Cerita 14 Hari Sebelum Ronny Dipecat dari UNJ karena Kritis

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 06 Januari 2016 | 15:33 WIB
Cerita 14 Hari Sebelum Ronny Dipecat dari UNJ karena Kritis
Meme dukungan ke Ronny Setiawan. (Twitter @UNJkita)

Suara.com - Mahasiswa Fakultas Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Ronny Setiawan mengaku dipecat atau di-drop out (DO) oleh rektornya, Djaali. Dia dipecat karena setelah mengkritik kebijakan kampus.

Pemecatan itu dilakukan, Selasa (5/1/2016) kemarin lewat surat keputusan rektor. Namun ada cerita selama 14 hari sebelum pemecatan itu terjadi.

 Cerita itu disampaikan rekan Ronny, Ahmad Firdaus. Firdaus adalah Koordinator Aliansi Mahasiswa UNJ Bersatu. Sementara Ronny di UNJ menjabat sebagai Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM).

23 Desember 2015

Mahasiswa FMIPA UNJ melakukan demonstrasi di kampus A UNJ. Mereka menolak rencana Rektorat UNJ yang akan memindahkan FMIPA dari kampus B ke kampus A UNJ. Alasannya fasilitas penunjang akademik dan organisasi di kampus A belum siap dan tidak memadai.

24 sampai 28 Desember 2015

Di kampus UNJ muncul banyak tulisan. Tulisan banyak yang anonim dan mencantumkan nama penulisnya. Salah satu tulisan anonim berjudul "Almanak Kepemimpinan Rektor Djaali". Tulisan itu mengkritik rektor UNJ. Selain tulisan banyak postingan bernada kritikan yang beredar di berbagai media sosial. Seperti misal broadcast yang mendapat selebaran surat disposisi rektor UNJ terhadap salah satu mahasiswa di FIP yang mengajukan permohonan penurunan UKT.

Permohonan itu ditolak oleh rektor UNJ, lalu disampaikan melalui disposisi rektor UNJ yang tertuliskan "UKT sudah hasil verifikasi FIP. Kalau tidak sanggup, bisa cuti atau menarik diri".

"Opini yang beredar semakin menyebar di UNJ. Terlebih, permasalahan di UNJ yang memang sudah begitu banyak ketidakjelasannya, seperti: carut-marut dan tidak amannya perparkiran UNJ, simpang siurnya informasi mengenai pelaksanaan KKN dan beredar info dari salah satu fakultas bahwa KKN tidak didanai kampus selain uang kelompok yang besarannya 1 juta rupiah, pemutusan beasiswa PPA/BBM, perubahan BEM Jurusan ke BEM Prodi yang terkesan dipaksakan, kepindahan FMIPA UNJ, permasalahan dalam transparansi UKT dan tidak adanya alur yang jelas soal mekanisme penurunan UKT, dan menagih janji rektorat UNJ untuk mengadvokasi korban pelecehan seksual yang dilakukan oleh oknum dosen FIS UNJ," papar Firdaus.

 27 Desember 2015

Pukul 15.30 WIB komandan Green Force UNJ (tim aksi universitas) dan Firdaus mengumpulkan tim aksi fakultas se-UNJ dan mitra strategis BEM UNJ. Tujuannya untuk berdiskusi, dan merumuskan beberapa isu strategis. Dari pertemuan itu ada 7 fokus isu yang dibahas. Misalnya masalah Parkiran, UKT, KKN/KKL, FMIPA, Beasiswa, BEM Prodi, dan kasus pelecehan seksual oleh oknum dosen FIS.

"Pertemuan kala itu menyepakati bahwa ke depannya perlu diadakan diskusi lebih dalam perihal masalah-masalah itu dengan melibatkan berbagai elemen mahasiswa," papar Firdaus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

43 Ribu Orang Kecam Rektor UNJ "Drop Out" Mahasiswa Kritis

43 Ribu Orang Kecam Rektor UNJ "Drop Out" Mahasiswa Kritis

News | Rabu, 06 Januari 2016 | 14:34 WIB

Tak Terima Mahasiswa UNJ "Di-DO", Ini Surat Terbuka Fahri Hamzah

Tak Terima Mahasiswa UNJ "Di-DO", Ini Surat Terbuka Fahri Hamzah

News | Rabu, 06 Januari 2016 | 12:53 WIB

Mengkritik Kampus, Mahasiswa UNJ Dipaksa "Drop Out"

Mengkritik Kampus, Mahasiswa UNJ Dipaksa "Drop Out"

News | Rabu, 06 Januari 2016 | 12:23 WIB

Seperti Inilah Alun-alun Demokrasi  yang Direncanakan DPR

Seperti Inilah Alun-alun Demokrasi yang Direncanakan DPR

News | Kamis, 21 Mei 2015 | 13:13 WIB

Kemiskinan di Indonesia Bisa Menjadi Bom Demokrasi

Kemiskinan di Indonesia Bisa Menjadi Bom Demokrasi

Bisnis | Kamis, 25 September 2014 | 14:30 WIB

Terkini

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:17 WIB

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:06 WIB

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:36 WIB

×