Pagi-pagi Stafsus Menteri ESDM di KPK, Ada Apa?

Pebriansyah Ariefana | Nikolaus Tolen | Suara.com

Jum'at, 20 November 2015 | 09:27 WIB
Pagi-pagi Stafsus Menteri ESDM di KPK, Ada Apa?
Staf Ahli Menteri ESDM Said Didu dan Kepala Biro Hukum Kementerian ESDM Hufron menyerahkan rekaman ke Wakil Ketua MKD DPR Junimart Girsang [suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Suara.com - Staf khusus Menteri ESDM, Said Didu tampak di Gedung KPK, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat (20/11/2015) pagi. Namun, dirinya enggan menjelaskan alasan kedatangan pada pagi hari ini.

"Saya mau merokok saja," kata Said di Gedung KPK.

Ketika ditanya kemungkinan sengaja datang untuk menyerahkan rekaman pertemuan Ketua DPR RI Setya Novanto dengan Direktur Utama PT Freeport Indonesia. Said tetap bersikukuh bahwa ia ingin merokok.

"Nggak cuma mau merokok," jawabnya.

Lalu, terkait dengan langkah PT Freeport yang hanya melaporkan hal tersebut kepada Menteri ESDM Sudirman Said bukan kepada penegak hukum. Ia hanya menuturkan, hal itu tidak bisa dianggap suatu kesalahan.

"Kan dia bela diri (Freeport)," tutupnya.

Sebelumnya, Pelaksana Harian Kepala Biro Hubungan masyarakat KPK Yuyuk Andriati menyebutkan, bahwa pihaknya siap mendalami adanya dugaan tindak pidana korupsi pemerasan yang dilakukan Wakil Ketua Partai Golkar versi munas Bali tersebut. Namun, begitu KPK tetap menunggu adanya laporan pasti terksit hal tersebut.

Seperti diberitakan, Kementerian ESDM menyerahkan rekaman pertemuan Ketua DPR Setya Novanto dengan bos Freeport Indonesia ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD). Rekaman itu untuk melengkapi laporan Menteri ESDM Sudirman Said sebelumnya.

Staf khusus Menteri ESDM, Said Didu ke MKD, Rabu (18/11/2015) kemarin sore bersama dengan perwakilan biro hukum Kementerian ESDM bernama Hufron. Mereka diterima oleh Wakil Ketua MKD Junimart Girsang dan Hardi Susilo.

"Atas nama menteri ESDM, dari biro hukum Kementerian ESDM serahkan rekaman original yang kami terima dari sumbernya. Kami terima dalam amplop tertutup," kata Said.

Amplop berwarna cokelat itu diserahkan ke MKD dan langsung dibuka saat itu juga. Di dalamnya, masih ada amplop cokelat lagi, lalu ada amplop putih. Di dalamnya, terdapat flash disk warna putih.

"Ini akan kami sinkronisasi dengan transkrip. Lalu validasi keakuratan suara ke ahli IT dan rapat di tingkat pimpinan," ucap Junimart saat menerima.

"Apabila perlu dan dimungkinkan untuk tambahan data-data yang diperlukan, kami ucapkan terima kasih," Tambah Hardi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ketua KPK Sebut Perilaku Setya Novanto Koruptif

Ketua KPK Sebut Perilaku Setya Novanto Koruptif

News | Kamis, 19 November 2015 | 21:19 WIB

MKD Tak Serius Soal Setya, DPR Ancam Mosi Tak Percaya

MKD Tak Serius Soal Setya, DPR Ancam Mosi Tak Percaya

News | Kamis, 19 November 2015 | 20:11 WIB

Kasus Setnov, Kapolri: MKD Bisa Sidang, Rekaman Sudah Diakui

Kasus Setnov, Kapolri: MKD Bisa Sidang, Rekaman Sudah Diakui

News | Kamis, 19 November 2015 | 19:38 WIB

Setya Novanto Sangat Kuat di DPR

Setya Novanto Sangat Kuat di DPR

News | Kamis, 19 November 2015 | 19:15 WIB

Ini yang Harus Dilakukan Setya Novanto Kalau Terbukti Salah

Ini yang Harus Dilakukan Setya Novanto Kalau Terbukti Salah

News | Kamis, 19 November 2015 | 18:52 WIB

Di Tengah Gaduh Saham Freeport, Dubes AS Temui Luhut

Di Tengah Gaduh Saham Freeport, Dubes AS Temui Luhut

News | Kamis, 19 November 2015 | 18:07 WIB

Terkini

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:25 WIB

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:21 WIB

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:15 WIB

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:08 WIB

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:02 WIB

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:00 WIB

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:55 WIB

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:49 WIB

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:30 WIB

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:15 WIB