Ketika Candaan Johan Budi Sakit karena Pernyataan Politisi Golkar

Pebriansyah Ariefana | Bagus Santosa | Suara.com

Sabtu, 21 November 2015 | 06:54 WIB
Ketika Candaan Johan Budi Sakit karena Pernyataan Politisi Golkar
Plt Wakil Ketua KPK Johan Budi (kanan) bersama Plt Wakil Ketua KPK Indriyanto Seno Adji (kiri), menyapaikan penetapan tersangka terhadap Sekjen Partai NasDem Patrice Rio Capella, di gedung KPK, Jakarta, Kamis (15/10). [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi mengadakan gathering jurnalis antikorupsi 2015 di Ciawi, Bogor, Jawa Barat, Jumat(20/11/2015). Para pimpinan yang dijadwalkan semuanya hadir.

Ternyata ada juga yang berhalangan. Khusus Johan Budi yang mengaku sakit flu. Pelaksana Tugas Ketua KPK, Taufiequrrachman Ruki membeberkan alasan sakitnya lantaran mendengar perntataan Ketua Komisii III yang meragukan kemampuan mantan juru bicara KPK tersebut dan juga tujuh calon pimpinan KPK lainnya.

"Pak Johan sakit flu katanya. Namun sebenarnya dia sakit karena pernyataan Pak Aziz Syamsuddin," kata Ruki dengan nada bercanda sambil tertawa di Ciawi Bogor, Jawa Barat, Jumat(20/11/2015) malam.

Oleh karena itu, Mantan Ketua KPK Jilid I tersebut pun meminta kepada politisi Golkar tersebut agar tidak meragukan semua calon pimpinan yang dihasiilkan oleh tim Panistia seleksi di mana nama-nama tersebut sudah diserahkan oleh Presiden Joko Widodo sendiri. Dia berharap, agar sebesar apa pun keraguan mereka akan capim sekarang, paling tidak satu di antara yang terpilih harus ada nama Johan Budi.

"Makanya saya bilang ke Pak Aziz Syamsuddin, jangan begitulah. Mau pilih satu atau tiga dari delapan capim tersebut, yang penting nama JB harus ada di dalamnya, benar nggak?" kata Ruki melanjutkan candaanya akan penyebab rekannya di KPK saat ini sakit.

Sebelumnya, Komisi III DPR yang khusus membidangi hukum akan mulai memproses kedelapan nama capim KPK periode 2015-2019 yang dihasilkan oleh Tim Pansel. Karena masih memiliki keraguan akan capim yang dihasilkan, Komisi III pun memanggil tim pansel untuk menjelaskan latar belakang mereka memilih kedelapan calon tersebut.

Padahal di dalamnya tak satu pun dari pihak kejaksaan. Karena dengan mendengar penejelasan mereka, komisi III dapat melanjutkan kepada tahap selanjutnya yaitu uji kepatutan dan kelayakan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

KPK Usul Dua Ayat untuk Penyadapan

KPK Usul Dua Ayat untuk Penyadapan

News | Kamis, 19 November 2015 | 20:21 WIB

Komisi III Pertanyakan Adanya "Pintu Belakang" di KPK

Komisi III Pertanyakan Adanya "Pintu Belakang" di KPK

News | Kamis, 19 November 2015 | 19:58 WIB

KPK Beri 18 Syarat untuk Capim KPK

KPK Beri 18 Syarat untuk Capim KPK

News | Kamis, 19 November 2015 | 17:01 WIB

Begini Skenario Fit And Proper Test Capim KPK di DPR

Begini Skenario Fit And Proper Test Capim KPK di DPR

DPR | Senin, 16 November 2015 | 17:50 WIB

Terkini

Minta Polisi Ungkap Pendana Isu Ijazah Palsu, Tim Hukum Jokowi: Saya Dengar Ada 'Charlie Chaplin'

Minta Polisi Ungkap Pendana Isu Ijazah Palsu, Tim Hukum Jokowi: Saya Dengar Ada 'Charlie Chaplin'

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:34 WIB

Mendagri Tito Apresiasi BSPS, Program Perumahan Bantu Warga Kurang Mampu

Mendagri Tito Apresiasi BSPS, Program Perumahan Bantu Warga Kurang Mampu

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:13 WIB

Mahfud MD Curhat di DPD: Laporan Reformasi Polri Rampung, Tapi Belum Diterima Presiden

Mahfud MD Curhat di DPD: Laporan Reformasi Polri Rampung, Tapi Belum Diterima Presiden

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:07 WIB

Imigrasi Ngurah Rai Amankan Buronan Interpol Asal Inggris

Imigrasi Ngurah Rai Amankan Buronan Interpol Asal Inggris

News | Senin, 30 Maret 2026 | 20:38 WIB

Geledah Kantor PT AKT, Kejagung Temukan Tumpukan Dolar Senilai Rp 1 Miliar!

Geledah Kantor PT AKT, Kejagung Temukan Tumpukan Dolar Senilai Rp 1 Miliar!

News | Senin, 30 Maret 2026 | 20:01 WIB

Menaker Dorong Layanan Kemnaker Lebih Responsif dan Mudah Diakses Masyarakat

Menaker Dorong Layanan Kemnaker Lebih Responsif dan Mudah Diakses Masyarakat

News | Senin, 30 Maret 2026 | 19:42 WIB

AHY Umumkan Kelahiran Anak Kedua, Diberi Nama Arjuna Hanyokrokusumo Yudhoyono

AHY Umumkan Kelahiran Anak Kedua, Diberi Nama Arjuna Hanyokrokusumo Yudhoyono

News | Senin, 30 Maret 2026 | 19:09 WIB

Percakapan Singkat Seusai Maghrib Jadi Kenangan Terakhir Ayah Praka Farizal Sebelum Putranya Gugur

Percakapan Singkat Seusai Maghrib Jadi Kenangan Terakhir Ayah Praka Farizal Sebelum Putranya Gugur

News | Senin, 30 Maret 2026 | 19:02 WIB

H-1 MBG Kembali Beroperasi, Relawan SPPG Jakbar Gas Pol Bersihkan Dapur

H-1 MBG Kembali Beroperasi, Relawan SPPG Jakbar Gas Pol Bersihkan Dapur

News | Senin, 30 Maret 2026 | 19:02 WIB

Polisi Panggil Aiman soal Tudingan Ijazah Palsu Jokowi: Bukan Soal Pribadi Tapi Program Tayangan

Polisi Panggil Aiman soal Tudingan Ijazah Palsu Jokowi: Bukan Soal Pribadi Tapi Program Tayangan

News | Senin, 30 Maret 2026 | 18:58 WIB