PBB Prediksi Jumlah Pengungsi Dunia 2015 Capai 60 Juta Orang

Adhitya Himawan

Jum'at, 18 Desember 2015 | 20:33 WIB
PBB Prediksi Jumlah Pengungsi Dunia 2015 Capai 60 Juta Orang
Seorang pengungsi asal Irak menyusui bayinya di tepi pantai Pulau Lesbos, Yunani. (Reuters/Dimitris Michalakis)

Suara.com - Jumlah pengungsi di seluruh dunia diperkirakan melampaui rekor 60 juta pada 2015, terutama akibat perang Suriah dan konflik-konflik berkepanjangan. Pernyataan ini dikeluarkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Jumat (18/12/2015).

Komisioner Tinggi PBB untuk Pengungsi (UNHCR) Antonio Guterres, dalam laporannya mengatakan perkiraan itu termasuk 20,2 juta pengungsi yang melarikan diri dari perang dan penyiksaan. "Ini merupakan jumlah terbanyak sejak 1992," kata Antonio Guterres.

Hampir 2,5 juta pencari suaka permohonannya ditunda, dengan Jerman, Rusia dan Amerika Serikat menerima jumlah terbanyak dari hampir satu juta permohonan baru yang diajukan dalam pertengahan pertama tahun ini, katanya.

"2015 bersiap untuk menyaksikan jumlah pengungsi yang melampaui 60 juta untuk pertama kalinya. Tiap satu dari 122 penduduk dipaksa meninggalkan rumah mereka," katanya.

Jumlah keseluruhan pengungsi hingga akhir 2014 tercatat 59,5 juta. Sekitar 34 juta orang hingga pertengahan tahun menjadi pengungsi di dalam negeri, sekitar 2 juta lebih banyak dibandingkan periode sama pada 2014.

Yaman yang menghadapi perang sipil sejak Maret, melaporkan jumlah terbanyak pengungsi baru hingga 933.500 orang.

"Belum pernah ada kebutuhan lebih besar untuk toleransi, belas kasih dan solidaritas terhadap orang-orang yang sudah kehilangan segaanya," ujar Antonio. 

Negara-negara berkembang yang berbatasan dengan kawasan konflik masih menampung porsi terbesar pengungsi. Namun Antonio memperingatkan mengenai berkembangnya "kebencian" dan "politisasi pengungsi".

Laporan itu didasarkan pada data resmi hingga pertengahan tahun, sebelum puncak gelombang masuk pengungsi dan migran melintasi Laut Tengah menuju Eropa pada Oktober. Laporan itu memprediksi kemungkinan dari tren-tren yang berkembang untuk mengestimasi jumlah total secara global.

Perang saudara Suriah yang pecah pada 2011 merupakan pendorong utama pengungsian, dengan lebih dari 4,2 juta pengungsi Suriah hingga pertengahan tahun, tercabut dari kampung halaman mereka, kata UNHCR.

Rakyat Suriah bersama Ukraina, tempat pemberontakan di kawasan timur pecah paa April 2014, memberikan kontribusi separuh dari 839 ribu pengungsi dalam pertengahan pertama 2015, katanya.

Kekerasan di Afghanistan, Somalia dan Sudan Selatan memicu pergerakan besar pengungsi, begitu juga dengan pertempuran di Burundi, Republik Afrika Tengah, Republik Demokratik Kongo, dan Irak.

Pemulangan sukarela -langkah agar pengungsi bisa pulang dengan aman- berada pada tingkat terendah selama lebih dari tiga dekade, dengan hanya 84 ribu orang yang pulang hingga pertengahan tahun, dibandingkan 107 ribu pengungsi yang pulang selama periode sama 2014, kata UNHCR.

Banyak pengungsi yang tinggal di pengasingan dalam bertahun-tahun ke depan, katanya. "Sebagai akibatnya, jika anda menjadi pengungsi hari ini, peluang anda untuk pulang lebih rendah dibandingkan kapanpun dalam 30 tahun lebih," jelas Antonio.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Israel Lancarkan Serangan Brutal di Kamp Pengungsi Nur Shams

Israel Lancarkan Serangan Brutal di Kamp Pengungsi Nur Shams

News | Selasa, 11 Februari 2025 | 06:14 WIB

Tersambar Petir, 13 Anak Tewas di Gereja Kamp Pengungsi Uganda

Tersambar Petir, 13 Anak Tewas di Gereja Kamp Pengungsi Uganda

News | Senin, 04 November 2024 | 12:54 WIB

Di Balik Jeruji Besi: Nasib Tragis Ratusan Pengungsi Rohingya di Penjara Bangladesh

Di Balik Jeruji Besi: Nasib Tragis Ratusan Pengungsi Rohingya di Penjara Bangladesh

News | Kamis, 13 Juni 2024 | 19:58 WIB

Ini  Alasan Warga Aceh Tidak Ingin Menerima Pengungsi Rohingya

Ini Alasan Warga Aceh Tidak Ingin Menerima Pengungsi Rohingya

Video | Kamis, 18 April 2024 | 08:00 WIB

Jumat Malam, 13 Warga Gaza Meninggal Diberondong Pesawat Tempur Israel

Jumat Malam, 13 Warga Gaza Meninggal Diberondong Pesawat Tempur Israel

News | Sabtu, 16 Maret 2024 | 12:25 WIB

Asal-usul Pengungsi Rohingya: Alami Persekusi di Myanmar dan Ditolak di Aceh

Asal-usul Pengungsi Rohingya: Alami Persekusi di Myanmar dan Ditolak di Aceh

Video | Senin, 27 November 2023 | 10:00 WIB

Angin Topan Paksa Puluhan Ribu Pengungsi Rohingya Pindah dari Pesisir Barat Daya Bangladesh

Angin Topan Paksa Puluhan Ribu Pengungsi Rohingya Pindah dari Pesisir Barat Daya Bangladesh

News | Sabtu, 18 November 2023 | 21:12 WIB

Kamp Rohingya di Bangladesh Kebakaran, 12.000 Pengungsi Kehilangan Tempat Tinggal

Kamp Rohingya di Bangladesh Kebakaran, 12.000 Pengungsi Kehilangan Tempat Tinggal

Video | Kamis, 09 Maret 2023 | 12:05 WIB

Nasib Pengungsi Rohingya yang Terdampar di Aceh: Berpelukan dan Tatapan Mata Kosong

Nasib Pengungsi Rohingya yang Terdampar di Aceh: Berpelukan dan Tatapan Mata Kosong

Video | Kamis, 29 Desember 2022 | 12:15 WIB

Terkini

Perhatian Lebih untuk Kesehatan Nasabah, BRI Private Hadirkan Medical Check Up Premium

Perhatian Lebih untuk Kesehatan Nasabah, BRI Private Hadirkan Medical Check Up Premium

Jatim | Rabu, 23 September 2026 | 16:43 WIB

Potret Ekonomi Kerakyatan Jadi Tema BRI InFrame 2026

Potret Ekonomi Kerakyatan Jadi Tema BRI InFrame 2026

Kalbar | Rabu, 23 September 2026 | 16:43 WIB

BRI Gelar InFrame 2026, Ajak Masyarakat Abadikan Wajah Ekonomi Kerakyatan

BRI Gelar InFrame 2026, Ajak Masyarakat Abadikan Wajah Ekonomi Kerakyatan

Batam | Rabu, 23 September 2026 | 16:41 WIB

BRI InFrame 2026 Resmi Dimulai, Angkat Potret Ekonomi Kerakyatan Indonesia

BRI InFrame 2026 Resmi Dimulai, Angkat Potret Ekonomi Kerakyatan Indonesia

Bali | Rabu, 23 September 2026 | 16:39 WIB

BRI Private Berikan Akses Premium Medical Check Up untuk Nasabah

BRI Private Berikan Akses Premium Medical Check Up untuk Nasabah

Jogja | Rabu, 23 September 2026 | 16:39 WIB

Perkuat Nilai Merek Global, Dunlop Resmi Gandeng Ajang Motor Sport Goodwood Revival

Perkuat Nilai Merek Global, Dunlop Resmi Gandeng Ajang Motor Sport Goodwood Revival

Otomotif | Rabu, 23 September 2026 | 16:35 WIB

3 Day Cream SymWhite 377 untuk Pudarkan Flek Hitam dan Cerahkan Kulit Kusam

3 Day Cream SymWhite 377 untuk Pudarkan Flek Hitam dan Cerahkan Kulit Kusam

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 16:35 WIB

Kompolnas Dalami Kematian Eks Istri Polisi dengan Luka Tembak di Medan, Apa Hasilnya?

Kompolnas Dalami Kematian Eks Istri Polisi dengan Luka Tembak di Medan, Apa Hasilnya?

Sumut | Rabu, 23 September 2026 | 16:32 WIB

Jaga Kesehatan Lebih Optimal, BRI Private Sediakan Layanan Premium Medical Check Up

Jaga Kesehatan Lebih Optimal, BRI Private Sediakan Layanan Premium Medical Check Up

Jawa Tengah | Rabu, 23 September 2026 | 16:30 WIB

TECNO Megapad SE 2 Resmi di Indonesia: Layar 9,7 Inci, AI Tutor, dan Harga Rp3 Jutaan

TECNO Megapad SE 2 Resmi di Indonesia: Layar 9,7 Inci, AI Tutor, dan Harga Rp3 Jutaan

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 16:30 WIB

×