AS Pimpin Pembahasan Pendanaan Antiteror di DK PBB

Pebriansyah Ariefana

Sabtu, 05 Desember 2015 | 21:34 WIB
AS Pimpin Pembahasan Pendanaan Antiteror di DK PBB
Teror ISIS via media internet. (shutterstock)

Suara.com - Pemerintah Amerika Serikat memimpin sebuah pertemuan di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) terkait inisiatif pendanaan teror. Ini adalah pincak pertemuan itu.

Menteri Keuangan AS Jacob Lew yang akan memimpin puncak pertemuan menteri keuangan anggota Dewan Keamanan PBB. Pertemuan akan berlangsung, Jumat (17/12/2015) waktu setempat.

Pertemuan ini memberikan perhatian khusus pada kelompok bersenjata IS dalam pertemuan itu. Dalam pertemuan yang digelar di New York itu diharapkan memutuskan resolusi untuk mematahkan sumber pendanaan kelompok teror.

 Itu akan menjadi pertemuan pertama menteri keuangan khusus dari negara anggota Dewan Keamanan, kata Departemen Keuangan, dengan menyebut pertemuan itu menandakan semakin diperlukan pekerjaan semakin khusus untuk memerangi "terorisme".

Upaya untuk memotong dan mengganggu sistem pendanaan internasional kelompok bersenjata IS "sangat penting untuk secara efektif memerangi kelompok teroris ini," kata Lew dalam sebuah pernyataan.

"Sebuah front internasional bersatu sangat penting untuk mencapai tujuan tersebut." Departemen Keuangan telah melakukan upaya yang luas sejak serangan teror pada 2001 untuk melacak dan memerangi pembiayaan kelompok ekstremis kekerasan di seluruh dunia. (Antara/AFP)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

ISIS Klaim Pengikutnya Sebagai Aktor Pembantaian di California

ISIS Klaim Pengikutnya Sebagai Aktor Pembantaian di California

News | Sabtu, 05 Desember 2015 | 18:01 WIB

Polisi Malaysia Tangkap Pentolan ISIS asal Indonesia

Polisi Malaysia Tangkap Pentolan ISIS asal Indonesia

News | Sabtu, 05 Desember 2015 | 12:38 WIB

AS: Turki Memang Beli Minyak ISIS, Tapi...

AS: Turki Memang Beli Minyak ISIS, Tapi...

News | Sabtu, 05 Desember 2015 | 07:48 WIB

Kepolisian Belgia Buru Dua Tersangka Baru Serangan Paris

Kepolisian Belgia Buru Dua Tersangka Baru Serangan Paris

News | Sabtu, 05 Desember 2015 | 03:41 WIB

Tersangka Penembakan California Diduga Bersumpah Setia Pada ISIS

Tersangka Penembakan California Diduga Bersumpah Setia Pada ISIS

News | Sabtu, 05 Desember 2015 | 02:04 WIB

Setelah Inggris, Giliran Jerman Dapat Restu Serang ISIS di Suriah

Setelah Inggris, Giliran Jerman Dapat Restu Serang ISIS di Suriah

News | Jum'at, 04 Desember 2015 | 18:48 WIB

Gempur Suriah, Pasukan Koalisi Termakan Jebakan ISIS

Gempur Suriah, Pasukan Koalisi Termakan Jebakan ISIS

News | Jum'at, 04 Desember 2015 | 13:26 WIB

Direstui Parlemen, Jet Tornado Inggris Gempur Ladang Minyak ISIS

Direstui Parlemen, Jet Tornado Inggris Gempur Ladang Minyak ISIS

News | Kamis, 03 Desember 2015 | 20:56 WIB

Irak Tak Perlu Pasukan Darat Asing untuk Perangi ISIS

Irak Tak Perlu Pasukan Darat Asing untuk Perangi ISIS

News | Kamis, 03 Desember 2015 | 02:25 WIB

Kapolri: Sejumlah Pejabat Negara Diancam ISIS

Kapolri: Sejumlah Pejabat Negara Diancam ISIS

News | Kamis, 03 Desember 2015 | 06:33 WIB

Terkini

Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru

Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:22 WIB

Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?

Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:17 WIB

Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper

Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11 WIB

Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi

Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi

Jabar | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:04 WIB

Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget

Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget

Banten | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:52 WIB

Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan

Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan

Banten | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47 WIB

Langkah Kecil yang Diam-Diam Bisa Membuat Perempuan Lebih Percaya Diri

Langkah Kecil yang Diam-Diam Bisa Membuat Perempuan Lebih Percaya Diri

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:45 WIB

JPMorgan Optimistis Kepada BBRI, Saham Dinilai Masih Murah

JPMorgan Optimistis Kepada BBRI, Saham Dinilai Masih Murah

Banten | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:45 WIB

Fakta Lain Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi: Dua Lembaga Negara Italia Boikot

Fakta Lain Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi: Dua Lembaga Negara Italia Boikot

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:42 WIB

BBRI Direkomendasikan JPMorgan, Saham Berpotensi Reli Jangka Pendek

BBRI Direkomendasikan JPMorgan, Saham Berpotensi Reli Jangka Pendek

Jakarta | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:41 WIB

×