Bacakan Pembelaan, O.C. Kaligis Sebut Banyak Nama Filsuf

Laban Laisila, Nikolaus Tolen

Rabu, 25 November 2015 | 14:14 WIB
Bacakan Pembelaan, O.C. Kaligis Sebut Banyak Nama Filsuf
O.C Kaligis Dituntut 10 Tahun
Pengadilan Tindak Pidana Korupsi(Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat kembali melanjutkan sidang kasus suap hakim dan panitera PTUN Medan yang melibatkan terdakwa, Otto Cornelis Kaligis.
 
Dalam sidang yang beragendakan pembacaan pledoi atau nota pembelaan atas tuntutan yang dihadapkan kepadanya, Kaligis mengutip banyak pernyataan dari sejumla filsuf dan tokoh terkenal. Diantaranya, mengutip pernyataan Mantan Presiden Amerika Serikat Abraham Lincoln dan Filsuf Agustinus dan Thomas Aquinas dan juga Montesque.
 
"Mantan Presiden Amerika Serikat yang juga seorang tokoh politik, Abraham Lincoln mengatakan bahwa menghukum itu harus wajar. Begitu pula dikatakan Agustinus dan Aquinas yang menila bahwa sesungguhnya penerapan hukum yang tidak memperhatikan sistem hukum adalah merusak hukum itu sendiri," kata Kaligis saat membacakan pledoinya di Gedung Pengadilan Tipikor Jalan Bungur Besar Raya, Kematoran Jakarta Pusat, Rabu(25/11/2015).
 
Tidak hanya mengutip pernyataan sejumlah tokoh penting, Kaligis juga menyampaikan sebuah cerita, dimana intinya seorang hakim harus berani mengambil keputusan yang benar berdasarkan fakta. Dirinya berharap, agar isi dari cerita yang memberikan kebebasan terhadap terdakwa yang tidak terbukti bersalah dilakukan oleh hakim.
 
"Apakah hakim tipikor berani tidak memberikan entitas kekuasaan kepada KPK, LSM, dan segala tekanan, sehingga dengan benar-benar mengadili perkara ini berdasarkan fakta, bukan pada perkiraan, dugaan, opini yag direkyasa sedemikian rupa," kata Kaligis.
 
Karena itu, dia meminta Hakim agar tidak berpikir sama seperti KPK , dimana setelah ditangkap pasti bersalah, yang kemudian membuat hakim harus memutuskan terdakwa bersalah.
 
" KPK pasti selalu berpikir bahwa setelah ditangkap pasti bersalah, dan mau tidak mau hakim juga ikut memutuskan bersalah," tutup Kaligis.
 
Sebelumnya, Kaligis dituntut sepuluh tahun pidana penjara oleh Jaksa penuntut umum pada KPK. Kaligis dinilai terbukti secara sah dan menyakinkna bersalah, karena melakukan tindak pidana korupsi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sebanyak Ini Lembaran Pembelaan O.C. Kaligis

Sebanyak Ini Lembaran Pembelaan O.C. Kaligis

News | Rabu, 25 November 2015 | 13:08 WIB

Dengar Ayahnya Dituntut 10 Tahun, Velove Meneteskan Air Mata

Dengar Ayahnya Dituntut 10 Tahun, Velove Meneteskan Air Mata

Entertainment | Rabu, 18 November 2015 | 17:20 WIB

OC Kaligis Dituntut 10 Tahun Penjara

OC Kaligis Dituntut 10 Tahun Penjara

News | Rabu, 18 November 2015 | 16:34 WIB

Jaksa KPK Bacakan Tuntutan O.C Kaligis Hari Ini

Jaksa KPK Bacakan Tuntutan O.C Kaligis Hari Ini

News | Rabu, 18 November 2015 | 06:31 WIB

Terkini

Kulit Tetap Kencang, Ini 5 Sunscreen Lokal SPF 50 Anti-Aging

Kulit Tetap Kencang, Ini 5 Sunscreen Lokal SPF 50 Anti-Aging

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 17:00 WIB

Teriak Pajak Untuk Tukang Cukur dan Pijat! Usut Punya Usut, Hashim Ternyata Nunggak Pajak Rp2,4 T

Teriak Pajak Untuk Tukang Cukur dan Pijat! Usut Punya Usut, Hashim Ternyata Nunggak Pajak Rp2,4 T

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 16:57 WIB

Parkinson dan Epilepsi Kebal Obat Kini Punya Harapan Baru, Teknologi Operasi Otak Hadir di Indonesia

Parkinson dan Epilepsi Kebal Obat Kini Punya Harapan Baru, Teknologi Operasi Otak Hadir di Indonesia

Health | Kamis, 05 November 2026 | 16:56 WIB

Cara Melaporkan NIK yang Dipakai Orang Lain untuk Pinjol

Cara Melaporkan NIK yang Dipakai Orang Lain untuk Pinjol

Lifestyle | Kamis, 05 November 2026 | 16:53 WIB

Siapa Arif Kurniawan, Raja Nikel yang Diduga Sedang Dibidik Satgas PKH?

Siapa Arif Kurniawan, Raja Nikel yang Diduga Sedang Dibidik Satgas PKH?

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 16:53 WIB

Hercules Pasang Badan untuk Prabowo di Tengah Isu Penyadapan: Jangan Coba-Coba Ganggu Presiden

Hercules Pasang Badan untuk Prabowo di Tengah Isu Penyadapan: Jangan Coba-Coba Ganggu Presiden

News | Kamis, 05 November 2026 | 16:50 WIB

Dikabarkan Kena Sadap Listyo, Hercules Malah Bangga: Pejabat Bukan, tapi Makin Terkenal!

Dikabarkan Kena Sadap Listyo, Hercules Malah Bangga: Pejabat Bukan, tapi Makin Terkenal!

News | Kamis, 05 November 2026 | 16:44 WIB

Masuk Daftar Orang yang Disadap Bareng Prabowo, Hercules Bingung: Saya Tak Pernah Minta-minta Proyek

Masuk Daftar Orang yang Disadap Bareng Prabowo, Hercules Bingung: Saya Tak Pernah Minta-minta Proyek

News | Kamis, 05 November 2026 | 16:41 WIB

Buru Lokasi BTS Lewat Aplikasi Peta di Wisata Guci Tegal, Komplotan Pencuri Kabel Optik Dibekuk

Buru Lokasi BTS Lewat Aplikasi Peta di Wisata Guci Tegal, Komplotan Pencuri Kabel Optik Dibekuk

Jawa Tengah | Kamis, 05 November 2026 | 16:32 WIB

Dicecar Roy Suryo Soal Teknis Kuliah di UGM, Jokowi: Kayak Ngetes Mahasiswa Baru Aja

Dicecar Roy Suryo Soal Teknis Kuliah di UGM, Jokowi: Kayak Ngetes Mahasiswa Baru Aja

News | Kamis, 05 November 2026 | 16:31 WIB

×