Hasil Survei: Pendukung Ahok Masuk Kategori 'Pendukung Kuat'

Laban Laisila | Ummi Hadyah Saleh | Suara.com

Rabu, 11 November 2015 | 15:38 WIB
Hasil Survei: Pendukung Ahok Masuk Kategori 'Pendukung Kuat'
Gubernur Jakarta Basuki Purnama (Ahok) di Bareskrim Polsi. [suara.com/Dwi Bowo Raharjo]

Suara.com - Hasil survei yang melibatkan 1.000 warga Jakarta oleh Cyrus Network Research and Consulting menyimpulkan kalau pendukung Gubernur Jakarta Basuki Purnama (Ahok) masuk kategori sebagai pendukung yang kuat (strong voters).

Sekitar 40 persen dari yang disurvei menyatakan dukungan buat Ahok untuk bertarung dalam Pilgub 2017.

"Ahok hari ini punya pendukung yang loyalis. Mereka (pendukung) masuk dalam kategori yang konsisten, mulai dari pilihan dalam pertanyaan terbuka (top of mind), pilihan ketika simulasi, sampai kesediaan untuk mengumpulkan KTP jika Ahok maju dalam Pilkada melalui jalur independen," ujar Peneliti Cyrus Eko Dafid Afianto dalam sebuah diskusi di Jakarta, Rabu (11/11/2015).

Eko menuturkan, survei sebelumnya pada April 2015 hingga survei terbaru Oktober hingga November 2015, Ahok selalu memimpin posisi teratas.

Tingkat dukungan Ahok, kata Eko, mengalahkan para penantangnya seperti Walikota Bandung Ridwan Kamil, Walikota Surabaya Tri Rismaharani dan mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Adhyaksa Dault.

Lalu ada Nachrowi Ramli, Biem Benyamin, Abraham Lunggana, Djarot Saiful Hidayat dan Sandiaga Uno.

Dengan banyaknya penantang Ahok, menurut Eko, tak mempengaruhi dukungan Ahok untuk menjadi calon gubernur DKI Jakarta 2017.

"Jadi selain banyak tokoh yang maju sebagai penantang, itu tidak menggerus suara Ahok sebagai incumbent. Banyaknya Tokoh- tokoh tersebut tidak akan berebut suara pendukung Ahok," katanya.

Selain itu, Eko menilai pemilih DKI Jakarta merupakan pemilih yang berpendidikan. Hal ini dikarenakan 65 persen warga Jakarta tamat SMA hingga perguruan tinggi.

"Pemilih DKI adalah pemilih yang terdidik. Hampir 65 persen itu penduduk Jakarta berpendidikan tamat SMA ke atas," ucap Eko.

Eko mengungkapkan, survei tersebut dilaksanakan mulai periode 27 Oktober hingga 1 November 2015 yang melibatkan 1.000 responden yang tersebar di seluruh wilayah DKI Jakarta, kecuali Kepulauan Seribu.

"Penarikan responden dilakukan dengan teknik multistage random sampling, dengan peluang kesalahan (margin of error ) survei ini adalah /+-3. 1 persen," ungkapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Anggota DPRD DKI Dukung Usul Ahok Warga DKI Wajib Ikut Tes HIV

Anggota DPRD DKI Dukung Usul Ahok Warga DKI Wajib Ikut Tes HIV

News | Rabu, 11 November 2015 | 13:35 WIB

Takut ke Kamar, Ahok Minta DPRD Jangan Ikut Resmikan Hotel

Takut ke Kamar, Ahok Minta DPRD Jangan Ikut Resmikan Hotel

News | Selasa, 10 November 2015 | 19:48 WIB

Terkini

Program SMK 4 Tahun dan SMK Go Global Mulai Berjalan, Ini Jurusan yang Jadi Prioritas

Program SMK 4 Tahun dan SMK Go Global Mulai Berjalan, Ini Jurusan yang Jadi Prioritas

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:14 WIB

Sowan ke MUI, KSP Dudung Siap Lapor Aspirasi Ulama ke Presiden Prabowo

Sowan ke MUI, KSP Dudung Siap Lapor Aspirasi Ulama ke Presiden Prabowo

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:07 WIB

KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus DJKA ke Eks Menhub Budi Karya Sumadi

KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus DJKA ke Eks Menhub Budi Karya Sumadi

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:02 WIB

Sebar Propaganda Lewat Medsos, Densus 88 Tangkap 8 Terduga Teroris Jaringan JAD di Sulteng!

Sebar Propaganda Lewat Medsos, Densus 88 Tangkap 8 Terduga Teroris Jaringan JAD di Sulteng!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:57 WIB

PRT Bakal Disertifikasi, Wamen PPPA Veronica Tan Siapkan Skema Pelatihan agar Hak Pekerja Terpenuhi

PRT Bakal Disertifikasi, Wamen PPPA Veronica Tan Siapkan Skema Pelatihan agar Hak Pekerja Terpenuhi

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:56 WIB

Aplikasi ShopeePay Perkenalkan Kampanye Terbaru Pasti Gratis Kirim Uang ke Bank dan E-Wallet

Aplikasi ShopeePay Perkenalkan Kampanye Terbaru Pasti Gratis Kirim Uang ke Bank dan E-Wallet

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:50 WIB

Kabar Terkini Insiden Stasiun Bekasi Timur: 17 Penumpang Dirawat, KAI Siaga Layanan Trauma Healing

Kabar Terkini Insiden Stasiun Bekasi Timur: 17 Penumpang Dirawat, KAI Siaga Layanan Trauma Healing

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:44 WIB

Mahfud Tegaskan Gaya Militer Tak Cocok dalam Budaya Polri, Ini Penjelasan Lengkapnya

Mahfud Tegaskan Gaya Militer Tak Cocok dalam Budaya Polri, Ini Penjelasan Lengkapnya

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:39 WIB

Laga Persija vs Persib Digelar di Samarinda, PT LIB: Bobotoh Tetap Dilarang Hadir!

Laga Persija vs Persib Digelar di Samarinda, PT LIB: Bobotoh Tetap Dilarang Hadir!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:38 WIB

Mahfud Sebut Diskusi Reformasi Polri dengan Prabowo Berlangsung Hangat dan Mengasyikkan

Mahfud Sebut Diskusi Reformasi Polri dengan Prabowo Berlangsung Hangat dan Mengasyikkan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:33 WIB