Biar Nyaman, Pengamat: Transjakarta Harus Dipoles Mirip Batu Akik

Laban Laisila | Ummi Hadyah Saleh | Suara.com

Selasa, 10 November 2015 | 14:35 WIB
Biar Nyaman, Pengamat: Transjakarta Harus Dipoles Mirip Batu Akik
Bus Transjakarta merek Scania [suara.com/Bowo Raharjo]

Suara.com - Direktur Institut Studi Transportasi (INSTRAN), Yoga Adiwinarto menyatakan, Pemprov DKI belum berhasil menjadikan bus Transjakarta menjadi transportasi yang nyaman dan diminati masyarakat.

Menurut Yoga, Pemerintah DKI harus terus membenahi sistem transportasi massal yang berbasis Bus Rapid Transit (BRT) dengan menganalogikan mirip batu akik yang mesti dipoles biar warga bisa beralih dari kendaraan pribadi.

"Pemprov  DKI harus menyadari  bahwa Transjakarta seperti batu akik dalam lumpur, bisa dijadikan mahal asalkan Transjakarta harus dipoles sedikit," ujar Yoga di Kantor Komite Bensin Bertimbal (KKBB), Gedung Sarinah, Jakarta, Selasa (10/11/2015).

Yoga menilai, saat ini masyarakat dan pemerintah kurang simpati lagi dengan bus Transjakarta yang sudah beroperasi selama 12 tahun di Jakarta.

"Warga Jakarta dan pemerintah kelihatannya kurang menghargai ini, makanya dibuat MRT (Mass Rapit Transit)  yang diharapkan untuk mengurai kemacetan," katanya.

Tidak hanya itu, kata Yoga, banyak hal yang harus dibenahi seperti penambahan armada Transjakarta, integrasi dengan bus kota lain sebagai pengumpan, integrasi dengan angkutan massal lain seperti KRL  Jabodetabek dan MRT.

Tidak hanya itu,  Yoga menuturkan, harus adanya perpanjangan dan pelebaran halte Transjakarta, penambahan jalur menyusul pada lokasi halte Transjakarta dan penegakkan hukum yang serius di lajur khusus Transjakarta.

 "Kita dukung pembenahannya, kita ingin upgrade total Transjakarta," ucap Yoga.

Dia berharap, dalam kurun waktu empat tahun mendatang, Jakarta dapat memiliki jaringan angkutan umum massal berkelas dunia dengan kapasitas angkut besar.

Oleh karena itu, Yoga menilai, Pemda DKI dan PT Transportasi Jakarta harus bersungguh membuat seluruh komponen penyelenggara sistem Transjakarta, terutama kepolisian untuk mendukung penuh usaha Transjakarta sebagai moda transportasi utama di Jakarta.

"Kita ingin semua transportasi yang dimiliki jakarta, memiliki kualitas kelas dunia dan tidak akan ada lagi yang terkena macet. Kita tekankan lagi Transjakarta bisa di reformasi lagi  sistemnya,"ungkapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dipancing Ahok, Dirut Transjakarta Akhirnya Bicara Soal MC Cantik

Dipancing Ahok, Dirut Transjakarta Akhirnya Bicara Soal MC Cantik

News | Rabu, 28 Oktober 2015 | 20:45 WIB

Ogah Dicaci Warga, Ahok Ancam Ganti Direksi Transjakarta

Ogah Dicaci Warga, Ahok Ancam Ganti Direksi Transjakarta

News | Rabu, 28 Oktober 2015 | 19:11 WIB

Tiga Aplikasi Transportasi DKI Jakarta Diluncurkan

Tiga Aplikasi Transportasi DKI Jakarta Diluncurkan

News | Rabu, 28 Oktober 2015 | 16:44 WIB

Ahok Minta Bus Transjakara Tak Lolos Uji KIR Ditahan

Ahok Minta Bus Transjakara Tak Lolos Uji KIR Ditahan

News | Jum'at, 23 Oktober 2015 | 11:27 WIB

Terkini

Wamendagri Bima: Generasi Muda Harus Siap Pimpin Indonesia Menuju Negara Maju

Wamendagri Bima: Generasi Muda Harus Siap Pimpin Indonesia Menuju Negara Maju

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 15:51 WIB

Wamendagri Bima Arya Nilai Pacitan Berpotensi Jadi Kota Wisata Unggulan

Wamendagri Bima Arya Nilai Pacitan Berpotensi Jadi Kota Wisata Unggulan

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 15:34 WIB

Groundbreaking Mapolda DIY, Kapolri Dorong Pelayanan Polisi Berbasis AI dan Data

Groundbreaking Mapolda DIY, Kapolri Dorong Pelayanan Polisi Berbasis AI dan Data

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 15:29 WIB

Siapa yang Salah? Polisi Periksa 31 Saksi Terkait Kecelakaan Beruntun KRL vs Argo Bromo

Siapa yang Salah? Polisi Periksa 31 Saksi Terkait Kecelakaan Beruntun KRL vs Argo Bromo

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 15:10 WIB

Dukung Asta Cita Prabowo, TNI dan Masyarakat Tanami Jagung Lahan 2 Hektare di Cibeber

Dukung Asta Cita Prabowo, TNI dan Masyarakat Tanami Jagung Lahan 2 Hektare di Cibeber

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 14:45 WIB

MBG Tak Boleh Anti Kritik, APPMBGI Usul BGN Bentuk Tim Independen Awasi Program

MBG Tak Boleh Anti Kritik, APPMBGI Usul BGN Bentuk Tim Independen Awasi Program

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 14:41 WIB

Meski Masih Macet, Jakarta Dinobatkan Jadi Kota Teraman Nomor 2 di ASEAN

Meski Masih Macet, Jakarta Dinobatkan Jadi Kota Teraman Nomor 2 di ASEAN

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 14:10 WIB

Bantargebang Dibatasi Mulai 1 Agustus, Pramono Segera Temui Menteri LH Bahas Sampah

Bantargebang Dibatasi Mulai 1 Agustus, Pramono Segera Temui Menteri LH Bahas Sampah

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 13:10 WIB

Cuma Jadi Penyerap Dampak Konflik, Indonesia dan ASEAN Dinilai Tak Punya Daya Tawar

Cuma Jadi Penyerap Dampak Konflik, Indonesia dan ASEAN Dinilai Tak Punya Daya Tawar

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 12:48 WIB

Geger Kabar Menkeu Purbaya Dirawat di RS, Wamenkeu Buka Suara Soal Kondisi Terkini

Geger Kabar Menkeu Purbaya Dirawat di RS, Wamenkeu Buka Suara Soal Kondisi Terkini

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 12:32 WIB