Lagi, Anggota Kelompok Santoso Tewas dalam Kontak Tembak

Esti Utami | Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Jum'at, 06 November 2015 | 20:20 WIB
Lagi, Anggota Kelompok Santoso Tewas dalam Kontak Tembak
Anggota kelompok Santoso tewas ditembak beberapa waktu lalu. (Antara)

Kapolri Jenderal Badrodin Haiti mengatakan, pihaknya telah menembak mati seorang pengikut kelompok teroris "Mujahidin Indonesia Timur" pimpinan Santoso dalam sebuah kontak senjata di Poso, Sulawesi Tengah, Kamis (5/11/215) malam sekira pukul 21.00 Waktu Indonesia tengah (Wita).

"Kemarin operasi ada kontak tembak dari semalam. Dari kelompok teroris Santoso. Ada beberapa orang, tapi yang kena cuma satu," kata Badrodin saat dikonfirmasi melalui telepon, Jumat (6/11/2015).

Meski demikian, Badrodin belum mengetahui dengan detil identitas dari pengikut komplotan Mujahidin Indonesia Timur yang tewas dalam kontak senjata dengan polisi. Dia hanya memastikan jika jenazah terduga teroris tersebut sudah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara di Palu Sulawesi Tengah.

"Saya belum tau apakah sudah diketahui  identitasnya. Tanya aja ke Polda sana apa sudah diketahui identitasnya. Yang jelas sudah ke rumah sakit bayangkara di Sulteng," kata dia.

Lebih lanjut, dia menambahkan jika baku tembak terjadi di dekat pos penjagaan Polri dan TNI. Peristiwa tembak menembak itu pun tidak berlangsung lama.

"Enggak lama kok, kebetulan yang disitu adalah pos penjagaan anggota TNI dan Polri," katanya.    

Sementara Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah mengakui bahwa adanya kontak senjata yang terjadi di Kabupaten Parigi Moutong yang merupakan daerah Operasi Camar Maleo IV.

Kepala Bidang Humas Polda Sulteng, AKBP Hari Suprapto kepada sejumlah media di Palu, Jumat mengatakan pihaknya belum dapat memastikan apakah kontak senjata tersebut, antara aparat keamanan dengan terduga teroris yang menjadi pemberitaan saat ini.

"Kami mendengar adanya kontak senjata di Sausu, tetapi untuk jatuhnya korban terduga teroris tersebut saya tidak berwenang menyampaikannya," katanya.

Kata dia, pihaknya masih menunggu rilis Divisi Humas Polri terkait kontak senjata yang mengakibatkan tewasnya satu orang terduga teroris tersebut. Hal itu dikarenakan operasi tersebut dibawah komando Mabes Polri, serta gabungan unsur TNI dan Polri.

Informasi yang dihimpun Antara, terduga teroris bernama Farouk alias Magalasi, salah seorang pengikut jaringan Santoso di Poso. Farouk diduga merupakan warga negara asing dari Turkistan.

Kontak senjata bermula saat aparat setempat mendapatkan laporan masyarakat atas aktivitas sejumlah orang bersenjata di sekitar Desa Salubanga, Kecamatan Sausu Kabupaten Parigi Moutong.

Jenazah korban telah dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Bhayangkara Palu dan tiba di ruang jenazah rumah sakit Polri itu Jumat sekitar pukul 11.00 WITA. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Warga Kaget Penangkapan Terduga Teroris di Bogor: Dikenal Pendiam dan Baru 6 Bulan Menikah

Warga Kaget Penangkapan Terduga Teroris di Bogor: Dikenal Pendiam dan Baru 6 Bulan Menikah

News | Senin, 21 Juli 2025 | 13:11 WIB

Densus 88 Disebut Tangkap Terduga Teroris di Sulteng, Polda Sulteng Mengaku Enggak Tahu

Densus 88 Disebut Tangkap Terduga Teroris di Sulteng, Polda Sulteng Mengaku Enggak Tahu

News | Sabtu, 19 Juli 2025 | 21:52 WIB

Remaja 18 Tahun di Sulsel Ditangkap Densus 88: Sebarkan Propaganda ISIS, Ajak Bom Tempat Ibadah

Remaja 18 Tahun di Sulsel Ditangkap Densus 88: Sebarkan Propaganda ISIS, Ajak Bom Tempat Ibadah

News | Minggu, 25 Mei 2025 | 12:55 WIB

Densus 88 Tangkap Dua Terduga Teroris JAD Di Bima, Sita Senapan Angin Dan Belasan Buku

Densus 88 Tangkap Dua Terduga Teroris JAD Di Bima, Sita Senapan Angin Dan Belasan Buku

News | Sabtu, 07 September 2024 | 14:57 WIB

Densus 88 Tangkap Terduga Teroris AQAP Di Gorontalo, Pernah Berencana Ledakan Bursa Efek Singapura

Densus 88 Tangkap Terduga Teroris AQAP Di Gorontalo, Pernah Berencana Ledakan Bursa Efek Singapura

News | Selasa, 03 September 2024 | 11:39 WIB

Lagi! Densus 88 Tangkap 2 Terduga Teroris Di Jakarta, Terpapar ISIS Lewat Sosmed

Lagi! Densus 88 Tangkap 2 Terduga Teroris Di Jakarta, Terpapar ISIS Lewat Sosmed

News | Rabu, 07 Agustus 2024 | 15:39 WIB

Pura-pura Minta Sumbangan 17-an, Cerita Pak RT Sebelum Densus Gerebek Terduga Teroris di Kota Batu

Pura-pura Minta Sumbangan 17-an, Cerita Pak RT Sebelum Densus Gerebek Terduga Teroris di Kota Batu

News | Kamis, 01 Agustus 2024 | 15:37 WIB

Geger Penangkapan Terduga Teroris di Stasiun Solo Balapan, PT KAI Buka Suara

Geger Penangkapan Terduga Teroris di Stasiun Solo Balapan, PT KAI Buka Suara

News | Kamis, 01 Agustus 2024 | 12:42 WIB

3 Terduga Teroris Ditangkap Di Kota Baru, Densus 88 Kerahkan Tim Jibom

3 Terduga Teroris Ditangkap Di Kota Baru, Densus 88 Kerahkan Tim Jibom

News | Kamis, 01 Agustus 2024 | 12:27 WIB

Satu Terduga Teroris Ditangkap di Solo, Diduga Hendak Berangkat ke Jakarta

Satu Terduga Teroris Ditangkap di Solo, Diduga Hendak Berangkat ke Jakarta

News | Kamis, 01 Agustus 2024 | 11:29 WIB

Terkini

Kades Salah Administrasi Tak Bisa Jadi Tersangka? Simak Aturan Baru dari Jaksa Agung Burhanuddin

Kades Salah Administrasi Tak Bisa Jadi Tersangka? Simak Aturan Baru dari Jaksa Agung Burhanuddin

News | Minggu, 19 April 2026 | 23:08 WIB

Hashim Sebut Program MBG Banyak Diserang Fitnah dan Hoaks dari Kelompok Tertentu

Hashim Sebut Program MBG Banyak Diserang Fitnah dan Hoaks dari Kelompok Tertentu

News | Minggu, 19 April 2026 | 21:22 WIB

Ternyata Ide Makan Bergizi Gratis Sudah Dirancang Prabowo Sejak 2006, Jauh Sebelum Ada Gerindra

Ternyata Ide Makan Bergizi Gratis Sudah Dirancang Prabowo Sejak 2006, Jauh Sebelum Ada Gerindra

News | Minggu, 19 April 2026 | 21:17 WIB

Penikaman Kader Golkar Nus Kei di Maluku Tenggara Picu Kekhawatiran Stabilitas Daerah

Penikaman Kader Golkar Nus Kei di Maluku Tenggara Picu Kekhawatiran Stabilitas Daerah

News | Minggu, 19 April 2026 | 21:13 WIB

Terima Kunjungan Mentan di Gudang Bulog Jatim, Dirut Pastikan Stok Beras Tertinggi Sepanjang Sejarah

Terima Kunjungan Mentan di Gudang Bulog Jatim, Dirut Pastikan Stok Beras Tertinggi Sepanjang Sejarah

News | Minggu, 19 April 2026 | 20:06 WIB

Kebakaran Hebat Hanguskan 1.000 Rumah di Kampung Bahagia Malaysia dalam Sekejap

Kebakaran Hebat Hanguskan 1.000 Rumah di Kampung Bahagia Malaysia dalam Sekejap

News | Minggu, 19 April 2026 | 20:04 WIB

Pramono Anung Ungkap Cara Putus Rantai Kemiskinan di Jakarta: Kunci di Pendidikan

Pramono Anung Ungkap Cara Putus Rantai Kemiskinan di Jakarta: Kunci di Pendidikan

News | Minggu, 19 April 2026 | 19:13 WIB

Pasukan Perdamaian Prancis Gugur, RI Tegas: Serangan ke UNIFIL Tak Bisa Diterima

Pasukan Perdamaian Prancis Gugur, RI Tegas: Serangan ke UNIFIL Tak Bisa Diterima

News | Minggu, 19 April 2026 | 18:56 WIB

Skorsing 19 Hari, Siswa yang Acungkan Jari Tengah ke Guru Terancam Tidak Naik Kelas

Skorsing 19 Hari, Siswa yang Acungkan Jari Tengah ke Guru Terancam Tidak Naik Kelas

News | Minggu, 19 April 2026 | 18:49 WIB

Gudang Bulog Penuh, Presiden Sebut Negara Hadir Penuhi Kebutuhan Dasar Rakyat

Gudang Bulog Penuh, Presiden Sebut Negara Hadir Penuhi Kebutuhan Dasar Rakyat

News | Minggu, 19 April 2026 | 18:41 WIB