Array

DKPP Ingin TPS di Depok Ini Jadi Percontohan

Rabu, 09 Desember 2015 | 11:33 WIB
DKPP Ingin TPS di Depok Ini Jadi Percontohan
Tempat pemungutan suara (TPS) 14, Komplek Kujang, Kelurahan Beji Timur, Depok, Jawa Barat. Rabu (9/12/2015). (suara.com/Dwi Bowo Raharjo)

Suara.com - Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), Jimly Asshiddiqie melakukan monitoring Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kota Depok, Jawa Barat. Tempat yang pertama kali dikunjungi yakni di tempat pemungutan suara (TPS) 14, Komplek Kujang, Kelurahan Beji Timur, Depok, Jawa Barat.

Menurut pengamatan suara.com di lokasi ketika rombongan dari DKPP tiba di TPS ini langsung disambut oleh alunan musik marawis yang dimainkan oleh anak-anak setempat.

"Ini salah satu TPS yang baik bisa kita jadikan contoh, saya kira ini bagus sekali mudah-mudahan ini bisa memberikan inspirasi di seluruh Indonesia," kata Jimly di TPS 14 Depok, Rabu (9/12/2015).

Berdasarkan pengamatan, area Masjid yang disulap untuk tempat pemilihan suara ini dibuat seperti layaknya 'Kampung Pilkada'. Begitu masuk para pemilih harus melwati gapura, di sini juga disediakan cemilan atau makanan ringan seperti, kacang rebus, jagung rebus dan kue kering lainnya.

Tak hanya itu, bagi warga yang telah menggunakan hak pilihnya di TPS ini akan diberikan kupon undian. Bagi mereka yang beruntung akan mendapatkan hadiah menarik.

Menurit Jimly kalau tidak ada partisipasi dari masyarakat yang begitu besar dalam Pilkada serentak kali ini maka anime masyarakat akan makin berkurang untuk memberikan hak suaranya kepada pasnagan calon.

"Keterlibatan RW, ibu-ibu PKK ini sangat penting, salah satunya yang kita hadapi karena kampanya dibiayai APBD dan APBN dan bukan dari pasangan calon. Sehingga danaya lebih sedikit," katanya.

"Ini juga bagus sekali partisaipasi masyarakat ini nggak ada yang danain. Kita udah cek panwas ada, KPPS lengkap, saksi lengkap ini, bisa jadi contoh. Ini bisa jadi contoh," sambung Jimly.

Adapun dua pasangan calon yang mengikuti Pilkada Kota Depok, untuk merebutkan posisi Wali Kota dan Wakil ali Kota yakni Dimas Oky Nugroho-Babai Suhaimi dan Idris Abdul Shomad-Pradi Supriatna.

Dimas-Babai diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Partai Golkar, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), dan Partai Nasional Demokrat (Nasdem).

Sementara itu, Idris-Pradi diusung oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Gerindra, dan Partai Demokrat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI