Jet Tempurnya Ditembak, Putin: Turki Kaki Tangan Teroris!

Liberty Jemadu | Suara.com

Selasa, 24 November 2015 | 20:32 WIB
Jet Tempurnya Ditembak, Putin: Turki Kaki Tangan Teroris!
Presiden Rusia, Vladimir Putin (Reuters/Mikhail Klimentyev).

Suara.com - Presiden Rusia, Vladimir Putin, bereaksi keras setelah sebuah jet tempur Sukhoi Su-24 milik Rusia ditembak jatuh oleh dua jet F-16 Turki pada Selasa (24/11/2015). Turki mengklaim jika jet tempur itu telah melanggar perbatasan Turki dan telah diperingatkan berkali-kali. Rusia berkeras pesawatnya terbang di wilayah sekutunya, Suriah.

"Peristiwa ini di luar kerangka kerja normal perang melawan terorisme. Tentu saja militer kami sedang bertempur melawan terorisme, tetapi kehilangan kami pada hari ini seperti ditikam dari belakang, yang dilakukan oleh para kaki tangan teroris," kata Putin di Sochi, Rusia, Selasa.

"Saya tak bisa menjelaskannya dengan cara lain. Pesawat kami ditembak di wilayah Suriah, menggunakan rudal dari sebuah jet F-16 Turki. Jet itu jatuh di wilayah Suriah, 4km dari Turki," beber Putin.

Menurut Putin, tak seorang pun pilotnya pernah mengancam wilayah Turki.

"Ini jelas. Mereka sedang bertempur melawan teroris di kawasan utara Latakia, lokasi para militan yang sebagian besar berasal dari Rusia," ujar Putin lebih lanjut.

Tak berhenti di situ, Putin juga mengutarakan dugaan yang menyiratkan bahwa Turki adalah negara yang selama ini melindungi dan mendukung ISIS di kawasan tersebut, bahkan hingga ke daratan Eropa.

"ISIS punya sumber daya besar, hingga miliaran dolar, dari penjualan minyal ilegal dan mereka dilindungi oleh angkatan bersenjata negara lain, jadi jelas mengapa mereka begitu berani, mengapa mereka membunuh orang, mengapa mereka bisa melakukan serangan teroris di seluruh dunia, termasuk di jantung Eropa," ucap Putin, seperti dilansir The Guardian.

Putin juga dengan tegas mengatakan bahwa serangan terhadap jet tempurnya hari ini akan membawa konsekuensi serius bagi hubungan Rusia dan Turki.

"Kami akan menganalisisi semuanya dan perisitiwa tragis hari ini akan punya konsekuensi signifikan, termasuk terhadap hubungan Rusia-Turki. Kami selalu memperlakukan Turki sebagai negara sahabat," ujar Putin.

"Saya tak tahu, siapa yang berkepentingan dengan yang terjadi hari ini, yang pasti bukan kami. Dan sejauh yang kami tahu, alih-alih segera menghubungi kami, Turki malah tergesa-gesa berpaling ke rekan-rekannya dari NATO untuk membahas insiden ini - seolah-olah kami yang menembak pesawat mereka, bukan sebaliknya," tutup Putin.

Turki - yang bersama Amerika Serikat dan negara barat lainnya menjadi anggota pakta pertahanan Atlantik Utara (NATO) - memang akan bertemu dengan anggota NATO lainnya di Brussels, Belgia pada Selasa petang, untuk membahas insiden itu. (Reuters/The Guardian)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Rusia Akui Jetnya Ditembak Jatuh di Suriah, Bantah Tudingan Turki

Rusia Akui Jetnya Ditembak Jatuh di Suriah, Bantah Tudingan Turki

News | Selasa, 24 November 2015 | 16:50 WIB

F-16 Turki Jatuhkan Sukhoi di Dekat Suriah, Diduga Milik Rusia

F-16 Turki Jatuhkan Sukhoi di Dekat Suriah, Diduga Milik Rusia

News | Selasa, 24 November 2015 | 16:11 WIB

Tentara Rusia Tulis Pesan Khusus untuk ISIS di Bomnya

Tentara Rusia Tulis Pesan Khusus untuk ISIS di Bomnya

News | Sabtu, 21 November 2015 | 06:07 WIB

Ramai Diberitakan, Pernyataan Putin soal Teroris Ternyata Palsu

Ramai Diberitakan, Pernyataan Putin soal Teroris Ternyata Palsu

News | Kamis, 19 November 2015 | 10:25 WIB

Rusia Siapkan Rp688 M untuk Penangkap Pelaku Pengeboman Pesawat

Rusia Siapkan Rp688 M untuk Penangkap Pelaku Pengeboman Pesawat

News | Rabu, 18 November 2015 | 08:16 WIB

Terkini

Buntut Insiden Rapat Revisi UU TNI, 4 Prajurit Segera Disidang: Motif Diduga Dendam Pribadi

Buntut Insiden Rapat Revisi UU TNI, 4 Prajurit Segera Disidang: Motif Diduga Dendam Pribadi

News | Kamis, 16 April 2026 | 13:37 WIB

Pramono All Out Demi Boyong BTS ke JIS: Jamin Bebas Macet dan Akses KRL Langsung!

Pramono All Out Demi Boyong BTS ke JIS: Jamin Bebas Macet dan Akses KRL Langsung!

News | Kamis, 16 April 2026 | 13:33 WIB

Blokade Selat Hormuz Dianggap Perjudian Trump, Kalau Misi Gagal Ekonomi Dunia Hancur

Blokade Selat Hormuz Dianggap Perjudian Trump, Kalau Misi Gagal Ekonomi Dunia Hancur

News | Kamis, 16 April 2026 | 13:32 WIB

Ikrar Nusa Bakti Sindir Militer: Merasa Dirinya Bukan Dibentuk Oleh Negara

Ikrar Nusa Bakti Sindir Militer: Merasa Dirinya Bukan Dibentuk Oleh Negara

News | Kamis, 16 April 2026 | 13:24 WIB

MBG Serap Hampir Rp1 Triliun per Hari, BGN Sebut Dana Langsung Mengalir ke Masyarakat

MBG Serap Hampir Rp1 Triliun per Hari, BGN Sebut Dana Langsung Mengalir ke Masyarakat

News | Kamis, 16 April 2026 | 13:22 WIB

Harga Rokok Lebih Murah dari Sebungkus Nasi, CISDI: Bisa Gagalkan Program Makan Bergizi Gratis

Harga Rokok Lebih Murah dari Sebungkus Nasi, CISDI: Bisa Gagalkan Program Makan Bergizi Gratis

News | Kamis, 16 April 2026 | 13:18 WIB

Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol

Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol

News | Kamis, 16 April 2026 | 13:14 WIB

Laut Merah Milik Siapa? Iran Ancam Mau Menutupnya

Laut Merah Milik Siapa? Iran Ancam Mau Menutupnya

News | Kamis, 16 April 2026 | 13:11 WIB

WALHI Kritik Menhan Sjafrie Sjamsoeddin di Satgas PKH: Waspada Ekspansi Militer di Ruang Sipil

WALHI Kritik Menhan Sjafrie Sjamsoeddin di Satgas PKH: Waspada Ekspansi Militer di Ruang Sipil

News | Kamis, 16 April 2026 | 13:05 WIB

Melihat Kapal Macet Mau ke Selat Hormuz Berdasarkan Data Pelacakan Maritim

Melihat Kapal Macet Mau ke Selat Hormuz Berdasarkan Data Pelacakan Maritim

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:59 WIB