Virtue Dragon Diduga Pekerjakan WN Cina Tanpa Izin

Tomi Tresnady

Jum'at, 04 Desember 2015 | 05:00 WIB
Virtue Dragon Diduga Pekerjakan WN Cina Tanpa Izin
Puluhan WNA asal Cina yang ditangkap dirilis oleh Polda Metro Jaya di kantor Imigrasi Kelas I Jakarta Utara, Jakarta, Senin (30/11/2015). [Antara]

Suara.com - PT Virtue Dragon Nickel Industry, sebuah perusahaan pemananaman modal asing asal Tiongkok di Morosi, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, diduga mempekerjakan tenaga kerja asing (TKA) tanpa izin kerja di daerah itu.

"Ribuan TKA yang bekerja di PT Virtue Dragon Nikel Industry, perusahaan tambang nikel asal Tiongkok, rata-rata hanya menggunakan visa kunjungan wisata di daerah ini," kata salah seorang aktivis LSM Konawe, Hasiruddin di Kendari, Sulawesi Tenggara, Kamis (3//12/2015)

Menurut dia, para TKA yang bekerja di perusahaan tambang nikel di Morosi tersebut, seharusnya memiliki izin resmi dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sultra.

"Para TKA yang bekerja tanpa izin resmi itu, bukan hanya merugikan masyarakat Sultra tapi juga sangat merugikan negara karena tidak membayar pajak pendapatan," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sultra, Armunanto dalam keterangan terpisah menapik jika TKA yang bekerja di perusahaan tambang tersebut tanpa izin.

"Jadi, tidak benar kalau para TKA itu bekerja di Sultra tanpa izin. Mereka bekerja di sejumlah perusahaan tambang menggunakan visa kerja," katanya.

Menurut TKA yang bekerja di Sultra jumlahnya belum mencapai ribuan orang, melainkan baru sebanyak 357 orang.

Sesuai data yang ada kata dia, sejumlah TKA tersebut bekerja di sejumlah perusahaan tambang yang tersebar di tujuh kabupaten se-Sultra.

Pantauan di lokasi pembangunan industri nikel PT Virtue Dragon di Morosi, Kamis tampak sejumlah pekerja asing sedang mengerjakan pemasangan rangka bangunan industri dan merakit tulang-tulang besi bangunan industri.

Rata-rata pekerja asing yang sedang bekerja di perusahaan tersebut bermata sipit, berambut lurus dan kulit tampak hitam legam seperti terpanggang panas dari sinar matahari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Apindo Yakin Pengusaha Nasional Beralih Gunakan Yuan

Apindo Yakin Pengusaha Nasional Beralih Gunakan Yuan

Bisnis | Rabu, 02 Desember 2015 | 15:55 WIB

Atasi Polusi, Beijing Perintahkan 2.100 Pabrik Stop Operasi

Atasi Polusi, Beijing Perintahkan 2.100 Pabrik Stop Operasi

News | Selasa, 01 Desember 2015 | 14:38 WIB

Maria Aran dan KB 100 Persen di Desa Pailelang

Maria Aran dan KB 100 Persen di Desa Pailelang

Lifestyle | Selasa, 24 November 2015 | 07:26 WIB

Polres Tanjung Priok Gagalkan Penyelundupan Senilai Rp4,2 Miliar

Polres Tanjung Priok Gagalkan Penyelundupan Senilai Rp4,2 Miliar

News | Selasa, 24 November 2015 | 06:13 WIB

Beijing Bersumpah 'Kejar' ISIS Penjagal Warganya

Beijing Bersumpah 'Kejar' ISIS Penjagal Warganya

News | Jum'at, 20 November 2015 | 20:17 WIB

Cina Serang 'Geng Teroris', 28 Orang Tewas

Cina Serang 'Geng Teroris', 28 Orang Tewas

News | Jum'at, 20 November 2015 | 12:16 WIB

Langkah Praveen/Debby Terhenti di Delapan Besar

Langkah Praveen/Debby Terhenti di Delapan Besar

News | Jum'at, 13 November 2015 | 20:10 WIB

Pesawat Pembom AS Terbang di Atas Proyek Laut Cina Selatan

Pesawat Pembom AS Terbang di Atas Proyek Laut Cina Selatan

News | Jum'at, 13 November 2015 | 05:01 WIB

Terkini

Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!

Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 21:16 WIB

Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir

Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:35 WIB

Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI

Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:24 WIB

Saling Dorong di Depan DPR! Polisi Paksa Padamkan Simbol 'Kematian' Pemerintah Milik Mahasiswa

Saling Dorong di Depan DPR! Polisi Paksa Padamkan Simbol 'Kematian' Pemerintah Milik Mahasiswa

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:21 WIB

Karangan Bunga Hitam Putih KDM di HUT Jakarta Curi Perhatian, Ketua DPRD DKI: Unik

Karangan Bunga Hitam Putih KDM di HUT Jakarta Curi Perhatian, Ketua DPRD DKI: Unik

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:16 WIB

DPR Bukan Tukang 'Stempel' Pemerintah! Saan Mustopa Kalim Fungsi Kontrol Parlemen Tetap Tajam

DPR Bukan Tukang 'Stempel' Pemerintah! Saan Mustopa Kalim Fungsi Kontrol Parlemen Tetap Tajam

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:07 WIB

Parkir Cawang Tak Dilarang Total, Sudinhub: Kami Tindak yang Bandel!

Parkir Cawang Tak Dilarang Total, Sudinhub: Kami Tindak yang Bandel!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:42 WIB

Bukan Merendahkan, Wamenaker Ungkap Alasan Batasi Aturan Outsourcing di 4 Jenis Pekerjaan

Bukan Merendahkan, Wamenaker Ungkap Alasan Batasi Aturan Outsourcing di 4 Jenis Pekerjaan

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:38 WIB

Sasar 5 Provinsi, Program Lanskap Berkelanjutan Targetkan Konservasi Jutaan Hektare Kawasan

Sasar 5 Provinsi, Program Lanskap Berkelanjutan Targetkan Konservasi Jutaan Hektare Kawasan

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:36 WIB

Muktamar PBNU dan Gertakan Cak Imin: Siapa yang Dianggap 'Main-main'?

Muktamar PBNU dan Gertakan Cak Imin: Siapa yang Dianggap 'Main-main'?

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:26 WIB