Antisipasi Gafatar, Menhan: Jajaran TNI Semua Bergerak

Siswanto, Nikolaus Tolen

Selasa, 12 Januari 2016 | 15:14 WIB
Antisipasi Gafatar, Menhan: Jajaran TNI Semua Bergerak
Menteri Pertahanan RI Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu [suara.com/Kurniawan]
Organisasi Gerakan Fajar Nusantara atau dikenal sebagai Gafatar menjadi perbincangan publik setelah dokter Rica Trihandayani yang hilang bersama anak balitanya ditemukan lagi. Belakangan diketahui, dokter asal Lampung yang tinggal di Yogyakarta itu pernah menjadi pengikut Gafatar Lampung.
 
Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu mengatakan aparat sudah mengantisipasi masuknya berbagai gerakan yang diduga menyesatkan masyarakat.  Gafatar bergerak di berbagai daerai, kabarnya sudah masuk Papua.
 
"Antisipasi sudah kami lakukan. Kita jajaran TNI semua bergerak, dari Sabang sampai Merauke," kata Ryamizard saat hadir dalam Rapat Pimpinan Kementerian Pertahanan RI tahun 2016 di gedung Kementerian Pertahanan, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (12/1/2016).
 
Ryamizard mengatakan aparat telah mengantisipasi gerakan yang dapat meresahkan masyarakat agar akibatnya tidak fatal.
 
"Angkatan darat wajib waspada, Pancasila selesai, kalau kita tidak antisipasi aliran yang ada tadi," katanya. 
 
Upaya yang dilakukan, terutama melakukan pencegahan mulai dari tingkat yang paling kecil hingga ke tingkat lebih besar.
 
"Kita perbaiki pelan pelan, sekolah dasar dan lain-lain kita tingkatkan, bertahap. Setahun dua tahun nggak ada lagi begini," kata Ryamizard.
 
Kemarin, Kepala Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta Brigadir Jenderal Polisi Erwin Triwanto mengatakan Gafatar merupakan organisasi yang telah lama dinyatakan terlarang oleh Majelis Ulama Indonesia. Organisasi tersebut, kata Erwin, kini telah bermetamorfosa menjadi Negara Karunia Allah.

"Kami inginkan bisa mengungkap secara utuh siapa menjadi pemimpinnya, dan yang menjadi pejabat-pejabat organisasi ini," kata dia. 

Untuk melakukan pemeriksaan lanjutan terhadap kasus dokter Rica, menurut Erwin polisi telah berkoordinasi dengan Mabes Polri untuk mendatangkan seorang psikolog yang secara khusus akan mewawancarai korban perekrutan pada Kamis (14/1/2016).

Polda DIY juga telah mengamankan dua orang yang diduga melakukan perekrutan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sejak 2015, MUI Sudah Amati Gerakan Gafatar

Sejak 2015, MUI Sudah Amati Gerakan Gafatar

News | Selasa, 12 Januari 2016 | 14:22 WIB

Polisi Akan Ungkap Siapa Saja di Organisasi Gafatar

Polisi Akan Ungkap Siapa Saja di Organisasi Gafatar

News | Selasa, 12 Januari 2016 | 14:09 WIB

Setelah Ditemukan, Polisi Tak Bisa Langsung Periksa Dokter Rica

Setelah Ditemukan, Polisi Tak Bisa Langsung Periksa Dokter Rica

News | Selasa, 12 Januari 2016 | 13:59 WIB

Terkini

3 Kontroversi YouTuber Bigmo, Terbaru Libatkan Anak Kecil Promosi Liquid Vape

3 Kontroversi YouTuber Bigmo, Terbaru Libatkan Anak Kecil Promosi Liquid Vape

Entertainment | Selasa, 04 Agustus 2026 | 16:29 WIB

Pramono Buka Peluang Modifikasi Cuaca di Jakarta, Antisipasi El Nino dan Ancaman Kebakaran

Pramono Buka Peluang Modifikasi Cuaca di Jakarta, Antisipasi El Nino dan Ancaman Kebakaran

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 16:24 WIB

Sudah Lebih 30 Provinsi Dikunjungi, Pengamat Bongkar Alasan Gibran Sering Turun ke Daerah

Sudah Lebih 30 Provinsi Dikunjungi, Pengamat Bongkar Alasan Gibran Sering Turun ke Daerah

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 16:24 WIB

Perluas Cara Berinvestasi, BNI Tawarkan 2.600 Aset melalui Gelegar Lelang 2026

Perluas Cara Berinvestasi, BNI Tawarkan 2.600 Aset melalui Gelegar Lelang 2026

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 16:21 WIB

Febrie Adriansyah Lawan Status Tersangka, Kuasa Hukum Soroti 9 Kejanggalan Penanganan Kasus

Febrie Adriansyah Lawan Status Tersangka, Kuasa Hukum Soroti 9 Kejanggalan Penanganan Kasus

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 16:20 WIB

Barang Impor Masih Mahal, Rupiah Terperangkap di Level Rp18.000

Barang Impor Masih Mahal, Rupiah Terperangkap di Level Rp18.000

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 16:18 WIB

Pilihan Smartwatch dengan GPS Akurat, Cocok untuk Hiking hingga City Walk

Pilihan Smartwatch dengan GPS Akurat, Cocok untuk Hiking hingga City Walk

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 16:17 WIB

Anak Buah Prabowo Bicara Isu Pergantian Kapolri: Jabatan di Dunia Pasti Diganti, Tinggal Waktunya

Anak Buah Prabowo Bicara Isu Pergantian Kapolri: Jabatan di Dunia Pasti Diganti, Tinggal Waktunya

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 16:17 WIB

Liga Aspal Terancam Bubar, Pramono Janji Siapkan Lahan Pengganti

Liga Aspal Terancam Bubar, Pramono Janji Siapkan Lahan Pengganti

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 16:14 WIB

Kau, Aku & Sepucuk Angpau Merah: Kisah Cinta, Perjuangan, dan Makna Kehidupan

Kau, Aku & Sepucuk Angpau Merah: Kisah Cinta, Perjuangan, dan Makna Kehidupan

Your Say | Selasa, 04 Agustus 2026 | 16:13 WIB

×