Inggris 'Wajibkan' Imigran Muslim Belajar Bahasa Inggris

Esti Utami

Selasa, 19 Januari 2016 | 09:39 WIB
Inggris 'Wajibkan' Imigran Muslim Belajar Bahasa Inggris
Perdana Menteri Inggris David Cameron. (Reuters/Peter Nicholls)

Perdana Menteri Inggris David Cameron, Senin (18/1/2016) mengumumkan, perempuan Muslim yang gagal mempelajari Bahasa Inggris dengan standar cukup tinggi akan menghadapi deportasi dari Inggris. Dia juga menegaskan bahwa kemampuan Bahasa Inggris yang buruk akan menyebabkan orang "lebih rentan" terhadap pesan kelompok garis keras seperti ISIS.

Komentar Cameron muncul pada saat partai Konservatif-nya meluncurkan dana untuk belajar Bahasa Inggris senilai 20 juta poundsterling (28,5 juta dolar AS) bagi perempuan di komunitas terpencil.

Pendanaan itu disiapkan sebagai bagian dari upaya membangun integrasi komunitas. Peraturan imigrasi telah mengharuskan pasangan dapat berbicara Bahasa Inggris sebelum mereka datang ke Inggris untuk tinggal bersama pasangannya.

Cameron mengatakan mereka juga akan menghadapi ujian lanjutan setelah dua setengah tahun berada di negara itu untuk memastikan bahwa kemampuan berbahasa mereka meningkat.

"Tidak ada jaminan bahwa mereka boleh tinggal jika kemampuan berbahasa mereka tidak meningkat," katanya kepada radio BBC.

Ia menambahkan, "Orang yang datang ke negara kita, mereka juga memiliki tanggung jawab." Pemerintah memperkirakan sekitar 190.000 perempuan Muslim di Inggris - sekitar 22 persen - bisa berbicara Bahasa Inggris sedikit atau tidak sama sekali."

Jumlah warga Muslim di Inggris diperkirakan mencapai 2,7 juta dari total 53 juta penduduk.
Cameron mengatakan kemampuan bahasa yang kurang akan mengakibatkan Muslim di Inggris lebih mudah terpengaruh pesan-pesan kelompok garis keras.

"Saya tidak mengatakan ada semacam hubungan sebab-akibat antara tidak bisa berbahasa Inggris dan menjadi seorang ektremis, tentu saja tidak," katanya.

"Tapi jika seseorang tidak mampu berbahasa Inggris, tidak dapat membaur, mereka akan menghadapi tantangan memahami identitas mereka dan, karena itu, mereka bisa lebih rentan terhadap pesan-pesan yang dilancarkan kelompok ekstremis."

Pernyataan Cameron itu mengundang kritik dari kelompok-kelompok Muslim dan partai oposisi. Kepala eksekutif Ramadhan Foundation Mohammed Shafiq, yang berkampanye untuk hubungan komunitas lebih baik, menuduh Cameron memunculkan "prasangka yang memalukan".

"David Cameron dan pemerintah Konservatif sekali lagi menggunakan Muslim Inggris sebagai sepak bola politik untuk mencetak poin murah agar tampil tangguh," tambahnya.

Juru bicara urusan dalam negeri untuk oposisi utama Partai Buruh, Andy Burnham, menuduh Cameron melakukan "pendekatan seenaknya dan ceroboh", yang "secara tidak adil membuat stigma terhadap seluruh komunitas." (Antara/AFP)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bukan Sekadar Belajar Bahasa Inggris, Ini Cerita Dua Ibu Merawat Kewarasan di Tengah Kesibukan

Bukan Sekadar Belajar Bahasa Inggris, Ini Cerita Dua Ibu Merawat Kewarasan di Tengah Kesibukan

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 17:35 WIB

Saat Anak Keluar dari Zona Nyaman, Belajar Bahasa Asing Jadi Pengalaman yang Tak Terlupakan

Saat Anak Keluar dari Zona Nyaman, Belajar Bahasa Asing Jadi Pengalaman yang Tak Terlupakan

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 16:35 WIB

Rumus Present Perfect Tense Lengkap dengan Contoh Kalimat Sehari-hari

Rumus Present Perfect Tense Lengkap dengan Contoh Kalimat Sehari-hari

Tekno | Jum'at, 04 September 2026 | 11:48 WIB

Desa Les Bekali Generasi Muda dengan Bahasa Inggris, Siap Mendunia?

Desa Les Bekali Generasi Muda dengan Bahasa Inggris, Siap Mendunia?

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 17:25 WIB

25 Ucapan Hari Pramuka Bahasa Inggris Lengkap Artinya, Pas Buat Status WA dan Caption Medsos

25 Ucapan Hari Pramuka Bahasa Inggris Lengkap Artinya, Pas Buat Status WA dan Caption Medsos

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 13:09 WIB

20 Ucapan Selamat Hari Pramuka Bahasa Inggris dan Artinya

20 Ucapan Selamat Hari Pramuka Bahasa Inggris dan Artinya

Lifestyle | Senin, 10 Agustus 2026 | 11:26 WIB

Gen Z Fasih Bahasa Inggris, tapi Makin Asing dengan Bahasa Ibu, Mengapa?

Gen Z Fasih Bahasa Inggris, tapi Makin Asing dengan Bahasa Ibu, Mengapa?

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 19:35 WIB

Purbaya Sebut Kegiatan PFII Pakai Valuta Asing, Komunikasi Bahasa Inggris

Purbaya Sebut Kegiatan PFII Pakai Valuta Asing, Komunikasi Bahasa Inggris

Bisnis | Senin, 20 Juli 2026 | 19:47 WIB

Karier di Era AI Tak Hanya Soal Skill Digital, Kemampuan Komunikasi Bahasa Inggris Jadi Pembeda

Karier di Era AI Tak Hanya Soal Skill Digital, Kemampuan Komunikasi Bahasa Inggris Jadi Pembeda

Opini | Rabu, 15 Juli 2026 | 10:05 WIB

Kemampuan Bahasa Inggris Indonesia Masih Rendah, Tertinggal di Peringkat 80 Dunia

Kemampuan Bahasa Inggris Indonesia Masih Rendah, Tertinggal di Peringkat 80 Dunia

Lifestyle | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:47 WIB

Terkini

4 HP Warna Burgundy yang Lebih Murah dari iPhone 18 Pro, Performa Terbaik!

4 HP Warna Burgundy yang Lebih Murah dari iPhone 18 Pro, Performa Terbaik!

Tekno | Minggu, 20 September 2026 | 12:17 WIB

Nusron Wahid Mundur dari Pengurus DPP Golkar, Sekjen Sebut Sudah Temui Bahlil

Nusron Wahid Mundur dari Pengurus DPP Golkar, Sekjen Sebut Sudah Temui Bahlil

News | Minggu, 20 September 2026 | 12:15 WIB

Isi Pidato Hasan Abdullah Sahal di Depan Prabowo, dari Sejarah Gontor Sampai Curhat Soal Cari Muka

Isi Pidato Hasan Abdullah Sahal di Depan Prabowo, dari Sejarah Gontor Sampai Curhat Soal Cari Muka

News | Minggu, 20 September 2026 | 12:07 WIB

5 Rekomendasi Krim Malam Mencerahkan Bekas Jerawat Kehitaman PIH, Harga Mulai Rp40 Ribuan

5 Rekomendasi Krim Malam Mencerahkan Bekas Jerawat Kehitaman PIH, Harga Mulai Rp40 Ribuan

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 12:05 WIB

Wajib Sertifikasi Halal Berlaku Oktober 2026, Rokok Termasuk?

Wajib Sertifikasi Halal Berlaku Oktober 2026, Rokok Termasuk?

News | Minggu, 20 September 2026 | 12:01 WIB

Ribuan Titik Panas Masih Kepung Sumatera, Riau Turun Drastis

Ribuan Titik Panas Masih Kepung Sumatera, Riau Turun Drastis

Riau | Minggu, 20 September 2026 | 12:01 WIB

Ketika Cinta Tak Lagi Ingin Pulang

Ketika Cinta Tak Lagi Ingin Pulang

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 11:55 WIB

Anime Bertema Fashion BLESS Tayang 2027, Video Dua Karakter Utama Dirilis

Anime Bertema Fashion BLESS Tayang 2027, Video Dua Karakter Utama Dirilis

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 11:50 WIB

Hak Korban KMP Virgo Transport 8 Mulai Disalurkan, Ahli Waris Terima Rp70 Juta

Hak Korban KMP Virgo Transport 8 Mulai Disalurkan, Ahli Waris Terima Rp70 Juta

News | Minggu, 20 September 2026 | 11:47 WIB

Sikapi Konflik Papua, Panglima TNI Tegaskan Militer Tak Bisa Bekerja Sendirian

Sikapi Konflik Papua, Panglima TNI Tegaskan Militer Tak Bisa Bekerja Sendirian

News | Minggu, 20 September 2026 | 11:32 WIB

×