Autopsi Selesai, Beberapa Organ Tubuh Bayi Falya Diambil

Siswanto, Ummi Hadyah Saleh

Jum'at, 27 November 2015 | 12:18 WIB
Autopsi Selesai, Beberapa Organ Tubuh Bayi Falya Diambil
Kepala Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Komisaris Besar Mujiono saat mengikutu autopsi jenazah Falya Rafaani Blegur di TPU Belit, Kranji, Bekasi Barat, Jumat (27/12/2015).[suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Suara.com - Autopsi terhadap jenazah Falya Raafani Blegur (15 bulan) di Tempat Pemakaman Umum Belit, Kranji, Bekasi Barat, Jawa Barat, Jumat (27/11/2015), akhirnya selesai. Autopsi dilakukan untuk mendapatkan bukti forensik untuk mengetahui penyebab kematian Falya yang sebelumnya diduga menjadi korban malpraktik dokter di Rumah Sakit Awal Bros, Kota Bekasi.

"Hari ini sudah autopsi, beberapa organ tubuh korban sudah kita ambil, untuk kita periksa ke laboratorium untuk mengetahui hasilnya," ujar Kepala Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Mujiono di TPU Belit.

Proses autopsi melibatkan Bidang Kedokteran Kesehatan Polda Metro Jaya, Rumah Sakit Polri, dan Pusat Laboratorium Forensik Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia.

"Sehingga kami minta bantuan ahli dari Laboratorium Forensik, dari dokter forensik untuk memeriksa apa penyebab kematian," kata Mujiono.

Untuk mengetahui hasil autopsi, katanya, butuh waktu 12 hari.

"Kurang lebih 10 sampai 12 hari. Kita berharap secepatnya selesai, namun lebih cepat lebih bagus. Sehingga mempercepat proses penyelidikan kasus ini," katanya.

Falya dirawat di rumah sakit mulai Rabu (28/10/2015). Dia meninggal di RS Awal Bros pada Minggu (1/11/2015). Keluarga mengatakan sebelum diberi antibiotik oleh dokter YWA, Falya sudah mulai sehat. Keluarga Falya menduga pemberian antibiotik tersebut tidak sesuai prosedur.

Dokter dan rumah sakit dilaporkan atas dugaan pelanggaran Pasal 359 KUHP dan UU Kesehatan yang mengakibatkan orang meninggal dunia. Nomor laporan Polda Metro Jaya LP/4829/X/2015/PMJ/Ditreskrimsus.

Sebelumnya, Sekretaris Komisi D DPRD Kota Bekasi dari PKS Daddi Kusradi menyampaikan kesimpulan proses penanganan medis terhadap Falya sudah sesuai standar operasional prosedur.

"Kami di Komisi D bukan memutuskan, tapi kami menyimpulkan, semua sudah dilakukan sesuai prosedur, sudah sesuai SOP dan berizin. Langkah-langkah yang dilakukan (dokter YWA) sudah jelas," ujar Daddi kepada Suara.com di ruang rapat Komisi D, DPRD Kota Bekasi, Rabu (25/11/2015).

Daddi mengatakan kesimpulan Komisi D didasarkan pada hasil laporan Komite Medis yakni Ikatan Dokter Indonesia, Ikatan Dokter Anak Indonesia, dan Dinas Kesehatan Kota Bekasi.

"Kami sudah minta penjelasan secara balance secara terperinci. Tidak hanya laporan dalam bentuk oral, tapi mereka memberikan laporan ke kita dalam bentuk sudah tertulis," katanya.

Tapi kesimpulan tersebut tidak akan mempengaruhi proses hukum di Polda Metro Jaya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ayah Almarhum Falya, Tak Kuasa Saksikan Autopsi di Makam

Ayah Almarhum Falya, Tak Kuasa Saksikan Autopsi di Makam

News | Jum'at, 27 November 2015 | 10:14 WIB

Polisi Bongkar Makam Dugaan Korban Malpraktik RS Awal Bros

Polisi Bongkar Makam Dugaan Korban Malpraktik RS Awal Bros

News | Jum'at, 27 November 2015 | 09:02 WIB

Wali Kota Bekasi Jangan Diam Saja Lihat Kasus Dugaan Malpraktik

Wali Kota Bekasi Jangan Diam Saja Lihat Kasus Dugaan Malpraktik

News | Kamis, 26 November 2015 | 19:52 WIB

DPRD Kota Bekasi Jangan Jadi Corong RS Awal Bros

DPRD Kota Bekasi Jangan Jadi Corong RS Awal Bros

News | Kamis, 26 November 2015 | 18:51 WIB

Mediasi Kasus RS Awal Bros Tak Pengaruhi Polda Metro

Mediasi Kasus RS Awal Bros Tak Pengaruhi Polda Metro

News | Kamis, 26 November 2015 | 18:30 WIB

Terkini

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 00:19 WIB

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

×