Riko Ditembak Mati Polisi, Ipar: Dia Nganggur, Tapi Berduit

Siswanto | Dwi Bowo Raharjo | Suara.com

Jum'at, 22 Januari 2016 | 22:41 WIB
Riko Ditembak Mati Polisi, Ipar: Dia Nganggur, Tapi Berduit
Anggel, kakak Riko, di Jalan Nakula, Tanah Tinggi, Jakarta Pusat, Jumat (22/1/2016) malam. [suara.com/Bowo Raharjo]

Suara.com - Riko, tersangka bandar narkoba dan pengeroyokan terhadap anggota polisi, tersungkur setelah dihajar timah panas dalam operasi penggerebekan di Jalan Nakula, Tanah Tinggi, Jakarta Pusat, Jumat (22/1/2016) malam.

Kakak ipar Riko, Anggel, prihatin dengan nasib Riko. Anggel bercerita selama ini Riko menjadi pengangguran, tetapi selalu punya uang.

"Saya kenal dia itu pengangguran, tapi uangnya selalu ada. Pulang ke sini seminggu, dua minggu sekali," ujar Anggel di lokasi.

Riko jadi target polisi karena dia terlibat dalam pengeroyokan terhadap anggota polisi saat terjadi penggerebekan di Jalan Slamet Riyadi IV, Matraman, Jakarta Timur, pada Senin, 18 Januari 2016 lalu. Saat itu, Bripka Taufik Hidayat dan seorang cepu (informan) meninggal dunia saat berusaha menyelamatkan diri. Iptu Prabowo saat itu luka berat karena dibacok dan ditusuk.

Anggel mengakui dulu Riko memang punya latar belakang sebagai pengedar narkoba. Tapi dia tidak tahu kalau ternyata sampai sekarang dia masih mengurusi narkoba.

"Kalau dulu saya tahu pernah (menjadi pengedar narkoba), namun semenjak sekarang kelakuanya aneh, rada nggak waras gitu saya nggak tahu," katanya.

Riko punya seorang anak berinisial APR. Anak semata wayang RIko sekarang duduk di bangku sekolah dasar kelas 6 SD. APR tinggal bersama Anggel.

"Sebelum baku tembak Riko sempat minta makan sama APR," katanya.

Di lokasi tadi, usai baku tembak, Kapolres Metro Jakarta Pusat Komisaris Besar Hendro Pandowo menjelaskan alasan polisi menembak Riko karena dia dianggap melawan petugas.

"Ternyata saudara R melawan dengan melakukan tembakan dengan senjata api. Peringatan pertama agar menyerahkan diri sampai tiga kali (tak dipedulikan). Amnunisinya banyak," kata Hendro.

Hendro menduga pistol yang dipakai Riko merupakan pistol milik Iptu Prabowo yang dirampas Senin itu. Setelah Riko ditembak, pistol tersebut sekarang disita polisi.

Saat ini jenazah Riko sudah dikirim ke Rumah Sakit Polri, Jakarta Timur.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tiga Kali Peringatan Tak Dipedulikan, Polisi Tembak Mati Riko

Tiga Kali Peringatan Tak Dipedulikan, Polisi Tembak Mati Riko

News | Jum'at, 22 Januari 2016 | 20:42 WIB

Detik-detik Baku Tembak Polisi dan Bandar di Johar Baru

Detik-detik Baku Tembak Polisi dan Bandar di Johar Baru

News | Jum'at, 22 Januari 2016 | 19:59 WIB

Pistol Buat Tembaki Polisi di Johar Baru Diduga Hasil Rampasan

Pistol Buat Tembaki Polisi di Johar Baru Diduga Hasil Rampasan

News | Jum'at, 22 Januari 2016 | 19:15 WIB

Kapolda Metro Pimpin Gerebek Bandar Narkoba, 1 Orang Dilumpuhkan

Kapolda Metro Pimpin Gerebek Bandar Narkoba, 1 Orang Dilumpuhkan

News | Jum'at, 22 Januari 2016 | 18:17 WIB

Baku Tembak Terjadi Saat Gerebek Bandar Narkoba di Johar Baru

Baku Tembak Terjadi Saat Gerebek Bandar Narkoba di Johar Baru

News | Jum'at, 22 Januari 2016 | 17:57 WIB

Terkini

Raih KWP Awards, Legislator NasDem Arif Rahman: Anggota DPR Harus Selalu Turun ke Rakyat

Raih KWP Awards, Legislator NasDem Arif Rahman: Anggota DPR Harus Selalu Turun ke Rakyat

News | Kamis, 16 April 2026 | 22:49 WIB

Megawati Beri Hard Warning ke Kader PDIP: Jangan Korupsi,Turun ke Bawah!

Megawati Beri Hard Warning ke Kader PDIP: Jangan Korupsi,Turun ke Bawah!

News | Kamis, 16 April 2026 | 22:36 WIB

Petugas PPSU di Pejaten Barat Tewas Ditabrak Mobil Saat Sedang Menyapu

Petugas PPSU di Pejaten Barat Tewas Ditabrak Mobil Saat Sedang Menyapu

News | Kamis, 16 April 2026 | 22:15 WIB

Aksi Kamisan ke-904, Sumarsih: Perjuangan Ini Lahir dari Cinta

Aksi Kamisan ke-904, Sumarsih: Perjuangan Ini Lahir dari Cinta

News | Kamis, 16 April 2026 | 22:12 WIB

Bukan Sekadar Pajangan, Andre Rosiade Dedikasikan Penghargaan KWP Awards 2026 untuk Rakyat Sumbar

Bukan Sekadar Pajangan, Andre Rosiade Dedikasikan Penghargaan KWP Awards 2026 untuk Rakyat Sumbar

News | Kamis, 16 April 2026 | 22:00 WIB

Misteri Kerangka Manusia Nyangkut di Sampah Citarum, Ciri Kawat Jadi Kunci

Misteri Kerangka Manusia Nyangkut di Sampah Citarum, Ciri Kawat Jadi Kunci

News | Kamis, 16 April 2026 | 21:45 WIB

Sapu Jalan Berujung Maut: Petugas PPSU Tewas Ditabrak Mobil Oleng di Pejaten

Sapu Jalan Berujung Maut: Petugas PPSU Tewas Ditabrak Mobil Oleng di Pejaten

News | Kamis, 16 April 2026 | 21:26 WIB

Petani Tembakau Madura Desak Pemerintah Ubah Kebijakan Rokok Ilegal

Petani Tembakau Madura Desak Pemerintah Ubah Kebijakan Rokok Ilegal

News | Kamis, 16 April 2026 | 21:20 WIB

DKI Jakarta Berangkatkan 7.819 Jemaah Haji, Pemprov Siapkan 117 PPIH

DKI Jakarta Berangkatkan 7.819 Jemaah Haji, Pemprov Siapkan 117 PPIH

News | Kamis, 16 April 2026 | 21:03 WIB

Tangisan Anak di Serpong Utara Ungkap Penemuan Jasad Wanita Dalam Rumah

Tangisan Anak di Serpong Utara Ungkap Penemuan Jasad Wanita Dalam Rumah

News | Kamis, 16 April 2026 | 20:56 WIB