Ini 5 Hal yang Akan Diinvestigasi Terkait Jatuhnya Golden Eagle

Arsito Hidayatullah, Bagus Santosa

Senin, 21 Desember 2015 | 06:36 WIB
Ini 5 Hal yang Akan Diinvestigasi Terkait Jatuhnya Golden Eagle
Salah sebuah pesawat T-50i Golden Eagle yang diproduksi khusus Korean Aero Industries (KAI) untuk Indonesia. [Flickr/KAI/Wikimedia]

Suara.com - TNI AU segera memulai investigasi jatuhnya pesawat T-50i Golden Eagle buatan Korean Aero Industries (KAI) tahun 2013. Diketahui, dua orang pilot yakni Letkol Pnb Marda Sarjono dan Kapten Pnb Dwi Cahyadi, tewas saat mengendarai pesawat tersebut berakrobatik pada acara Gebyar Dirgantara 2015, di Yogyakarta, Minggu (20/12/2015).

Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara, Marsekal Pertama Dwi Badarmanto mengatakan, ada lima hal yang akan diinvestigasi dalam musibah jatuhnya pesawat tersebut.

"Ada beberapa penyebab, (antara lain) faktor manusia, mesin/peralatan, media, ‎misi, dan manajemennya, (disebut) M-5," kata Dwi, dalam konferensi persnya di Halim Perdana Kusuma, Jakarta, Minggu (20/12/2015).

Dari situ, sambung Dwi, bisa diketahui bagaimana keadaan pilot secara psikologi, kemudian juga detail penerbangan, dan lain sebagainya.

"Itu yang harus dipegang, dan ini akan kita investigasi. Karena kita harus satu-persatu M-5 itu. Dan dalam penyelidikan pesawat itu tidak ada batas waktu. Karena ini detail. Bisa sebulan atau bisa tahunan," kata Dwi.

TNI AU juga dipastikan akan melibatkan pihak Korea Selatan (Korsel), selaku produsen pesawat T-50i Golden Eagle, dalam investigasi jatuhnya pesawat tersebut.

"Ya, pasti dong, kita akan libatkan (pihak Korea) di dalam tim investigasi, di dalam tim TNI," ujarnya.

Dwi pun menjelaskan bahwa investigasi ini sendiri akan dipimpin langsung Wakil Kepala Staf Angkatan Udara (Wakasau) Marsekal Madya Hadian Sumintaatmadja.

Saat ini menurutnya, evakuasi sudah dilakukan. Namun, belum bisa disimpulkan penyebab jatuhnya pesawat tersebut. Yang jelas, dua pilot yang mengendarai pesawat itu turut meninggal dunia saat pesawat jatuh. Kedua pilot ‎ini sendiri merupakan pilot terbaik TNI AU.

"Mudah-mudahan dalam waktu tidak terlalu lama bisa tahu penyebabnya. Sehingga kita bisa ambil kesimpulan, dan kita bisa tahu langkah yang akan diambil," ujar dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Beredar Video Amatir Pesawat Jatuh, TNI AU: Percayakan pada Kami

Beredar Video Amatir Pesawat Jatuh, TNI AU: Percayakan pada Kami

News | Minggu, 20 Desember 2015 | 19:10 WIB

Pihak Korea pun Dilibatkan dalam Investigasi Insiden Golden Eagle

Pihak Korea pun Dilibatkan dalam Investigasi Insiden Golden Eagle

News | Minggu, 20 Desember 2015 | 18:34 WIB

Wakasau Pimpin Investigasi Jatuhnya Pesawat Golden Eagle

Wakasau Pimpin Investigasi Jatuhnya Pesawat Golden Eagle

News | Minggu, 20 Desember 2015 | 16:51 WIB

Dua Pilot Golden Eagle Itu adalah Penerbang Terbaik TNI AU

Dua Pilot Golden Eagle Itu adalah Penerbang Terbaik TNI AU

News | Minggu, 20 Desember 2015 | 16:01 WIB

Terkini

Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir

Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:48 WIB

Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:38 WIB

Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa

Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:34 WIB

Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu

Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:30 WIB

12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang

12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:26 WIB

Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati

Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:21 WIB

Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah

Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 22:59 WIB

Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu

Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 22:19 WIB

Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa

Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:58 WIB

Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend

Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:30 WIB