Natalan Keluarga Beda Agama, Perbedaan Itu Indah

Siswanto

Jum'at, 25 Desember 2015 | 13:50 WIB
Natalan Keluarga Beda Agama, Perbedaan Itu Indah
Misa Natal di Gereja GPIB Immanuel, Gambir, Jakarta, Kamis (24/12) malam. [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Keluarga pasangan suami istri beda agama, mantan komisioner Komisi Penyiaran Indonesia Bimo Nugroho dan Taty Aprilyana mengajarkan bahwa perbedaan itu indah.

Mereka bisa saling menghormati satu sama lainnya, seperti pada perayaan Natal tahun ini. Taty tak pernah lupa untuk memberikan ucapan selamat kepada suami tercinta.

"Kami tidak ada masalah, biasanya dulu sewaktu mamah (mertua) masih ada, kalau Natalan, kami pergi ke Semarang. Sekarang sejak mamah tidak ada, paling dua tahun sekali pergi pas Natalan ke kampung," kata Taty, penulis skenario  film Cinta Tapi Beda, kepada Suara.com, Jumat (25/12/2015).

Taty mengatakan ketika keluarga besarnya berkumpul, keharmonisan di tengah perbedaan keyakinan sangat terasa. Dan hal itu membuat kebahagiaan tersendiri baginya.

Tahun ini, tepatnya Minggu (27/12/2015) nanti, keluarga besar akan kumpul di rumah Taty di Bumi Serpong Damai, Tangerang, dengan mengambil momentum Natal. Sedulur-sedulur dari berbagai daerah akan datang.

"Nanti akan ada misa ekaristi dan lain sebagainya. Kami akan mengundang romo (pemuka agama Katolik) untuk memimpin misa di rumah," kata Taty.

Taty menggambarkan suasana sedulur-sedulurnya saat kumpul untuk merayakan Natal akan sama seperti suasana pada hari raya Idul Fitri.

"Jadi reuni keluarga," kata ibu dari enam orang anak.

Lebih jauh, Taty bercerita tentang bagaimana mengajari anak. Anak-anak Taty selama ini dididik secara Islam. Sikap toleransi sudah mulai tertanam di hati mereka. Pada acara kumpul keluarga besar Minggu nanti, anak-anak pun turut serta membantu mempersiapkan acara.

"Gimana anak-anak akan berada dalam situasi itu. Mereka nggak ikut misa dan ibadah, tapi berada di situ. Ikut bantu-bantu," katanya.

Taty mengatakan keluarganya selalu mengajarkan kepada anak tentang pentingnya sikap dan perilaku menghargai perbedaan keyakinan.

"Bahwa ayahnya merayakan kelahiran juru selama yang dia yakini," katanya. "Anak-anak, senang. Namanya kan perayaan, mereka gembira."

Keikutsertaan anak-anak dengan mendukung acara Natal keluarga sebagai wujud sama-sama ikut bahagia menghormati perayaan agama yang diyakini ayah.

"Di keluarga kami perbedaan buka sesuatu yang perlu dibesar-besarkan. Menurutku selalu ada titik yang temukan keimanan. Karena dasarnya untuk kabarkan kebaikan, dalam hal itu, kami yakin sekali ada titik temu, dalam iman," katanya.

Taty juga bercerita tentang bagaimana anak-anaknya sudah memahami makna saling menghormati keyakinan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Natal Keluarga Beda Agama, Istri Ingatkan Suami ke Gereja

Natal Keluarga Beda Agama, Istri Ingatkan Suami ke Gereja

News | Jum'at, 25 Desember 2015 | 13:19 WIB

Pendeta Gereja Immanuel Yakin Ahok Bisa Wujudkan Jakarta Baru

Pendeta Gereja Immanuel Yakin Ahok Bisa Wujudkan Jakarta Baru

News | Jum'at, 25 Desember 2015 | 12:26 WIB

Pendeta Gereja Immanuel Senang Dikunjungi Pemuka Lintas Agama

Pendeta Gereja Immanuel Senang Dikunjungi Pemuka Lintas Agama

News | Jum'at, 25 Desember 2015 | 12:22 WIB

Terkini

Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai

Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:40 WIB

Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat

Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:09 WIB

Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura

Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:01 WIB

Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026

Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 20:50 WIB

Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki

Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 20:00 WIB

Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia

Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 19:10 WIB

Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan

Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:55 WIB

Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi

Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:34 WIB

Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa

Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:30 WIB

Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno

Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:39 WIB