah yang Kehabisan Napas

Jakarta 499 Tahun: Kota yang Berlari, Kelas Menengah yang Kehabisan Napas

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 10:54 WIB

Qadari Bantah Pemerintah Tone Deaf di Tengah Tekanan Ekonomi: Kritik Masyarakat Didengar

Qadari Bantah Pemerintah Tone Deaf di Tengah Tekanan Ekonomi: Kritik Masyarakat Didengar

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 10:30 WIB

RS Pondok Indah Beroperasi Tanpa SLF Aktif Sejak 2024: Sedang Proses Perpanjangan

RS Pondok Indah Beroperasi Tanpa SLF Aktif Sejak 2024: Sedang Proses Perpanjangan

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 10:25 WIB

Pecah Kongsi? Donald Trump Ultimatum Benjamin Netanyahu: Bibi, Kamu Harus Hati-hati

Pecah Kongsi? Donald Trump Ultimatum Benjamin Netanyahu: Bibi, Kamu Harus Hati-hati

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 10:24 WIB