Dua Psikiater Gali Kisah Kehidupan Dokter Rica

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 15 Januari 2016 | 01:34 WIB
Dua Psikiater Gali Kisah Kehidupan Dokter Rica
Dokter Rica Tri Handayani bersama suami dan putranya. (Dok. Pribadi)

Suara.com - Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta mulai melibatkan dua psikiater untuk mewawancarai dokter Rica Tri Handayani yang sebelumnya sempat menghilang karena mengikuti kegiatan kelompok tertentu. Dua psikiater ini dari Mabes Polri.

"Dua psikiater dari Mabes Polri sudah datang di Mapolda DIY tadi siang untuk membantu mewawancarai dokter Rica," kata Kepala Bidang Humas Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta AKBP Anny Pudjiastuti di Yogyakarta, Kamis (14/1/2016).

Kedua psikiater tersebur akan bertugas menggali latar belakang Rica bergabung dengan organisasi yang disebut-sebut Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar). Serta peran V dan E dalam kasus tersebut.

"Sebagian besar akan berfokus menggali sesuai posisi Rica sebagai saksi dalam kasus itu," kata dia.

Kondisi dokter Rica saat ini sudah lebih membaik. Dokter muda lulusan Universitas Islam Indonesia (UII) itu, kata Anny sudah lebih terbuka dan mau berkomunikasi dibanding sebelumnya saat tiba dari Bandara Waringin Barat, Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah.

"Sudah semakin membaik dan mau berkomunikasi," kata dia.

Kendati demikian, Anny mengatakan proses wawancara belum dapat dipastikan waktunya. Pelaksanaannya dapat berlangsung beberapa hari, bisa Polda atau di kediaman Rica.

"Hasil wawancara belum bisa dipastikan lamanya tergantung kesediaan yang bersangkutan," kata Anny.

Sementara itu untuk kedua perekrut, E dan V yang merupakan sepupu Rica telah ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda DIY. Keduanya diduga melakukan perbuatan membawa lari perempuan dengan tipu muslihat ataupun dengan ancaman kekerasan sesuai dengan Pasal 332 ayat (1) ke-2 KUHP.

Sebelumnya, dokter Rica Tri Handayani bersama anaknya yang hilang sejak 30 Desember 2015 ditemukan jajaran Polda DIY di Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah. Selama menghilang, dokter asal Lampung ini diduga ikut dalam kegiatan kelompok Gafatar. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gafatar Pernah Bersumpah Bertobat

Gafatar Pernah Bersumpah Bertobat

News | Kamis, 14 Januari 2016 | 07:25 WIB

12 Orang Hilang di Sulsel Diduga Ikut Gafatar

12 Orang Hilang di Sulsel Diduga Ikut Gafatar

News | Kamis, 14 Januari 2016 | 03:21 WIB

Pemprov Sumut: Selama Ini Tidak Ada yang Aneh dengan Gafatar

Pemprov Sumut: Selama Ini Tidak Ada yang Aneh dengan Gafatar

News | Rabu, 13 Januari 2016 | 23:06 WIB

Tiga Komisi di DPR Tangani Kasus Gafatar

Tiga Komisi di DPR Tangani Kasus Gafatar

News | Rabu, 13 Januari 2016 | 16:11 WIB

Belum Jelas Gafatar Berkaitan dengan ISIS, Tapi Perlu Ditelusuri

Belum Jelas Gafatar Berkaitan dengan ISIS, Tapi Perlu Ditelusuri

News | Rabu, 13 Januari 2016 | 15:43 WIB

Satu Keluarga di Rejowinangun DIY Hilang, Diduga Terkait Gafatar

Satu Keluarga di Rejowinangun DIY Hilang, Diduga Terkait Gafatar

News | Rabu, 13 Januari 2016 | 15:29 WIB

Kasus Gafatar, Sepupu Dokter Rica Jadi Tersangka

Kasus Gafatar, Sepupu Dokter Rica Jadi Tersangka

News | Rabu, 13 Januari 2016 | 13:26 WIB

Fahri Hamzah Pernah Bertemu Gafatar

Fahri Hamzah Pernah Bertemu Gafatar

News | Rabu, 13 Januari 2016 | 11:28 WIB

Gerakan Gafatar Membahayakan Kehidupan Sosial

Gerakan Gafatar Membahayakan Kehidupan Sosial

News | Rabu, 13 Januari 2016 | 11:11 WIB

Pemkot Kendari Resmi Umumkan Bahaya Gafatar

Pemkot Kendari Resmi Umumkan Bahaya Gafatar

News | Rabu, 13 Januari 2016 | 02:04 WIB

Terkini

Gambut Bukan Sekadar Lahan Basah, Ia Penentu Masa Depan Karbon Dunia

Gambut Bukan Sekadar Lahan Basah, Ia Penentu Masa Depan Karbon Dunia

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 07:25 WIB

Diminta OTP dan Pasang APK Saat Melamar Kerja? Fix, Itu Loker Palsu!

Diminta OTP dan Pasang APK Saat Melamar Kerja? Fix, Itu Loker Palsu!

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 07:22 WIB

3 Shio Paling Beruntung Sepanjang Oktober 2026, Kehidupan Membaik dan Berpeluang Sukses

3 Shio Paling Beruntung Sepanjang Oktober 2026, Kehidupan Membaik dan Berpeluang Sukses

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 07:15 WIB

Bagaimana Cara Menghitung Hari Baik Pindah Rumah Berdasarkan Weton?

Bagaimana Cara Menghitung Hari Baik Pindah Rumah Berdasarkan Weton?

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 07:09 WIB

Trailer Baru The Apothecary Diaries Season 3 Ungkap Lagu Penutup oleh Eve

Trailer Baru The Apothecary Diaries Season 3 Ungkap Lagu Penutup oleh Eve

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 07:05 WIB

Jelang Duel Panas di GBK, Striker Naturalisasi Malaysia Sesumbar Permalukan Timnas Indonesia!

Jelang Duel Panas di GBK, Striker Naturalisasi Malaysia Sesumbar Permalukan Timnas Indonesia!

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 07:05 WIB

4 Moisturizer Peptide Dukung Produksi Kolagen untuk Jaga Kekencangan Kulit

4 Moisturizer Peptide Dukung Produksi Kolagen untuk Jaga Kekencangan Kulit

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 06:45 WIB

Meritokrasi Sudah Mati, Kenali Fenomena 'Neo-Feodalisme' di Kantormu!

Meritokrasi Sudah Mati, Kenali Fenomena 'Neo-Feodalisme' di Kantormu!

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 05:58 WIB

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Entertainment | Minggu, 27 September 2026 | 00:01 WIB

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

News | Sabtu, 26 September 2026 | 23:28 WIB

×