Ini Cara Jepang Menyelamatkan Kura-kura Pelintas Rel Kereta

Arsito Hidayatullah

Selasa, 01 Desember 2015 | 11:39 WIB
Ini Cara Jepang Menyelamatkan Kura-kura Pelintas Rel Kereta
Jalur perlintasan khusus kura-kura yang dibuatkan di bawah rel kereta di Jepang. [Dok. West Japan Railway]

Suara.com - Penikmat kisah "Kura-kura Ninja" mestinya tidak sampai "tertipu" mengira bahwa kura-kura benar-benar bisa "jadi jagoan" seperti dalam komik atau film animasi tersebut. Sebab kenyataannya, kura-kura lebih kerap jadi hewan tak berdaya dan bahkan sering sekali butuh pertolongan manusia.

Salah satu contoh terbaru adalah kura-kura pelintas rel kereta di Jepang, terutama di wilayah yang memang menjadi habitat dan pusat aktivitas mereka. Tidak saja butuh bantuan karena berpotensi jadi korban tak berdaya roda-roda kereta atau bahkan gencetan rel, para kura-kura tersebut juga harus dibantu karena kerap menyebabkan gangguan perjalanan kereta.

Sebagaimana dikutip Huffington Post dari pemberitaan Asahi Shimbun, di wilayah Kyoto dan Nara misalnya, antara tahun 2001 sampai 2014 saja, terjadi setidaknya 13 gangguan perjalanan kereta akibat aktivitas atau keberadaan kura-kura. Demi mengatasi masalah itu, maka West Japan Railway Company (semacam PT KA Jepang Bagian Barat) pun coba menemukan solusi terbaik bekerja sama dengan pihak Suma Aqualife Park, akuarium daerah Kobe.

Satu solusi menarik lantas didapat, yaitu memasang semacam lintasan khusus kura-kura di bagian bawah rel. Terbuat dari semacam beton setengah pipa (menyerupai huruf U) yang dipasang sambung-menyambung, jalur ini digali khusus di bagian tanah atau kerikil di bawah rel. Lewat jalur itulah, kura-kur diharapkan bisa melintas dengan aman tanpa harus tergilas, sekaligus tak lagi menimbulkan gangguan pada jadwal kereta.

"Sistem ini mencegah kura-kura terlibat dalam kecelakaan, sekaligus menghindari timbulnya masalah bagi para penumpang (kereta) kami. Kami berharap bisa terus menggunakannya (sistem ini)," ungkap seorang pejabat West Japan Railway, sebagaimana antara lain dikutip The Japan Times.

Disebutkan bahwa dalam menemukan solusi tersebut, pihak Suma Aqualife sebelumnya mendapati bahwa saban kali kura-kura coba melintasi rel kereta, sebagian di antaranya kerap terjebak di ruang sempit antara dua jalur rel. Tanpa punya opsi lain, kura-kura malang itu akhirnya akan terpaksa bergerak mengikuti arah tersebut, sebelum akhirnya terjepit di bagian yang sempit atau saat ada pergeseran rel --sebelum lantas tergilas.

Untuk itulah kemudian, disimpulkan perlunya "rute alternatif" yang lebih menarik sekaligus lebih nyaman dan aman bagi para kura-kura. Maka pihak West Japan Railway pun lantas menggali bagian bawah rel tersebut, memasang perlintasan khusus kura-kura menggunakan bahan dan ukuran yang khusus pula. Sebagai tambahan dari upaya itu, staf perusahaan tersebut pun sekali sebulan terus memeriksa sekitar jalur itu dari kemungkinan masih adanya "kura-kura korban".

Menurut Kepala Akuarium Suma, Naoki Kamezaki, upaya penyelamatan kura-kura tersebut menimbulkan perasaan yang menyegarkan. Sejauh ini disebutkan bahwa jalur khusus kura-kura tersebut telah dibuat di setidaknya dua stasiun di Prefektur Nara, pada April dan November lalu, dan sejak itu sudah menyelamatkan minimal 10 nyawa kura-kura. [HuffPost/AS/JT]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Perawatan Rel Kereta Api

Perawatan Rel Kereta Api

Foto | Rabu, 16 September 2015 | 13:42 WIB

Bertie Pecahkan Rekor Pelari Tercepat di Dunia... Kura-kura

Bertie Pecahkan Rekor Pelari Tercepat di Dunia... Kura-kura

Tekno | Jum'at, 11 September 2015 | 13:55 WIB

Penyu Tertua di Dunia Bertubuh Raksasa

Penyu Tertua di Dunia Bertubuh Raksasa

Tekno | Rabu, 09 September 2015 | 17:31 WIB

Ahok Minta PT KAI Meninggikan Jalur Kereta

Ahok Minta PT KAI Meninggikan Jalur Kereta

News | Selasa, 16 Juni 2015 | 16:21 WIB

Terkini

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

News | Jum'at, 04 September 2026 | 00:32 WIB

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 00:24 WIB

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 23:14 WIB

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

Bola | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Video | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Sumut | Kamis, 03 September 2026 | 22:58 WIB

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 22:52 WIB

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Jatim | Kamis, 03 September 2026 | 22:49 WIB

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Jabar | Kamis, 03 September 2026 | 22:42 WIB

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Bogor | Kamis, 03 September 2026 | 22:38 WIB

×