Puan: Ada Korban Bom ke RS Naik Gojek Juga Ada yang Numpang Taksi

Siswanto

Kamis, 14 Januari 2016 | 20:53 WIB
Puan: Ada Korban Bom ke RS Naik Gojek Juga Ada yang Numpang Taksi
Menkes Nila Moeloek, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani dan Gubernur Basuki Tjahaja Purnama jenguk korban bom bunuh diri [suara.com/Eva Aulia Rahmawati]

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia Kebudayaan Puan Maharani, Menteri Kesehatan Nila Moeloek, dan Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengunjungi korban ledakan bom di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto, Jakarta Pusat, Kamis (14/1/2016).

"Jadi alhamdulillah tadi kami, saya dengan bu menkes dan pak gubernur DKI sudah datang ke RSPAD ini kemudian melihat kondisi dari enam pasien (dari sembilan pasien) yang kemudian dirawat," kata Puan.

Ia menjelaskan satu pasien sedang menunggu untuk dioperasi karena kakinya terdapat banyak serpihan paku.

"Yang lain sudah dalam perawatan, Insya Allah segera sehatlah. Masih dalam observasi dan pemulihan," kata Puan.

Tiga korban, kata Puan, keadaannya parah. Ketiganya sedang dalam penanganan intensif.

"Tiga orang masih dalam kondisi dioperasi karena memang cukup parah atau dalam. Tapi Insya Allah itu bisa segera teratasi, bisa segera selamat, tapi kami tidak bisa melihat ketiga korban itu," kata Puan.

Dari cerita para korban, mereka dibawa ke RSPAP melalui berbagai cara.

"Tadi ada yang datang sendiri dengan Gojek, ada yang datang sendiri dengan taksi, ada yang sempat datang ke puskesmas di Tanah Abang, tapi kemudian dirawat, dirujuk ke sini. Alhamdulillah saat kami tanyakan bagaimana, semuanya merasa bahwa sudah diatasi, sudah diobati, sudah dirawat dengan baik," kata Puan.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Mohammad Iqbal mengatakan jumlah korban yang dihimpun polisi mencapai 31 orang.

Korban terdiri dari luka sebanyak 24 orang dan meninggal dunia sebanyak tujuh orang.

Dari 24 korban luka terdiri dari lima anggota Polri dan  warga sipil yang empat di antaranya warga Belanda, Austria, Jerman, dan Aljazair.

Dari tujuh yang meninggal dunia, lima di antaranya pelaku. (Eva Aulia Rahmawati)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Selesai Dioperasi, Aiptu Deni Mahieu Belum Bisa Dijenguk

Selesai Dioperasi, Aiptu Deni Mahieu Belum Bisa Dijenguk

News | Kamis, 14 Januari 2016 | 20:38 WIB

Teror Bom Thamrin, Jokowi: Kita Tidak Perlu Takut

Teror Bom Thamrin, Jokowi: Kita Tidak Perlu Takut

News | Kamis, 14 Januari 2016 | 20:32 WIB

Pandji Pragiwaksono: Mencemaskan, Pelaku Teror Kini Lebih Nekat

Pandji Pragiwaksono: Mencemaskan, Pelaku Teror Kini Lebih Nekat

Entertainment | Kamis, 14 Januari 2016 | 20:29 WIB

Ini Kronologis Lengkap Serangan Bom dan Penembakan di Thamrin

Ini Kronologis Lengkap Serangan Bom dan Penembakan di Thamrin

News | Kamis, 14 Januari 2016 | 20:28 WIB

Terkini

Benny Harman Curiga Penyadapan Presiden Bermotif Perebutan Kekuasaan, Singgung Dugaan Makar

Benny Harman Curiga Penyadapan Presiden Bermotif Perebutan Kekuasaan, Singgung Dugaan Makar

News | Rabu, 04 November 2026 | 18:54 WIB

Eks Penyidik Dikabarkan Terlibat Kasus Penyadapan Ilegal Listyo, Begini Respons KPK

Eks Penyidik Dikabarkan Terlibat Kasus Penyadapan Ilegal Listyo, Begini Respons KPK

News | Rabu, 04 November 2026 | 18:47 WIB

Mediasi Sengketa Lahan 14 Hektare di Gunung Sindur Belum Menemukan Titik Terang, Ini Penyebabnya

Mediasi Sengketa Lahan 14 Hektare di Gunung Sindur Belum Menemukan Titik Terang, Ini Penyebabnya

News | Rabu, 04 November 2026 | 18:40 WIB

Solusi Disrupsi AI, UGM dan Uni Eropa Dorong Kolaborasi di EHEF 2026

Solusi Disrupsi AI, UGM dan Uni Eropa Dorong Kolaborasi di EHEF 2026

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 18:40 WIB

Koleksi Mobil Ariyo Windutomo, Plt KSP Usai Listyo Sigit Dipecat

Koleksi Mobil Ariyo Windutomo, Plt KSP Usai Listyo Sigit Dipecat

Otomotif | Rabu, 04 November 2026 | 18:39 WIB

Kisah Koperasi Rimba Lestari: Terangi Dusun dengan Mikrohidro, Hidupi Warga Lewat Kopi

Kisah Koperasi Rimba Lestari: Terangi Dusun dengan Mikrohidro, Hidupi Warga Lewat Kopi

News | Rabu, 04 November 2026 | 18:37 WIB

Shampoo Bayam Mustika Ratu Apakah Non SLS? Cek Kandungan dan Manfaatnya

Shampoo Bayam Mustika Ratu Apakah Non SLS? Cek Kandungan dan Manfaatnya

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 18:37 WIB

KPK Tak Berhenti, Jaringan Bisnis Djarum Bakal Diusut Termasuk BCA?

KPK Tak Berhenti, Jaringan Bisnis Djarum Bakal Diusut Termasuk BCA?

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 18:35 WIB

Review Novel Resign, Ketika Angkat Kaki dari Kantor Jadi Bahan Taruhan

Review Novel Resign, Ketika Angkat Kaki dari Kantor Jadi Bahan Taruhan

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 18:30 WIB

Makin Panas Pemakzulan Gibran, Pendukung Bilang Gusti Allah Mboten Sare Netizen Balas Menohok

Makin Panas Pemakzulan Gibran, Pendukung Bilang Gusti Allah Mboten Sare Netizen Balas Menohok

News | Rabu, 04 November 2026 | 18:29 WIB

×