Ahok Curiga Ada 'Lobi Kotor' DPR di Proyek Wisma Atlet Kemayoran

Pebriansyah Ariefana, Nikolaus Tolen

Jum'at, 04 Desember 2015 | 11:34 WIB
Ahok Curiga Ada 'Lobi Kotor' DPR di Proyek Wisma Atlet Kemayoran
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama. (suara.com/Agung Shandy Lesmana)

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menyebut kalau Pusat Pengelola Komplek (PPK) Kemyoran memiliki peran besar di balik molornya pembangunan wisma atlet untuk perhelatan Asian Games Tahun 2018 mendatang. Bahkan pembangunan berpotensi gagal.

Ahok menuding bahwa PPK Kemayoran sudah melobi Komisi II DPR RI agar menolak pemberian hibah lahan Kemayoran dari Sekretariat Negara ke Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

"Ya, makanya saya udah bilang sama Pak Heru (Kepala Badan Pengelola Keuangan) semalam, rapat dengan Pak Heru, kalau itu PPK Kemayoran, dia kayaknya ngelobi DPR deh," kata Ahok di Balai Kota Jakarta, Jumat (4/12/2015).

Lebih lanjut Mantan Bupati Belitung Timur tersebut mengatakan bahwa sepanjang dirinya menjabat sebagai anggota Komisi II DPR beberapa tahun lalu, dia mengaku tahu betul bagaimana kelakuan dan PPK Kemayoran.

"Saya kan dari Komisi II DPR RI, saya tahu lah kelakuan PPK Kemayoran kayak apa gitu lho. Kalau Anda tidak mau kasih lahan ke kami untuk bangun Rusun dan lebih buat komersil ya tawarkan saja pengusaha yang lain," jelasnya.

Menurut Ahok, apabila tanah tersebut tidak diberikan kepada pihaknya, dirinya juga tidak mempermasalahkannya. Pasalnya, pihaknya bisa menyewakannya nanti dari pihak swasta saat perhelatan terakbar di Asia tersebut dilaksanakan.

"Kalau Anda nggak mau kasih lahan kepada kami untul bangun rusun, mau bangun komersial, ya ngapain saya keluarkan duit buat Jakpro kerjakan kampung atlet. Kalau kamu mau komersial tawarin aja pengusaha yang lain. Kita pinjem aja buat kampung atlet. Iya nggak?," kata Ahok.

Karena itu, Ahok tidak terlalu memusingkan apakah Asian games tersebut terlaksan atau tidak di Jakarta. Dirinya menegaskan bahwa apabila Jakarta tidak siap karena tidak adanya wisma atlet, maka tinggal dikasih tau ke pihak berwajib, dalam hal ini Olympic Council of Asia(OCA) untuk dibatalkan acara tersebut berlangsung di Jakarta.

"Kalau memang nggak bisa siap, ya bilang aja sama OCA (Olympic Council of Asia), batalin saja Asian Games di Jakarta, nggak siap Jakarta," kata Ahok kesal.

Soal kisruh lahan Kemayoran ini sebelumnya dibahas dalam rapat kerja Komisi II DPR dengan Mensesneg Pratikno, Seskab Pramono Anung dan Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki di DPR, beberapa waktu lalu. Pratikno menjelaskan bahwa pengalihan aset berupa lahan di Kemayoran kepada Pemprov DKI itu demi kepentingan umum.

"Dalam jangka pendek adalah mendukung persiapan wisma atlet dalam Asian Games 2018. Dan dalam jangka menengah adalah untuk rusunawa, mengalihkan pemukiman kumuh ke rusunawa," kata Pratikno.

Pemerintah pun merujuk pada Pasal 46 Ayat 1B UU Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara, Pasal 55 Ayat 3 huruf d PP Nomor 2014 tentang Pengelolaan BUMN dan BUMD serta Peraturan Menteri Keuangan Nomor 96 dan 06 Tahun 2007 tentang Tata Cara Pelaksanaan Penggunaan Pemanfaatan Penghapusan dan Pemindahtanganan Barang Milik Negara.

Namun, legislator bergeming. Komisi II DPR pun sepakat akan membahas pengalihan aset negara ini dalam forum Panitia Kerja (Panja).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lulung Doakan Ahok Tak Jadi Tersangka Korupsi Sumber Waras

Lulung Doakan Ahok Tak Jadi Tersangka Korupsi Sumber Waras

News | Kamis, 03 Desember 2015 | 17:33 WIB

Ahok Sudah Pantau PNS DKI yang Layak Jadi Cawagub 2017

Ahok Sudah Pantau PNS DKI yang Layak Jadi Cawagub 2017

News | Kamis, 03 Desember 2015 | 16:49 WIB

Mundur, Kadis Tata Air Bantah Ditekan Ahok

Mundur, Kadis Tata Air Bantah Ditekan Ahok

News | Rabu, 02 Desember 2015 | 13:28 WIB

Kepala Dinas Tata Air Mundur, Padahal Baru Dilantik Ahok

Kepala Dinas Tata Air Mundur, Padahal Baru Dilantik Ahok

News | Rabu, 02 Desember 2015 | 11:53 WIB

Anggaran DKI Dibahas Ngebut, Ahok Minta LSM dan Warga Mengawasi

Anggaran DKI Dibahas Ngebut, Ahok Minta LSM dan Warga Mengawasi

News | Rabu, 02 Desember 2015 | 11:20 WIB

Ahok Pangkas Anggaran SKPD 2016 sampai Rp1,8 Triliun

Ahok Pangkas Anggaran SKPD 2016 sampai Rp1,8 Triliun

News | Senin, 30 November 2015 | 11:45 WIB

Terkini

Habiburokhman: HUT ke-80 Harus Jadi Momentum Polri Perkuat Kepercayaan Rakyat

Habiburokhman: HUT ke-80 Harus Jadi Momentum Polri Perkuat Kepercayaan Rakyat

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:24 WIB

Pramono Bidik Pasar Baru Jadi Myeongdong Versi Jakarta

Pramono Bidik Pasar Baru Jadi Myeongdong Versi Jakarta

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:20 WIB

Gelombang Panas Eropa Makin Mematikan: Krisis Kesehatan Hingga Ancam Ketahanan Energi Nasional

Gelombang Panas Eropa Makin Mematikan: Krisis Kesehatan Hingga Ancam Ketahanan Energi Nasional

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:07 WIB

Prabowo: Kita Butuh Kritik, Tapi Jangan Biarkan Demokrasi Dibajak Pemilik Modal!

Prabowo: Kita Butuh Kritik, Tapi Jangan Biarkan Demokrasi Dibajak Pemilik Modal!

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:03 WIB

Pramono Ultimatum Plaza Senayan dan Senayan City: Bangun Akses Penghubung atau Pajaknya Dinaikkan

Pramono Ultimatum Plaza Senayan dan Senayan City: Bangun Akses Penghubung atau Pajaknya Dinaikkan

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 10:57 WIB

Putusan MK Final, Pilkada Tetap Langsung! PKB: Jangan Debat Lagi, Saatnya Tekan Biaya Politik

Putusan MK Final, Pilkada Tetap Langsung! PKB: Jangan Debat Lagi, Saatnya Tekan Biaya Politik

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 10:50 WIB

Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik

Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 10:46 WIB

Diplomasi AS - Iran Memanas, Utusan Donald Trump Kejar Kesepakatan Damai di Qatar

Diplomasi AS - Iran Memanas, Utusan Donald Trump Kejar Kesepakatan Damai di Qatar

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 10:27 WIB

Putusan MK Soal Pilkada Langsung Dinilai Beri Kepastian Hukum, Ini Alasannya

Putusan MK Soal Pilkada Langsung Dinilai Beri Kepastian Hukum, Ini Alasannya

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 10:06 WIB

Prabowo Beri Kenaikan Pangkat Kehormatan untuk Purnawirawan Polisi, Termasuk Mantan Ajudan Soekarno

Prabowo Beri Kenaikan Pangkat Kehormatan untuk Purnawirawan Polisi, Termasuk Mantan Ajudan Soekarno

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 09:21 WIB

×