Buwas Ingin 'Serbu' LP, Ini Tanggapan Menkumham

Pebriansyah Ariefana, Nikolaus Tolen

Kamis, 28 Januari 2016 | 15:36 WIB
Buwas Ingin 'Serbu' LP, Ini Tanggapan Menkumham
Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly di Gedung Nusantara I, DPR, Selasa (17/11/2015). [suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Suara.com - Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Yasonna Hamongan Laoly langsung memerintahkan bawahannya untuk bertemu dengan pihak Badan Narkotika Nasional. Ini terkait adanya oknum penjaga lembaga pemasyarakatan yang bekerjasama dengan bandar narkoba di dalam penjara.

Hal itu diambil oleh Yasonna lantaran adanya ancaman dari Kepala BNN, Komisaris Bedar Polisi Budi Waseso yang siap menyerbu lapas bila ada sipir yang menghalangi pihaknya masuk dalam lapas.

"Kalau ada penindakan hukum saya sudah katakan silahkan saja, kalau ada petugas lapas yang halang-halangi, mana bisa dihalangi penengakan hukum ini ada perintah," kata Yasonna di Gedung Direktorat Jenderal Imigrasi Kemenkumham, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Kamis (28/1/2016).

Politisi PDI Perjuangan tersebut menegaskan bahwa pihaknya sudah menegakkan aturan yang tegas, dengan memecat para petugas yang terbukti bekerja sama dengan para bandar narkoba di lapas maupun di luar lapas tersebut. Dia bahkan tidak menginginkan adanya toleransi dalam kasus semacam itu.

"Petugas dari bidang penindakan dan saya sudah berkali-kali sampaikan ke jajaran saya, jangan coba-coba fasilitasi peredaran narkoba di lapas. ktia sudah langsung pecat tanpa proses hukum, kita zero tolerance," kata Yasonna.

Seperti diketahui, sebelumnya Kepala BNN merilis hasil penangkapan terhadap salah seorang tersangka kasus tindak pidana pencucian uang hasil penyalahgunaan narkotika. Pada kesempatan itu, Budi Waseso mengatakan bahwa lelaki yang bekerja sebagai distributor narkoba jenis ekstasi dan sabu tersebut berhasil bekerjsama dengan para badar narkoba yang saat ini sedang meringkuk salam lapas.

Masih adanya bahkan terus bertumbuh kembangnya kasus narkoba di dalam penjara ditengarai oleh Polisi Bintang tiga tersebut karena adanya oknum lapas yang menghalang-halangi pihak BNN dan Pihak kepolisian untuk masuk menggeladah ke dalamnya.

Beralasanakan aturan dan prosedur yang pelik, para oknum lapas terus berkelit, sehingga akhirnya barang bukti dalam lapas pun tidak bisa didapat. Atas tingkah para oknum tersebut, Pria yang akrab disapa Buwas tersebut merasa geram dan kesal, sehingga mengancam menyerbu lapas jika terus dihalang-halangi.

"Kalau nanti ada oknum lapas yang bekerjasama dengan pelaku ini, kalau kita tidak diizinkan masuk lapas, kita akan lakukan penyerbuan, karena ini negara, kita bekerja berdasarkan undang-undang," kata Buwas di Kantor BNN, Jalan MT Haryono Cawang, Jakarta Timur, Selasa(26/1/2016) lalu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

BNN Gerebek Gudang Narkoba

BNN Gerebek Gudang Narkoba

Foto | Kamis, 28 Januari 2016 | 11:22 WIB

Menkumham Minta Buwas Laporkan Jaringan Narkoba dalam Lapas

Menkumham Minta Buwas Laporkan Jaringan Narkoba dalam Lapas

News | Kamis, 28 Januari 2016 | 06:49 WIB

Polisi Bekuk Perempuan Pengendali Narkoba Jaringan Internasional

Polisi Bekuk Perempuan Pengendali Narkoba Jaringan Internasional

News | Kamis, 28 Januari 2016 | 03:11 WIB

Polisi Usut 'Rekening Gendut' Mami Yola, Bandar Narkoba Matraman

Polisi Usut 'Rekening Gendut' Mami Yola, Bandar Narkoba Matraman

News | Rabu, 27 Januari 2016 | 17:59 WIB

Begini Modus Baru Edarkan Narkoba Lewat "Charger" Ponsel

Begini Modus Baru Edarkan Narkoba Lewat "Charger" Ponsel

News | Rabu, 27 Januari 2016 | 17:10 WIB

BNN Tak Ingin Peristiwa Bandar Narkoba Keroyok Polisi Terulang

BNN Tak Ingin Peristiwa Bandar Narkoba Keroyok Polisi Terulang

News | Selasa, 26 Januari 2016 | 18:59 WIB

Kapolri Berharap Indonesia Tak Terpengaruh Konflik Timur Tengah

Kapolri Berharap Indonesia Tak Terpengaruh Konflik Timur Tengah

News | Selasa, 26 Januari 2016 | 17:42 WIB

Bandar Narkoba Melawan, Kepala BNN: Mereka Juga Ingin Eksis

Bandar Narkoba Melawan, Kepala BNN: Mereka Juga Ingin Eksis

News | Selasa, 26 Januari 2016 | 17:23 WIB

Kesal Pada Petugas Lapas Soal Narkoba, Buwas Akan Temui Menkumham

Kesal Pada Petugas Lapas Soal Narkoba, Buwas Akan Temui Menkumham

News | Selasa, 26 Januari 2016 | 17:19 WIB

BNN Anggap Oknum Lapas Persulit Berantas Narkoba di Penjara

BNN Anggap Oknum Lapas Persulit Berantas Narkoba di Penjara

News | Selasa, 26 Januari 2016 | 16:39 WIB

Terkini

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:38 WIB

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Jatim | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:30 WIB

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Sumbar | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:24 WIB

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Lampung | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:19 WIB

Presiden Prabowo Subianto Sindir Wartawan Saat Bahas Tentang Kampanye Besar di Pidatonya

Presiden Prabowo Subianto Sindir Wartawan Saat Bahas Tentang Kampanye Besar di Pidatonya

Video | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:15 WIB

Hari Anak Nasional, Saatnya Perluas Ruang Belajar dan Kolaborasi untuk Dukung Tumbuh Kembang Anak

Hari Anak Nasional, Saatnya Perluas Ruang Belajar dan Kolaborasi untuk Dukung Tumbuh Kembang Anak

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:12 WIB

Honda ADV160 Ternyata Sanggup Tenggak Etanol 85 Persen, Harga Jauh Lebih Murah

Honda ADV160 Ternyata Sanggup Tenggak Etanol 85 Persen, Harga Jauh Lebih Murah

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 20:50 WIB

Kulit Bersih Tanpa Rasa Kering dan Tertarik, Ini Pentingnya Memilih Cleansing Balm yang Gentle

Kulit Bersih Tanpa Rasa Kering dan Tertarik, Ini Pentingnya Memilih Cleansing Balm yang Gentle

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 20:28 WIB

Baru IPO, Emiten RANS Sudah Gonjang-ganjing! Satu Direktur Pilih Mundur

Baru IPO, Emiten RANS Sudah Gonjang-ganjing! Satu Direktur Pilih Mundur

Bisnis | Sabtu, 25 Juli 2026 | 20:19 WIB

Bukan Supra Lagi Jadi Raja, Ini Motor Bebek Honda Paling Irit yang Kerap Diremehkan

Bukan Supra Lagi Jadi Raja, Ini Motor Bebek Honda Paling Irit yang Kerap Diremehkan

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 20:10 WIB

×