Fraksi PKS Ke RSPAD Kunjungi Korban Ledakan Bom Bunuh Diri

Siswanto, Ummi Hadyah Saleh

Kamis, 14 Januari 2016 | 23:57 WIB
Fraksi PKS Ke RSPAD Kunjungi Korban Ledakan Bom Bunuh Diri
Anggota Fraksi PKS, Fahri Hamzah, Nasir Jamil, dan Habib Aboe Bakar Al Habsy ke RSPAD kunjungi korban bom bunuh diri [suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Suara.com - Wakil Ketua DPR dari Fraksi PKS Fahri Hamzah mengunjungi korban ledakan bom bunuh diri yang malam ini dirawat di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto, Jakarta Pusat.

Fahri didampingi dua anggota Fraksi PKS yakni Nasir Jamil dan Habib Aboe Bakar Al Habsy. Fahri menuturkan kedatangannya merupakan amanat Fraksi PKS.

"Ada amanat dari pimpinan fraksi, kita datang untuk melihat saudara-saudara kita yang kena musibah dan kami ketemu dengan keluarganya," ujar Fahri di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto.

Fahri menuturkan Fraksi PKS prihatin atas kejadian ledakan bom di Jalan M. H. Thamrin.

"Sebagai pribadi dan anggota dewan saya juga sebagai pimpinan dewan menyatakan ikut berduka terhadap kejadian yang menimpa saudara-saudara kita bangsa Indonesia," kata Fahri.

Fahri mengatakan tadi telah menjenguk korban ledakan bom yang terdiri dari anggota polisi, mahasiswa, dan pegawai konsulat Aljazair di Intensive Care Unit.

"Ada juga pegawai konsulat Aljazair, yang sebetulnya hari ini dia akan pulang tapi mampir sebentar di situ dan akhirnya meledak bom itu. Juga korban beberapa anggota polisi, yang sudah selesai operasi di dalam ICU, kita doakan bersama-sama," katanya.

Fahri menuturkan peristiwa siang tadi menunjukkan ada kelompok di Indonesia yang tidak senang melihat bangsanya sendiri yang aman dan damai.

"Dan mereka menginginkan cara-cara, yang kasar dan biadab, oleh karena itu kita sebagai bangsa harus waspada dan kita mengecam segala tindakan ini, dalam bentuk apapun dan siapapun,"imbuh Fahri.

Fahri meminta masyarakat waspada, jika ada informasi mencurigakan diharapkan melapor pihak berwajib.

"Kami berharap masyarakat tenang, sambil mewaspadai apabila ada hal-hal yang dianggap patut dicurigai, agar segera lapor kepada aparat yang ada di lapangan. Kita perlu waspada," katanya.

Dia berharap aparat kepolisian, TNI, dan aparatur intelijen bekerjasama mengungkap kasus Thamrin.

"Kami berharap semua yang terkait, bisa bekerjasama untuk menemukan siapa yang bertanggungjawab, apa sebetulnya yang terjadi, dan memastikan tidak ada lagi yang terjadi, agar masyarakat Indonesia berada dalam kedamaian," katanya.

"Ada beberapa korban yang masih berbicara dengan kami, dua orang polisi masih sadar dan satu belum sadar, dan sedang ada dioperasi. Kita prihatin dengan kondisi ini tentu saja, aparat kepolisian dan TNI siaga untuk menghadapi situasi yang tidak diinginkan," Nasir Jamil menambahkan. (Eva Aulia Rahmawati)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Satpam Tatap Muka Peneror Bom Thamrin, Sempat Dimaki-maki

Satpam Tatap Muka Peneror Bom Thamrin, Sempat Dimaki-maki

News | Kamis, 14 Januari 2016 | 23:28 WIB

Beri Info 'Sesat' Bom, TVone Diberi Sanksi KPI

Beri Info 'Sesat' Bom, TVone Diberi Sanksi KPI

News | Kamis, 14 Januari 2016 | 22:51 WIB

Penjelasan Supir Truk yang Bannya Meledak di Kawasan Sarinah

Penjelasan Supir Truk yang Bannya Meledak di Kawasan Sarinah

News | Kamis, 14 Januari 2016 | 22:38 WIB

Objek Vital di Bekasi Diperketat Pascabom Sarinah

Objek Vital di Bekasi Diperketat Pascabom Sarinah

News | Kamis, 14 Januari 2016 | 22:31 WIB

Terkini

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Jabar | Rabu, 04 November 2026 | 22:37 WIB

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 22:16 WIB

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:15 WIB

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Health | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:32 WIB

Awas! Harga Bitcoin di Ambang Jurang, Ini Level Kritis yang Wajib Dipantau

Awas! Harga Bitcoin di Ambang Jurang, Ini Level Kritis yang Wajib Dipantau

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 21:25 WIB

Ponpes HQ Sukoharjo Digeledah Polisi, Menag Tegaskan Hukum Berbicara

Ponpes HQ Sukoharjo Digeledah Polisi, Menag Tegaskan Hukum Berbicara

Jogja | Rabu, 04 November 2026 | 21:18 WIB

×