Kapolri Ungkap Dua Penyebab Teroris Santoso Belum Tertangkap

Suwarjono | Suara.com

Senin, 25 Januari 2016 | 18:59 WIB
Kapolri Ungkap Dua Penyebab Teroris Santoso Belum Tertangkap

Suara.com - Kapolri Jenderal Polisi Badrodin Haiti mengatakan ada dua faktor yang membuat gembong teroris Santoso belum tertangkap, yakni faktor geografis serta banyak warga yang menjadi simpatisan.

"Polri terus melakukan pengejaran terhadap Santoso dan kelompoknya," kata Badrodin Haiti pada rapat kerja antara Komisi III DPR RI dan Kapolri, di Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Senin (25/1/2016).

Badrodin menjelaskan, kondisi geografis di Sulawesi Tengah sangat luas dan medannya sulit.

Menurut dia, Polri sudah melakukan operasi Camar Maleo I hingga IV guna melakukan pengejaran Santoso dan kelompoknya, tapi Santoso belum tertangkap.

"Dalam operasi Camar Maleo itu Polri sudah mengamankan 20 pelaku teroris kelompok Santoso serta 825 senjata," tegas Badrodin.

Badrodin menegaskan, Polri tidak pernah menyarah dan masih terus melakukan pengejaran terhadap Santoso.

Setelah operasi Camar Maleo, katanya, Polri akan melanjutkan pengajaran melalui operasi Tinombala, mulai 10 Januari lalu.

"Dari operasi Timnola, kita telah mengamankan tiga orang dan satu tewas," ujarnya.

Badrodin menambahkan, saat ini terjadi pergeseran target dari pelaku teror yakni penyerang petugas keamanan.

Ia mencontohkan, aksi peledakan bom di Jalan Thamrin, Jakarta pada Kamis (14/1) yang meledakkan bom di pos polisi, menunjukkan sasarannya menyerang petugas polisi.

Aksi teror bom di Jalan Thamrin Jakarta, ada 35 orang korban, delapan di antaranya meninggal dunia, termasuk pelaku teror.

Menurut Badrodin, pada aksi teror di Jalan Thamrin, Polri sudah mengamankan 19 orang yang diduga terkait dengan teror bom Thamrin, dari beberapa jaringan teroris. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tiga Perempuan Bima Gabung Kelompok Santoso

Tiga Perempuan Bima Gabung Kelompok Santoso

News | Minggu, 03 Januari 2016 | 05:16 WIB

Polisi Kejar Istri Santoso di Pegunungan Poso

Polisi Kejar Istri Santoso di Pegunungan Poso

News | Sabtu, 02 Januari 2016 | 08:28 WIB

Buru Kelompok Santoso, Polisi Tak Mau Libatkan Warga

Buru Kelompok Santoso, Polisi Tak Mau Libatkan Warga

News | Selasa, 29 Desember 2015 | 19:32 WIB

Pemerintah Lacak Asal Pasokan Senjata Kelompok Teroris Santoso

Pemerintah Lacak Asal Pasokan Senjata Kelompok Teroris Santoso

News | Senin, 07 Desember 2015 | 20:00 WIB

Memburu Kelompok Santoso di Poso

Memburu Kelompok Santoso di Poso

News | Jum'at, 04 Desember 2015 | 05:39 WIB

BNPT Tak Main-main dengan Video Ancaman "Pesan Sang Komandan"

BNPT Tak Main-main dengan Video Ancaman "Pesan Sang Komandan"

News | Selasa, 01 Desember 2015 | 18:40 WIB

Terkini

Efisiensi Anggaran, Gus Ipul Ajak Pegawai Kemensos Naik Kendaraan Umum hingga Sepeda Sekali Sepekan

Efisiensi Anggaran, Gus Ipul Ajak Pegawai Kemensos Naik Kendaraan Umum hingga Sepeda Sekali Sepekan

News | Rabu, 01 April 2026 | 21:54 WIB

Viral! Wartawan Diculik dan Diperas Oknum Mengaku Polisi di Bekasi, Saldo Rp13 Juta Ludes

Viral! Wartawan Diculik dan Diperas Oknum Mengaku Polisi di Bekasi, Saldo Rp13 Juta Ludes

News | Rabu, 01 April 2026 | 21:50 WIB

Menteri Hukum Serahkan 146 Sertifikat KI, Lindungi Warisan Budaya Bali

Menteri Hukum Serahkan 146 Sertifikat KI, Lindungi Warisan Budaya Bali

News | Rabu, 01 April 2026 | 21:43 WIB

Ketahuan Saat Bayar Utang! Begini Kronologi Penangkapan Mahfud Dukun Pengganda Uang Asal Cianjur

Ketahuan Saat Bayar Utang! Begini Kronologi Penangkapan Mahfud Dukun Pengganda Uang Asal Cianjur

News | Rabu, 01 April 2026 | 21:30 WIB

Program KNMP Dongkrak Produktivitas Nelayan hingga Dua Kali Lipat

Program KNMP Dongkrak Produktivitas Nelayan hingga Dua Kali Lipat

News | Rabu, 01 April 2026 | 21:08 WIB

Gugur dalam Misi Perdamaian PBB, Ini Rincian Penghormatan dan Santunan untuk 3 Prajurit TNI

Gugur dalam Misi Perdamaian PBB, Ini Rincian Penghormatan dan Santunan untuk 3 Prajurit TNI

News | Rabu, 01 April 2026 | 20:54 WIB

Naik 500 Persen! Program KNMP Sukses Ciptakan Belasan Lapangan Kerja Baru di Wilayah Pesisir

Naik 500 Persen! Program KNMP Sukses Ciptakan Belasan Lapangan Kerja Baru di Wilayah Pesisir

News | Rabu, 01 April 2026 | 20:30 WIB

Kemensos Desain Ulang Pola Kerja untuk Efisiensi dan Produktivitas Digital

Kemensos Desain Ulang Pola Kerja untuk Efisiensi dan Produktivitas Digital

News | Rabu, 01 April 2026 | 20:21 WIB

Bekasi Darurat Mutilasi? Menelisik Pola Kejahatan Ekstrem di Balik Tragedi Serang Baru

Bekasi Darurat Mutilasi? Menelisik Pola Kejahatan Ekstrem di Balik Tragedi Serang Baru

News | Rabu, 01 April 2026 | 20:18 WIB

Kasus Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus, Komnas HAM Desak TNI Buka Identitas Pelaku

Kasus Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus, Komnas HAM Desak TNI Buka Identitas Pelaku

News | Rabu, 01 April 2026 | 20:08 WIB