Jessica Ungkap Kenapa Tak Mau Ikut Cicipi Kopi Mirna

Siswanto, Agung Sandy Lesmana

Rabu, 20 Januari 2016 | 21:20 WIB
Jessica Ungkap Kenapa Tak Mau Ikut Cicipi Kopi Mirna
Jessica Kumala Wongso [suara.com/Agung Sandy Lesmana]

Suara.com - Rabu (6/1/2016) di kafe Olivier, Grand Indonesia Mall, Jakarta Pusat, Wayan Mirna Salihin (27) sebenarnya sudah curiga ada sesuatu yang tidak beres di dalam es kopi Vietnam yang baru saja diseruputnya.

"Oh my god. It's awfull, it's so bad," kata Mirna ketika itu.

Lalu Hani, teman Mirna, mencium dan sedikit mencicipinya. Benar, dia langsung merasa kebas.

Tak lama setelah itu, Mirna kejang dan ambruk. Klinik kesehatan Grand Indonesia tak bisa menangani. Lalu dia dirujuk ke Rumah Sakit Abdi Waluyo, Menteng, Jakarta Pusat, dan meninggal di sana.

Di meja nomor 54 itu, selain Mirna dan Hani, ada Jessica Kumala Wongso (27). Jessica adalah orang yang memesan kopi yang diminum Mirna.

Kenapa ketika itu dia tidak mau mencicipi kopi setelah Mirna bereaksi tidak enak?

"Soalnya saya sakit maag di lambung. dan saya diperingati masnya soalnya kopinya kuat banget jadi tidak saya coba," kata Jessica usai menjalani pemeriksaan di Mapolda Metro Jaya, Rabu (20/1/2016) malam.

Ketika ditanya apakah ketika itu mengetahui ada sianida dalam es kopi yang diminum Mirna, Jessica mengaku tidak tahu.

"Saya tidak tahu," katanya.

Belakangan, ketika ditanya wartawan, Jessica bilang sebenarnya dia dan Mirna sama-sama penikmat kopi.

"Iya kita semua doyan minum kopi," kata dia.

Jessica mengakui kalau selama belajar di Billy Blue College of Design, Sidney, Australia, sering pergi ke kafe bareng Hani dan Mirna.

"Teman kuliah, waktu di sana belajar sama-sama pergi makan kafe," kata Jessica.

Setelah lama bekerja di Australia, Jessica pulang ke Indonesia pada Desember 2015. Untuk mengobati rindu, tiga perempuan itu janjian di kafe Olivier.

Polisi memastikan kopi Mirna mengandung racun sianida seberat sekitar tiga gram. Sampai sekarang belum tahu siapa yang menaburkannya dan apa motifnya.

Berita Menarik Lainnya:
 
 
 
 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Siapa Meracun Mirna, Polda Libatkan Polisi Federal Australia

Siapa Meracun Mirna, Polda Libatkan Polisi Federal Australia

News | Rabu, 20 Januari 2016 | 15:12 WIB

Terkini

Review The Good Son: Thriller Psikologis yang Siap Mengacaukan Pikiranmu

Review The Good Son: Thriller Psikologis yang Siap Mengacaukan Pikiranmu

Your Say | Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:15 WIB

BPBD Hulu Sungai Selatan Apresiasi Kepedulian Anak Usaha AALI Tangani Karhutla di Lahan Warga

BPBD Hulu Sungai Selatan Apresiasi Kepedulian Anak Usaha AALI Tangani Karhutla di Lahan Warga

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:05 WIB

Perbedaan Sunscreen Wardah Kuning, Oranye, dan Biru Sesuai Jenis Kulit

Perbedaan Sunscreen Wardah Kuning, Oranye, dan Biru Sesuai Jenis Kulit

Lifestyle | Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:00 WIB

Dari Premanisme ke Politik Kekuasaan: Ormas Jalanan di Era Pasca Reformasi

Dari Premanisme ke Politik Kekuasaan: Ormas Jalanan di Era Pasca Reformasi

Your Say | Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:00 WIB

Kejurnas Menembak PPAD 2026: Dedi Iswanto Juara, PPAL 2 Berjaya di Beregu

Kejurnas Menembak PPAD 2026: Dedi Iswanto Juara, PPAL 2 Berjaya di Beregu

Sport | Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:50 WIB

5 Tanda Donat Overproof, Adonan Terlalu Mengembang hingga Kempes

5 Tanda Donat Overproof, Adonan Terlalu Mengembang hingga Kempes

Your Say | Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:45 WIB

Kreasi Warga Cengkareng, Bikin Perahu Unta dengan 3.000 Lebih Sampah Botol Plastik

Kreasi Warga Cengkareng, Bikin Perahu Unta dengan 3.000 Lebih Sampah Botol Plastik

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:39 WIB

KPK Tak Bertaji, Tersangka Korupsi Dana Bencana Tidak Dijerat Pakai Pasal Hukuman Mati

KPK Tak Bertaji, Tersangka Korupsi Dana Bencana Tidak Dijerat Pakai Pasal Hukuman Mati

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:39 WIB

Apa Itu Zona 1, 2, 3 dalam Lari? Kenali Perbedaan dan Manfaatnya

Apa Itu Zona 1, 2, 3 dalam Lari? Kenali Perbedaan dan Manfaatnya

Lifestyle | Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:35 WIB

Wacana Gaji ASN Lewat Kopdes Dinilai Cuma Akal-akalan: Harus Dibatalkan

Wacana Gaji ASN Lewat Kopdes Dinilai Cuma Akal-akalan: Harus Dibatalkan

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:35 WIB

×