KPU Nyatakan Cellica-Zamakhsyari Pemenang Pilkada Karawang

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 18 Desember 2015 | 00:45 WIB
KPU Nyatakan Cellica-Zamakhsyari Pemenang Pilkada Karawang
Ilustrasi pencoblosan pada Pilkada Serentak. [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Karawang, Jawa Barat menetapkan pasangan calon bupati/wakil bupati incumbent atau petahana Cellica Nurrachadiana/Ahmad Zamakhsyari sebegai pemenang Pemilukada Serentak. Mereka meraih suara terbanyak.

"Pasangan calon Cellica/Zamakhsyari yang diusung Partai Demokrat, PKB dan PAN meraih suara terbanyak, sesuai dengan hasil rapat pleno rekapitulasi penghitungan perolehan suara Pilkada," kata Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat Risza Affiat, di Karawang, Kamis (17/12/2015).

Pasangan calon petahana ini meraih 533.240 suara pada Pilkada Karawang yang digelar 9 Desember 2015, dan mampu mendominasi perolehan suara di 309 desa/kelurahan sekitar Karawang. Dari total 30 kecamatan di Karawang, pasangan Cellica/Zamakhsyari menguasai perolehan suara di 29 kecamatan.

Perolehan suara terbanyak kedua diraih pasangan calon bupati/wakil bupati Saan Mustopa/Iman Sumantri (Golkar, Gerindra dan NasDem), sebanyak 200.509 suara. Disusul pasangan Ahmad Marjuki/Dedi Gumelar alias Miing yang meraih 198.094 suara.

Kemudian pasangan Daday Hudaya/Edy Yusuf (jalur perseorangan) meraih 81.022 suara, sebanyak 22.570 suara yang diraih pasangan Nace Permana/Yenih dari jalur perseorangan, serta pasangan Nanan Taryana/Asep Agustian (perseorangan) meraih 8.981 suara.

Menurut Risza, jumlah suara sah yang diraih masing-masing pasangan calon itu totalnya mencapai 1.044.416, dan suara yang dinyatakan tidak sah sebanyak 22.611 suara. Sedangkan jumlah pemilih disabilitas atau penyandang catat sebanyak 819 orang, dan hanya 167 orang yang menggunakan hak pilihnya pada Pilkada Karawang.

Proses rekapitulasi penghitungan perolehan suara Pilkada ini disaksikan langsung oleh sejumlah perwakilan pasangan calon bupati/wakil bupati. Dari enam pasangan calon bupati/wakil bupati, ada dua pasangan calon yang tidak mengutus perwakilan untuk hadir dalam rapat pleno tersebut, yakni perwakilan dari pasangan Nace/Yenih serta Nanan/Asep.

Selanjutnya perwakilan pasangan Marjuki/Miing serta perwakilan dari pasangan Daday/Edy tidak mengikuti rapat pleno penghitungan perolehan suara tersebut hingga selesai. Hanya perwakilan dari pasangan Cellica/Zamakhsyari dan perwakilan pasangan Saan/Iman yang mengikuti kegiatan tersebut sampai tuntas.

Gugat

Hanya saja, tim kampanye pasangan calon bupati/wakil bupati Akhmad Marjuki/Dedi Gumelar akan menggugat secara hukum dugaan kecurangan yang dilakukan pasangan calon petahana Cellica Nurrachadiana/Ahmad Zamakhsyari.

"Kami mencatat ada sejumlah dugaan kecurangan yang dilakukan calon petahana. Dugaan kecurangan-kecurangan itu akan diproses melalui prosedur hukum," kata Ace Sudiar, Tim Kampanye pasangan calon Marjuki/Dedi Gumelar alias Miing, di Karawang.

Ada beberapa kecurangan yang diduga dilakukan tim kampanye pasangan calon petahana atau incumbent pada Pilkada Karawang. Di antaranya ialah melakukan penggiringan aparatur sipil negara agar mendukung calon petahana yang diusung Partai Demokrat, PKB dan PAN.

"Penggiringan aparatur sipil negara itu dilakukan secara terstruktur," kata dia.

Dugaan kecurangan lainnya, terjadi mobilisasi para kepala desa, perangkat desa, hingga pejabat RT/RW dalam mendukung pasangan calon petahana.

Selain itu, ada pula indikasi penggunaan uang negara untuk kepentingan pemenangan pasangan calon petahana. Pemerintah Kabupaten Karawang melalui pelaksana tugas bupati yang mencalonkan diri sebagai bupati juga diduga telah melakukan manipulasi kebijakan rekomendasi kenaikan upah minimum kabupaten yang ternyata kebijakan itu ditolek Gubernur Jabar.

"Tiga hal dugaan kecurangan itu terjadi akibat calon petahana tidak mundur dari jabatannya menjelang Pilkada," kata Ace.

Ia menegaskan pihaknya siap memproses dugaan kecurangan-kecurangan itu melalui proses hukum. Bahkan tim kampanye pasangan calon Marjuki/Dedi Gumelar kini sedang menyiapkan rencana gugatan. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

LIPI: Pilkada Belum Hasilkan Pemimpin yang Bertanggung Jawab

LIPI: Pilkada Belum Hasilkan Pemimpin yang Bertanggung Jawab

News | Kamis, 17 Desember 2015 | 09:04 WIB

Partisipasi Masyarakat dalam Pilkada 2015 Turun 20 Persen

Partisipasi Masyarakat dalam Pilkada 2015 Turun 20 Persen

News | Rabu, 16 Desember 2015 | 17:24 WIB

Diduga Palsukan Tanda Tangan, Djan Faridz Polisikan Ujang-Jawawi

Diduga Palsukan Tanda Tangan, Djan Faridz Polisikan Ujang-Jawawi

News | Rabu, 16 Desember 2015 | 15:48 WIB

Polri Proses 29 Kasus Pidana Sengketa Pilkada Serentak

Polri Proses 29 Kasus Pidana Sengketa Pilkada Serentak

News | Rabu, 16 Desember 2015 | 14:27 WIB

Polri Tangani 29 Kasus Pilkada Serentak Libatkan Kepala Daerah

Polri Tangani 29 Kasus Pilkada Serentak Libatkan Kepala Daerah

News | Rabu, 16 Desember 2015 | 12:11 WIB

Bawaslu: Pilkada Hanya Bisa Diulang Jika Ada Bencana

Bawaslu: Pilkada Hanya Bisa Diulang Jika Ada Bencana

News | Rabu, 16 Desember 2015 | 06:29 WIB

500 Kiai Jember Serukan Petisi Pilkada Damai

500 Kiai Jember Serukan Petisi Pilkada Damai

News | Rabu, 16 Desember 2015 | 05:07 WIB

Sambut Gubernur Baru, Sumbar Hamburkan Rp12 Miliar Bangun Rumdis

Sambut Gubernur Baru, Sumbar Hamburkan Rp12 Miliar Bangun Rumdis

News | Selasa, 15 Desember 2015 | 23:04 WIB

LSM: Ada Politik Uang di Pilkada Kota Balikpapan

LSM: Ada Politik Uang di Pilkada Kota Balikpapan

News | Selasa, 15 Desember 2015 | 21:05 WIB

LBH: Hak Pilih Warga Lapas Bandarlampung Dihilangkan saat Pilkada

LBH: Hak Pilih Warga Lapas Bandarlampung Dihilangkan saat Pilkada

News | Selasa, 15 Desember 2015 | 07:17 WIB

Terkini

Ramalan Shio 23 September 2026, 4 Shio Ini Mulai Lepas dari Kesepian

Ramalan Shio 23 September 2026, 4 Shio Ini Mulai Lepas dari Kesepian

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 19:31 WIB

Bulog Belum Dapat 100% Kuota, Minyakita Masih Rp20 Ribu

Bulog Belum Dapat 100% Kuota, Minyakita Masih Rp20 Ribu

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 19:30 WIB

Mengapa Bahasa Pakar Bikin Politisi Meradang? Menjembatani Sains-Populisme

Mengapa Bahasa Pakar Bikin Politisi Meradang? Menjembatani Sains-Populisme

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 19:30 WIB

Bisa Dikuasai Anak Ranking Bawah, Ini Rahasia Paham Aturan Sinus dan Cosinus untuk UTBK SNBT

Bisa Dikuasai Anak Ranking Bawah, Ini Rahasia Paham Aturan Sinus dan Cosinus untuk UTBK SNBT

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 19:27 WIB

Viral Video Jurnalis Sekaligus Calon Gubernur Peru Susy Isabel Tewas Ditembak Saat Kampanye

Viral Video Jurnalis Sekaligus Calon Gubernur Peru Susy Isabel Tewas Ditembak Saat Kampanye

News | Selasa, 22 September 2026 | 19:25 WIB

Desil Tak Sesuai, Perempuan Mahardhika Soroti Dampaknya ke Korban KDRT

Desil Tak Sesuai, Perempuan Mahardhika Soroti Dampaknya ke Korban KDRT

News | Selasa, 22 September 2026 | 19:21 WIB

Kutukan Merenggut Jiwa di Hutan Larangan

Kutukan Merenggut Jiwa di Hutan Larangan

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 19:20 WIB

PNM Peduli Hadirkan Trauma Healing untuk Dukung Nasabah Flores NTT Bangkit dan Kembali Berusaha

PNM Peduli Hadirkan Trauma Healing untuk Dukung Nasabah Flores NTT Bangkit dan Kembali Berusaha

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 19:17 WIB

Mengenal KH Hasan Abdullah Sahal, Sosok di Balik Sentilan Cari Muka di Hadapan Prabowo

Mengenal KH Hasan Abdullah Sahal, Sosok di Balik Sentilan Cari Muka di Hadapan Prabowo

Video | Selasa, 22 September 2026 | 19:11 WIB

Kronologi Penonaktifan Dosen ISI Yogyakarta Terkait Dugaan Kasus Kekerasan Seksual

Kronologi Penonaktifan Dosen ISI Yogyakarta Terkait Dugaan Kasus Kekerasan Seksual

News | Selasa, 22 September 2026 | 19:10 WIB

×