Tito Karnavian Akui Kenal Petinggi Freeport dan Riza Chalid

Laban Laisila, Agung Sandy Lesmana

Kamis, 03 Desember 2015 | 17:02 WIB
Tito Karnavian Akui Kenal Petinggi Freeport dan Riza Chalid
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Tito Karnavian (kiri) bersama Steering Committee Piala Presiden Maruarar Sirait (kanan) saat jumpa pers terkait final Piala Presiden 2015 di Jakarta, Rabu (14/10). Antara Foto/Wahyu Putro
 Dalam rekaman percakapan Ketua DPR Setya Novanto dengan Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Maroef Sjamsoeddin,dan pengusaha Reza Chalid, nama Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Tito Karnavian dikabarkan ikut disebut. Nama Tito disebut sebanyak empat kali dalam rekaman tersebut. 
 
Tito mengaku kenal dengan para pejabat tersebut. Menurutnya perkenalannya tersebut saat dirinya menjabat Kapolda Papua dan tidak berkaitan dengan  pencatutan nama Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla yang dilakukan Ketua DPR Setya Novanto terkait permintaan saham PT Freeport Indonesia (PTFI)
 
"Saya memang kenal dengan Pak Maroef dan Pak Reza. Saya kenal bukan konteks pribadi, tetapi memang karena saya sebagai Kapolda Papua waktu itu, dan Pak Maroef jadi wakil kepala BIN. Jadi tidak ada kaitannya dengan Freeport," kata Tito kepada wartawan, Kamis (3/12/2015). 
 
Dia juga mengaku pernah melakukan pertemuan di sebuah mal. Namun, kata dia perbicangannya tersebut sama sekali tidak berhubungan dengan perpanjangan kontrak PTFI yang menyeret Novanto. 
 
"Saya juga itu ketemu di mal dan tidak dalam konteks pribadi. Kalau sudah baca dalam satu baris, nama saya itu cuma empat kali, tapi kaitan dengan masalah sekedar kenal sebagai Kapolda Papua waktu itu dan tidak dalam konteks Freeport," kata Tito. 
 
Sebelumnya Tito mengaku sudah mendengarkan mengenai rekaman percakapan yang diberikan Menteri ESDM Sudirman Said ke Mahkamah Kehormatan Dewan. Namun dia menyangkal jika rekaman tersebut menyangkut masalah perpanjangan kontrak karya di PT Freeport Indonesia.
 
"Saya sudah mendengar, saya sendiri tidak pernah berbicara mengenai Freeport ke pihak-pihak yang terkait mengenai masalah Freeport ini," kata Tito kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Rabu (2/12/2015).
 
Tito mengatakan, jika rekaman percakapan tersebut merupakan pembicaraanya dengan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said saat terjadi peristiwa penembakan di kantor Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM beberapa waktu lalu.
 
Menurutnya, saat itu dirinya menanyakan perihal ancaman teror di kantor tersebut.
 
"Yang pernah saya sampaiakan kalau tidak salah ke pak Sudirman Said pada saat ada kasus peristiwa penembakan di kantor beliau, saya datang ke TKP. Saya berdiskusi, ada pak Krishna dan satu penyidik. Saya menanyakan apakah beliau punya musuh, kemudian apakah ada ancaman dan lain-lain," katanya.
 
Selain itu, Tito juga dimintai masukan oleh Sudirman mengenai pengamanan di PTFI. Pasalnya Tito pernah menjabat sebagai Kapolda Papua selama dua tahun.
 
"Beliau menanyakan pendapat saya mengenai Freeport. Beliau bertanya kepada saya mengenai pendapat saya mengenai kondisi keamanan di Freeport. Saya sampaikan masalah Freeport itu perlu pengamanan yang kuat, saya dulukan Kapolda di sana (Papua) dua tahun. Mungkin beliau mau menanyakan karena saya pernah jadi Kapolda dua tahun," kata Tito.
 
Dalam percakapan tersebut, dia menyarankan agar Sudirman bisa mengantisipasi gejolak sosial di Papua sehingga tidak dimanfaatkan oleh gerakan-gerakan separatis yang ada di Papua.
 
"Saya sampaiakan Freeport harus dikelola dengan baik, oleh Jakarta, dan ini bapak sangat terkait sebagai Menteri ESDM, saya kira itu, kelola yang baik, jangan sampai isu ini menjadi bahan yang dapat diplintir oleh kelompok-kelompok aktifis kemendekaan Papua, itu yang saya sampaikan," katanya.
 
Saat ditanyai apakah dirinya siap dimintai keterangan oleh MKD terkait namanya disebut dalam percakapan tersebut.  Tito mengaku akan siap memberikan keterangan.
 
"Kalau diminta untuk memberikan keterangan sepanjang terkait yang tadii saya kira enggak masalah, tapi nanti jangan judulnya dibuat-buat nanti, sengaja dibuat Kapolda siap dipanggil, semua orang saya kira kalau sesuai prosedur dan demi kebaikan enggak ada masalah," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bahas Izin Freeport, Bos Freeport Tuding Setnov Tidak Etis

Bahas Izin Freeport, Bos Freeport Tuding Setnov Tidak Etis

News | Kamis, 03 Desember 2015 | 16:39 WIB

Ini Kronologis 3 Kali Pertemuan Maroef dengan Setya dan Riza

Ini Kronologis 3 Kali Pertemuan Maroef dengan Setya dan Riza

News | Kamis, 03 Desember 2015 | 16:35 WIB

Bos Freeport Akui Rekam Komunikasi Setnov Pakai HP

Bos Freeport Akui Rekam Komunikasi Setnov Pakai HP

News | Kamis, 03 Desember 2015 | 15:27 WIB

Banyak Masuk Penjara, JK: Pejabat Nggak Punya Rasa Takut

Banyak Masuk Penjara, JK: Pejabat Nggak Punya Rasa Takut

News | Kamis, 03 Desember 2015 | 13:46 WIB

Terkini

Rekomendasi Air Mawar Tanpa Alkohol, Jaga Kelembapan dan Kesegaran Kulit Bebas Iritasi

Rekomendasi Air Mawar Tanpa Alkohol, Jaga Kelembapan dan Kesegaran Kulit Bebas Iritasi

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 12:23 WIB

Betrand Peto Bantah Tudingan Dugaan Pelecehan, Akui Ada Adegan Jambak-jambakan

Betrand Peto Bantah Tudingan Dugaan Pelecehan, Akui Ada Adegan Jambak-jambakan

Entertainment | Senin, 14 September 2026 | 12:23 WIB

Ujian Hubungan Jangka Panjang: Mengapa "Before Midnight" Adalah Film Paling Jujur Tentang Pernikahan

Ujian Hubungan Jangka Panjang: Mengapa "Before Midnight" Adalah Film Paling Jujur Tentang Pernikahan

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 12:20 WIB

FORU Mau Rights Issue, Target Raup Rp27,1 Triliun untuk Beli Perusahaan Batu Bara

FORU Mau Rights Issue, Target Raup Rp27,1 Triliun untuk Beli Perusahaan Batu Bara

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 12:17 WIB

Mengapa Mesin Cuci Front Loading Jauh Lebih Hemat Air Dibandingkan Top Loading?

Mengapa Mesin Cuci Front Loading Jauh Lebih Hemat Air Dibandingkan Top Loading?

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 12:15 WIB

Dorong Generasi Muda Jadi Pencipta Solusi, Gen Z Impact Fest 2026 Sukses Digelar di UGM

Dorong Generasi Muda Jadi Pencipta Solusi, Gen Z Impact Fest 2026 Sukses Digelar di UGM

News | Senin, 14 September 2026 | 12:13 WIB

Ketika Al-Qur'an Satukan Semua Golongan: Cerita Dibalik Megahnya MTQ Nasional di Jateng

Ketika Al-Qur'an Satukan Semua Golongan: Cerita Dibalik Megahnya MTQ Nasional di Jateng

Jawa Tengah | Senin, 14 September 2026 | 12:10 WIB

Wacana CFD 2 Hari Seminggu, Pramono Anung Mau Dengar Masukan Warga Dulu

Wacana CFD 2 Hari Seminggu, Pramono Anung Mau Dengar Masukan Warga Dulu

News | Senin, 14 September 2026 | 12:07 WIB

Korban Tenggelam di Sungai Lobang Simalungun Ditemukan Meninggal

Korban Tenggelam di Sungai Lobang Simalungun Ditemukan Meninggal

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 12:03 WIB

Singapura Masih Tersiksa Asap Kebakaran Hutan Kalimantan, Kualitas Udara Masih Buruk

Singapura Masih Tersiksa Asap Kebakaran Hutan Kalimantan, Kualitas Udara Masih Buruk

News | Senin, 14 September 2026 | 12:02 WIB

×