Hasil Autopsi Korban Dugaan Malpraktik Makan Waktu 12 Hari

Laban Laisila, Ummi Hadyah Saleh

Jum'at, 27 November 2015 | 14:43 WIB
Hasil Autopsi Korban Dugaan Malpraktik Makan Waktu 12 Hari
Rumah Sakit Awal Bros di Jalan KH. Noer Ali, Kalimalang, Kota Bekasi, Jawa Barat.[suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Suara.com - Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Disreskrimsus) Polda Metro Jaya, telah membongkar makam, untuk mengautopsi jenazah almarhum Falya Raafani Blegur (15 bulan), di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Belit, Kranji, Bekasi Barat, Jumat (27/11/2015).

Direktur Reserse Kriminal Khusus (Disreskrimsus) Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Mujiono, menuturkan akan terus menyelidiki kasus dugaan malpraktik di Rumah Sakit Awal Bros.

Pihaknya pun akan menanyakan tim ahli forensik  yakni, Bidang Kedokteran Kesehatan (Bidokkes) Polda Metro Jaya dan Pusat Laboratorium Forensik (Labfor) Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri), terkait sampel yang diambil dari tubuh Falya.

"Setelah ini kita juga akan periksa beberapa ahli (forensik), untuk memeriksa dan untuk mengetahui hasil autopsi dalam kasus ini," ujar Mujiono di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Belit, Kranji, Bekasi Barat, Jumat (27/11/2015

Tidak hanya, Mujiono mengatakan, pihaknya telah mengambil beberapa sampel yang akan dikirim Laboratorium Forensik Mabes Polri.

"Hari ini sudah autopsi, beberapa organ tubuh korban sudah kita ambil. Banyak dan macam-macam sampelnya," ucapnya.

Untuk mengetahui hasil autopsi, kata Mujiono, butuh waktu 12 hari.

"Kurang lebih 10 sampai 12 hari. Kita berharap secepatnya selesai, namun lebih cepat lebih bagus. Sehingga mempercepat proses penyelidikan kasus ini," imbuh Mujiono.

Hal yang sama diungkapkan, Kepala Unit 1 Sub Direktorat Sumber Daya Lingkungan (Sumdaling) Reskrimsus Polda Metro Jaya, Komisaris Polisi Harris Jakin mengatakan, akan terus memeriksa semua yang terkait.

"Kita akan periksa semua yang terkait. Jadi dalam Scientific Crime Identification (SCI), ada saksi ahli dari forensik  yang menerangkan," ucap Harris.

Selain itu, pihaknya akan merangkum dan menggabungkan hasil forensik dengan bukti-bukti keterkaitan satu dengan lainnya.

"Nanti kita gabungkan, apakah antara bukti yang satu dengan yang lainnya apakah sesuai atau tidak," katanya.

Dia juga menambahkan, dalam proses penyelidikan butuh waktu.  Harris berharap, hasil autopsi bisa segera diketahui untuk mengetahui kebenaran.

"Apapun hasilnya, yang terpenting kan faktanya terungkap," tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bongkar Makam, Polisi Teliti Zat di Tubuh Korban Malpraktik

Bongkar Makam, Polisi Teliti Zat di Tubuh Korban Malpraktik

News | Jum'at, 27 November 2015 | 13:48 WIB

Polisi Belum Dapat Bukti Dugaan Malpraktik RS Awal Bros

Polisi Belum Dapat Bukti Dugaan Malpraktik RS Awal Bros

News | Jum'at, 27 November 2015 | 12:57 WIB

Autopsi Selesai, Beberapa Organ Tubuh Bayi Falya Diambil

Autopsi Selesai, Beberapa Organ Tubuh Bayi Falya Diambil

News | Jum'at, 27 November 2015 | 12:18 WIB

Ayah Almarhum Falya, Tak Kuasa Saksikan Autopsi di Makam

Ayah Almarhum Falya, Tak Kuasa Saksikan Autopsi di Makam

News | Jum'at, 27 November 2015 | 10:14 WIB

Terkini

Wamendagri Ribka Tegaskan Hilirisasi Kakao Bukti Nyata Keberhasilan Dana Otsus Papua

Wamendagri Ribka Tegaskan Hilirisasi Kakao Bukti Nyata Keberhasilan Dana Otsus Papua

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 13:21 WIB

Kabar Gembira! Pajak Film Nasional di Jakarta Dipangkas 50 Persen

Kabar Gembira! Pajak Film Nasional di Jakarta Dipangkas 50 Persen

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 13:15 WIB

Gegara Program Prioritas, Kementerian Ramai-ramai 'Mengemis' Anggaran Tambahan?

Gegara Program Prioritas, Kementerian Ramai-ramai 'Mengemis' Anggaran Tambahan?

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 12:45 WIB

Stop Politisasi MBG! Asosiasi Desak BGN Fokus Benahi Tata Kelola usai Skandal Korupsi

Stop Politisasi MBG! Asosiasi Desak BGN Fokus Benahi Tata Kelola usai Skandal Korupsi

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 12:34 WIB

Wagub Jabar Buka Danseskoad Cup 2026, Dorong Pembinaan Pesepak Bola Usia Dini

Wagub Jabar Buka Danseskoad Cup 2026, Dorong Pembinaan Pesepak Bola Usia Dini

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 12:24 WIB

Pramono Anung Resmikan Wajah Baru Rasuna Said: Ingin Jadi Ikon Gembok Cinta Ala Paris

Pramono Anung Resmikan Wajah Baru Rasuna Said: Ingin Jadi Ikon Gembok Cinta Ala Paris

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 11:45 WIB

Sudah Keluar Modal Besar, Asosiasi Minta Kepastian dan Mitigasi usai Moratorium Dapur MBG

Sudah Keluar Modal Besar, Asosiasi Minta Kepastian dan Mitigasi usai Moratorium Dapur MBG

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:45 WIB

Cerita di Balik Halte Setiabudi Integritas: Ide Ketua KPK saat Naik Bus dari Ragunan

Cerita di Balik Halte Setiabudi Integritas: Ide Ketua KPK saat Naik Bus dari Ragunan

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:15 WIB

Mandalika hingga Rempang: Hak Rakyat Tergilas Proyek Negara, Pemulihan Cuma Janji?

Mandalika hingga Rempang: Hak Rakyat Tergilas Proyek Negara, Pemulihan Cuma Janji?

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:00 WIB

AI Digadang-gadang Mampu Kurangi Emisi Karbon, Benarkah?

AI Digadang-gadang Mampu Kurangi Emisi Karbon, Benarkah?

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 08:55 WIB