Sindikat Perdagangan Ginjal, Pemesannya Ada yang Pengusaha

Siswanto, Welly Hidayat

Kamis, 28 Januari 2016 | 19:41 WIB
Sindikat Perdagangan Ginjal, Pemesannya Ada yang Pengusaha
Kasubdit III Tipidum Bareskrim Mabes Polri, Kombes Umar Surya Fana, menunjukkan gambar organ ginjal manusia yang diperdagangkan, di Jakarta, Rabu (27/1/2016). [Suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Dua dari tiga tersangka kasus perdagangan organ ginjal manusia, DD dan Y atau AG, mendapatkan pendampingan dari pengacara Osner Johnson Sianipar. DD dan AG, kata Osner, sekarang sudah ditahan di Badan Reserse Kriminal Mabes Polri.

"Jadi awalnya HS, dia kenal sama Y (AG), korban pendonor juga. Tapi (kemudian) jadi pencari (ginjal). Dia yang pertamakali mau, dan DD melebar ikut mendonor juga jadi pencari yang mau ikut donor ginjal juga," kata Osner di Bareskrim Mabes Polri, Kamis (28/1/2016).

Osner menambahkan DD dan AG mendapatakan uang dari HS kalau mereka berhasil mendapatkan pendonor ginjal. HS berperan sebagai penghubung dengan calon penerima ginjal dan rumah sakit untuk tempat operasi transplantasi.

"Jadi melalui perantara, pendonor mendapat Rp90 juta, perantara mendapat bagian Rp10 juta," kata Osner.

Osner mengatakan untuk meyakinkan calon pendonor, HS mengatakan bahwa manusia bisa hidup normal hanya dengan satu ginjal.

"HS dari mulut ke mulut meyakinkan kepada yang mau donor satu ginjal nggak masalah, sehat-sehat saja, pas kerja keras, ambruk," kata Osner.

Osner menambahkan biasanya calon penerima ginjal telah menyiapkan uang sebesar Rp225 sampai Rp250 juta. Nanti yang tersebut diatur oleh HS.

"Rp150 juta ke HS itu tadi, Y (AG) dan DD dapat Rp10 juta sebagai perantara," kata Osner.

Osner mengungkapkan penerima donor ginjal berasal dari sejumlah daerah. Latar belakang mereka, di antaranya pengusaha.

"Ada di Lampung, luar daerah Jakarta, yang minta buat dia sendiri, biasnya ginjal mereka sudah terganggu," kata Osner. "Siapa yang sakit saja, ada juga pengusaha, diberikan ke yang bersangkutan langsung dan penerima ginjal identitas minta dirahasiakan."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Berhasil Jual Ginjal Rp90 Juta, Lalu Jadi Calo Ginjal

Berhasil Jual Ginjal Rp90 Juta, Lalu Jadi Calo Ginjal

News | Kamis, 28 Januari 2016 | 18:42 WIB

Buru Sindikat Jual Beli Ginjal, Polres Pusat Belum Terima Kasus

Buru Sindikat Jual Beli Ginjal, Polres Pusat Belum Terima Kasus

News | Kamis, 28 Januari 2016 | 15:27 WIB

Polisi Buru Dokter Penjual Ginjal

Polisi Buru Dokter Penjual Ginjal

News | Rabu, 27 Januari 2016 | 22:13 WIB

Polisi Ungkap Sindikat Jual Beli Ginjal, Seperti Ini Peran Mereka

Polisi Ungkap Sindikat Jual Beli Ginjal, Seperti Ini Peran Mereka

News | Rabu, 27 Januari 2016 | 16:57 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×